Forum Sains Indonesia

Portal Sains Indonesia

Berita:
* *
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Desember 05, 2008, 04:09:47


Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi


Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Desember 05, 2008, 04:09:47

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Last 10 Shouts:
Hari ini at 03:32:05
HAlu,...
Hari ini at 03:20:07
aLL, saya off dl ya,
C U next time,..
tha...
^_^
Hari ini at 03:10:28
Wadogh... ada yg ngasih nomor HP..! ketawa
Hari ini at 03:03:38
woi,siapa yang online?
Hari ini at 02:49:25
hai kenalan dunkz hub gw di 081382165044 ok.....
Kemarin at 04:48:52
koko
Kemarin at 02:58:01
kn8_satria jorok nulisnya tuh... mata muter
Kemarin at 10:57:08
tes-tes
Kemarin at 09:13:06
huyyyyy program C + +


dijalaninnya pke pa sih ?


tolong T______T
Kemarin at 08:35:20
BUzZZZ
Halaman: [1] 2   Turun
Kirim topik ini | Cetak
Pembuat Topik: Bahas Sejarah Natal (Christmas)  (Baca 7081 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung melihat topik ini.
reborn
Founder
Profesor
*****

IQ: 138
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2401


ForSa


Lihat Profil WWW
« pada: November 30, 2006, 08:05:38 »

Berhubung sekarang akhir November dan dikit lagi Desember, saatnya umat Kristen merayakan Natal, kita coba bahas apa natal sesungguhnya.

Ada banyak yang bisa dibahas di sini. Mulai dari tradisi perayaan natal, santa klaus, pohon natal, bahkan kebenaran tepat atau tidaknya pemilihan tanggal 25 Desember.


Christmas atau Natal berasal dari kata Cristes maesse, frase dalam Bahasa Inggris yang berarti Mass of Christ (Misa Kristus). Kata Christmas juga sering disingkat menjadi Xmas. Dalam bahasa Yunani, X adalah kata pertama dalam nama Kristus (Yesus). Huruf ini sering digunakan sebagai simbol suci. Natal adalah hari raya umat Kristiani untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Tidak ada yang tahu tanggal berapa tepatnya hari lahir Kristus, namun kebanyakan orang Kristen memperingati Hari Natal pada tanggal 25 Desember. Pada hari itu, banyak yang pergi ke gereja untuk mengikuti perayaan keagamaan khusus. Selama masa Natal, mereka bertukar kado dan menghiasi rumah mereka dengan pohon Natal. Di sini pakai pohon cemara ya.

Sejarah natal (Christmas)

Kisah Natal (Christmas) berasal dari Injil Santo Lukas dan Santo Matius dalam Perjanjian Baru. Menurut Lukas, seorang malaikat memunculkan diri kepada para gembala di luar kota Betlehem dan mengabari mereka tentang lahirnya Yesus. Matius juga menceritakan bagaimana orang-orang bijak, yang disebut para majus, mengikuti bintang terang yang menunjukkan kepada mereka di mana Yesus berada. Catatan pertama peringatan hari Natal adalah tahun 336 Sesudah Masehi pada kalender Romawi kuno, yaitu pada tanggal 25 Desember. Perayaan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh perayaan orang kafir (bukan Kristen) pada saat itu. Sebagai bagian dari perayaan tersebut, masyarakat menyiapkan makanan khusus, menghiasi rumah mereka dengan daun-daunan hijau, menyanyi bersama dan tukar-menukar hadiah. Kebiasaan-kebiasaan itu lama-kelamaan menjadi bagian dari perayaan Natal. Pada akhir tahun 300-an Masehi agama Kristen menjadi agama resmi Kekaisaran Romawi. Di tahun 1100 Natal telah menjadi perayaan keagamaan terpenting di Eropa, di banyak negara-negara di Eropa dengan Santo Nikolas sebagai lambang usaha untuk saling memberi. Hari Natal semakin tenar hingga masa Reformasi, suatu gerakan keagamaan di tahun 1500-an . Gerakan ini melahirkan agama Protestan. Pada masa Reformasi, banyak orang Kristen yang mulai menyebut Hari Natal sebagai hari raya kafir karena mengikutsertakan kebiasaan tanpa dasar keagamaan yang sah. Pada tahun 1600-an, karena adanya perasaan tidak enak itu, Natal dilarang di Inggris dan banyak koloni Inggris di Amerika. Namun, masyarakat tetap meneruskan kebiasaan tukar-menukar kado dan tak lama kemudian kembali kepada kebiasaan semula. Pada tahun 1800-an, ada dua kebiasaan baru yang dilakukan pada hari Natal, yaitu menghias pohon Natal dan mengirimkan kartu kepada sanak saudara dan teman-teman. Di Amerika Serikat, Santa Claus (Sinterklas) menggantikan Santo Nikolas sebagai lambang usaha untuk saling memberi. Sejak tahun 1900-an, perayaan Natal menjadi semakin penting untuk berbagai bisnis.

Pemilihan tanggal 25 Desember

Tidak ada satu orang pun tahu persis kapan tanggal lahirnya Yesus! Diperkirakan, Yesus lahir sekitar tahun ke-3 atau ke-4 SM. Tetapi tidak ada yang tahu persis tanggalnya.

What is known is that Christian leaders in 336 C.E. set the date to December 25 in an attempt to eclipse a popular pagan holiday in Rome (Saturnalia) that celebrated Natalis Solis Invincti, or "Birthday of the Invincible Sun God," on the winter solstice. One mid-fourth century church theologian later wrote "We hold this day holy, not like the pagans because of the birth of the sun, but because of him who made it"

Natal sesungguhnya perayaan publik zaman Romawi kuno. Dulunya, natal adalah sebuah perayaan yang disebut Natalis Solis Invincti, yakni perayaan kembalinya matahari yang sudah sekian lama tidak muncul setelah musim dingin yang begitu panjang. Ketika matahari itu mulai kembali, peristiwa itu yang dirayakan. Namun teologis gereja mengatakan, "Kita menguduskan hari ini, tidak seperti kaum pagan merayakan kelahiran matahari, tetapi karena dia yang menciptakannya."

PERAYAAN KEAGAMAAN

Bagi kebanyakan orang Kristen, masa Xmas mulai pada hari Minggu yang paling dekat dengan tanggal 30 November. Hari ini adalah hari raya Santo Andreas, salah satu dari keduabelas rasul Kristus. Hari Minggu tersebut disebut hari pertama masa Adven, yaitu masa 4 minggu saat umat Kristiani mempersiapkan perayaan Natal. Kata adven berarti datang, dan mengacu pada kedatangan Yesus pada hari Natal. Untuk merayakan masa Adven, empat buah lilin, masing-masing melambangkan hari Minggu dalam masa Adven, diletakkan dalam suatu lingkaran daun-daunan. Pada hari Minggu pertama, keluarga menyalakan satu lilin dan bersatu dalam doa. Mereka mengulangi kegiatan ini setiap hari Minggu dalam masa Adven, dengan menambahkan satu lilin lagi setiap kalinya. Sebuah lilin merah besar yang melambangkan Yesus, ditambahkan pada lingkaran daun-daunan itu pada Hari Natal. Untuk kebanyakan umat Kristiani, masa Adven memuncak pada Misa tengah malam atau peringatan keagamaan lain pada malam sebelum Natal (Malam Natal), tanggal 24 Desember. Gereja-gereja dihiasi dengan lilin, lampu, dan daun-daunan hijau dan bunga pointsettia. Kebanyakan gereja juga mengadakan perayaan pada hari Natal. Masa Natal berakhir pada hari Epifani, tanggal 6 Januari. Untuk gereja Kristen Barat, Epifani adalah datangnya para majus di hadirat bayi Yesus. Menurut umat Kristen Timur, hari tersebut adalah perayaan pembaptisan Kristus. Epifani jatuh 12 hari setelah hari Natal.

TUKAR MENUKAR KADO

Kebiasaan untuk tukar menukar kado pada sanak-saudara dan teman-teman pada hari khusus di musim dingin kemungkinan bermula di Romawi Kuno dan Eropa Utara. Di daerah-daerah tersebut, orang-orang memberikan hadiah pada satu sama lain sebagai bagian dari perayaan akhir tahun. Pada tahun 1100, di banyak negara-negara Eropa, Santo Nikolas menjadi lambang usaha saling memberi. Menurut legenda, Santo Nikolas membawakan hadiah-hadiah untuk anak-anak pada malam sebelum perayaannya, tanggal 6 Desember. Tokoh-tokoh yang bukan keagamaan menggantikan Santo Nikolas di berbagai negara tak lama setelah reformasi, dan tanggal 25 Desember menjadi hari untuk tukar-menukar kado. Kini di Amerika Serikat, Santa Claus membawakan hadiah untuk anak-anak.

MALAM NATAL 24 Desember , Hari libur keagamaan dan sekuler

Karena pada dasarnya malam Natal adalah hari raya keagamaan, hari tersebut tidak dianggap sebagai hari libur resmi. Gereja-gereja mengadakan perayaan pada malam itu. Orang-orang memperhatikan gua Natal (replika dari kandang domba tempat Yesus lahir, dengan patung-patung Yesus, Maria, Yosef, gembala-gembala dan hewan-hewan) sambil menyanyikan lagu-lagu Natal. Orang-orang dewasa minum eggnog, semacam susu telur madu, yaitu campuran krim, susu, gula, telur kocok dan brandy (semacam minuman beralkohol) atau rum. Menurut kisahnya, pada malam Natal, Santa Claus menaiki kereta salju penuh hadiah, ditarik oleh delapan ekor rusa kutub. Santa Claus lalu terbang menembus awan untuk mengantarkan hadiah-hadiah itu kepada anak-anak di seluruh dunia. Untuk mempersiapkan kunjungan Santa, anak-anak Amerika mendengarkan orangtuanya membacakan The Night Before Christmas (Malam Sebelum Natal) sebelum tidur pada Malam Natal. Puisi tersebut dikarang oleh Clement Moore di tahun 1832.

Dulu, anak-anak menggantungkan stoking atau kaus kaki besar di atas perapian. Santa turun dari cerobong asap dan meninggalkan permen dan hadiah-hadiah dalam kaus kaki itu untuk anak-anak. Kini, tradisi itu tetap diteruskan, namun kaus kakinya digantikan oleh tas kain merah berbentuk kaus kaki. Xmas juga secara tradisi merupakan saat untuk berhenti bertengkar. Hari Raya Natal (Pesta Natal) 25 Desember Hari ini merupakan hari libur keagamaan maupun sekuler. Umat Kristiani merayakan peringatan kelahiran Yesus dari Nazareth.


Natal menurut tradisi Amerika:

Tukar menukar kado

Mengirim kartu ucapan kepada sanak-saudara dan teman-teman. Menjadi populer sejak tahun 1800-an. Lagu-lagu Natal, yang disebut carol, dinyanyikan dan didengarkan selama masa liburan. Menjadi populer sejak tahun 1800-an. Menghias rumah. Kebanyakan orang Amerika menghias pohon Natal, yaitu pohon cemara atau pohon buatan, di rumah-rumah mereka. Lampu-lampu dan lingkaran daun-daunan dari pohon empat musim, mistletoe dan ucapan Selamat Natal diletakkan di dalam dan di luar banyak rumah. Menjadi populer sejak tahun 1800-an.

Makan Malam Natal, seringkali dengan kalkun. Selain itu, banyak yang mengadakan pesta perjamuan persis sebelum dan sesudah Natal.

Santa Claus. Tokoh ini berasal dari kisah lama tentang seorang Santo Kristiani bernama Nikolas dan dari dewa Norwegia yang bernama Odin. Para imigran membawa Bapa Natal atau Santo Nikolas ke Amerika Serikat. Namanya lambat laun berubah menjadi Santa Claus, dari nama Belanda untuk Bapa Natal abad ke-empat, Sinter Claas. Sekalipun asalnya dari mitologi Norwegia sebelum ajaran Kristen, Santa Claus baru menjadi tokoh yang kita kenal sekarang di Amerika Serikat. Orang Amerika memberikannya janggut berwarna putih, mendandaninya dengan baju merah dan menjadikannya seorang tua yang riang dengan pipi yang merah dan sinar di matanya. Santa Claus adalah tokoh mitos yang dikatakan tinggal di Kutub Utara, di mana beliau membuat mainan sepanjang tahun.

Amal. Natal juga merupakan saat di mana orang Amerika menunjukkan kemurahan hati kepada orang-orang yang kurang beruntung. Uang dikirimkan ke rumah sakit dan panti asuhan atau dibuat dana khusus untuk membantu fakir miskin.

Christmas secara tradisi merupakan saat untuk menghentikan segala macam pertempuran dan pertikaian.

*Diambil dari berbagai sumber

Silakan komentarnya  senyum  No flaming yah... Offensive comments will be deleted and you might get banned!
« Edit Terakhir: November 30, 2006, 08:13:50 oleh Admin » Masuk

Harap Dibaca Sebelum Posting
Forum Sains Indonesia
Berbagi Literatur
Si Hoc Legere Scis Nimium Eruditionis Habes!
sandoko
Mahasiswa
**

IQ: 1
Offline Offline

Tulisan: 16


Lihat Profil Email
« Jawab #1 pada: Desember 03, 2006, 10:05:37 »

ooooooohhhhh gitu...kebetulan gua bukan agama kristen....tapi baru kali ini gua baca sejarahnya....siip banget....


hidup forunmsains!!!!!! kedip kedip kedip kedip kedip kedip kedip kedip kedip nyengir nyengir nyengir nyengir nyengir nyengir nyengir nyengir nyengir mata muter mata muter mata muter mata muter mata muter mata muter mata muter cium cium cium cium lidah melet lidah melet lidah melet lidah melet lidah melet nyengir nyengir nyengir nyengir ketawa ketawa ketawa ketawa ketawa kedip kedip kedip kedip kedip senyum senyum senyum
Masuk
advisor
Dosen
****

IQ: 1
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 120


When you're at the bottom, the only way is up


Lihat Profil
« Jawab #2 pada: Desember 17, 2006, 05:05:47 »

ooooooohhhhh gitu...kebetulan gua bukan agama kristen....tapi baru kali ini gua baca sejarahnya....siip banget....


hidup forunmsains!!!!!! kedip kedip kedip kedip kedip kedip kedip kedip kedip nyengir nyengir nyengir nyengir nyengir nyengir nyengir nyengir nyengir mata muter mata muter mata muter mata muter mata muter mata muter mata muter cium cium cium cium lidah melet lidah melet lidah melet lidah melet lidah melet nyengir nyengir nyengir nyengir ketawa ketawa ketawa ketawa ketawa kedip kedip kedip kedip kedip senyum senyum senyum


hahaha...... rame bener boss  nyengir

True story nehh, berkaitan sama Natal juga harusnya :

Gw punya nenek, ga satu pun tau tanggal lahirnya, bahkan dia sendiri ga tau. Tapi kita keturunannya pengen ngerayain... nah lho, caranya gimana. Akhirnya, anak2nya sepakat untuk "membuat" hari ulang tahunnya. Bukan karena mereka akhirnya tau, tapi karena pengen aja ngerayain setiap tahun hari ultah ibunya....

Sama seperti perayaan Natal ini mungkin, ga begitu penting alasan pemilihan tgl 25 Desember, yang penting orang Kristen ingin merayakan dan mengingat bahwa Yesus Kristus pernah lahir untuk manusia.
Masuk

Look at the hate we're breeding Look at the fear we're feeding
Look at the lives we're leading The way we've always done before
DeJoko
Dosen
****

IQ: 0
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 126


Begawan Abiyasa


Lihat Profil WWW Email
« Jawab #3 pada: Pebruari 05, 2007, 09:04:36 »

Emang sih ada beberapa tradisi Kristen yang mengambil dari tradisi lokal, seperti Natal ini, Santa Klaus, Sinter Klas, apalagi ya? huh
Namun yang penting sebagai penganut Kristen adalah pengamalan dari ajaran Kristus itu sendiri, yakni ajaran Cinta Kasih pada sesama.

 cium
DeJoko
Masuk

What you see is what I get
skuler
Staff
Dosen
*****

IQ: 25
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 204


Read! write! Revolt!

widy133
Lihat Profil WWW
« Jawab #4 pada: Maret 23, 2007, 02:41:04 »

kata bapakku ngerayain ultah itu gak masalah selama ndak dirayain dengan pesta2 hedon yang berlebihan.......
mudah2an kawan2 yang baca ini jadi bisa lebih ngerti cara merayakan natal dengan kasih...senyum....
(bah...sotoy n sok bijak... lidah melet mata muter).......
« Edit Terakhir: Mei 24, 2007, 01:09:57 oleh widy.rotib » Masuk

KNOWLEDGE FOR OUR BETTER REINCARNATION
-----------------------------------------
"Orang bijak menyimpan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh adalah kebinasaan yang mengancam.
Kota yang kuat bagi orang kaya ialah hartanya, tetapi yang menjadi kebinasaan bagi orang melarat ialah kemiskinan
"
(Amsal 10:14-15)

Penggalangan Dana Pembangunan Wisma Vipassana Kusalacita
syx
Global Moderator
Profesor
*****

IQ: 69
Online Online

Gender: Pria
Tulisan: 769



Lihat Profil Email
« Jawab #5 pada: Mei 01, 2007, 03:47:44 »

perayaan terbesar umat kristen mustinya adalah paskah, bukannya natal. tapi ntah kenapa natal lebih heboh dirayakannya ketimbang paskah. mungkin karena kebanyakan budaya sekuler yg dimasukkan ke sana...
Masuk
peregrin
Global Moderator
Profesor
*****

IQ: 53
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 576


'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)


Lihat Profil Email
« Jawab #6 pada: Mei 06, 2007, 09:16:57 »

di eropa memang perayaan umat kristen terpenting ya paskah ... budaya heboh merayakan natal ini lebih banyak dr pengaruh amrik ya

lha wong santa claus bisa tampil seperti sekarang dan terkenal juga berkat coca cola  nyengir mata muter
« Edit Terakhir: Mei 06, 2007, 09:19:17 oleh peregrin » Masuk

In the future the world shall not be classified into developed, developing and underdeveloped countries.
But we shall put them into smart, smarter and smartest countries. - (Sir John Rose)


The price good men pay for indifference to public affairs is to be ruled by evil men - (Plato)
skuler
Staff
Dosen
*****

IQ: 25
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 204


Read! write! Revolt!

widy133
Lihat Profil WWW
« Jawab #7 pada: Mei 24, 2007, 01:02:07 »

di eropa memang perayaan umat kristen terpenting ya paskah ... budaya heboh merayakan natal ini lebih banyak dr pengaruh amrik ya
dan efeknya bisa kita liat sendiri..!?!..ternyata propaganda amrik lebih efektif dibandingin eropa..?!?...
« Edit Terakhir: Mei 24, 2007, 01:07:45 oleh widy.rotib » Masuk

KNOWLEDGE FOR OUR BETTER REINCARNATION
-----------------------------------------
"Orang bijak menyimpan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh adalah kebinasaan yang mengancam.
Kota yang kuat bagi orang kaya ialah hartanya, tetapi yang menjadi kebinasaan bagi orang melarat ialah kemiskinan
"
(Amsal 10:14-15)

Penggalangan Dana Pembangunan Wisma Vipassana Kusalacita
reborn
Founder
Profesor
*****

IQ: 138
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 2401


ForSa


Lihat Profil WWW
« Jawab #8 pada: Mei 24, 2007, 01:53:45 »

Masa sih di eropa yang terpenting paskah? Keknya hampir di tiap negara natal lebih heboh?? Salah yahh?? Belum pernah ke eropa sih :'(
Masuk

Harap Dibaca Sebelum Posting
Forum Sains Indonesia
Berbagi Literatur
Si Hoc Legere Scis Nimium Eruditionis Habes!
Melnick
Profesor
*****

IQ: 36
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 779


Melnick

mizusawa_melissa
Lihat Profil WWW
« Jawab #9 pada: Oktober 20, 2007, 12:49:04 »

hehe.. jangan lupa ngajak-ngajak kalo ke eropa  lidah melet

hmm.. mungkin natal lebih meriah karena deket sama taun baru (mungkin  lidah melet sotoy yah gw?  nyengir)
kan liburnya jadi lebih panjang..  nyengir
Masuk

"Bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak." (Kahlil Gibran)
peregrin
Global Moderator
Profesor
*****

IQ: 53
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 576


'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)


Lihat Profil Email
« Jawab #10 pada: Oktober 24, 2007, 04:47:39 »

Masa sih di eropa yang terpenting paskah? Keknya hampir di tiap negara natal lebih heboh?? Salah yahh?? Belum pernah ke eropa sih :'(

kalo nanya ke org eropa rata2 jawabnya paskah itu hari umat kristen terpenting. Tapi kalo soal perayaan, sama2 sepi sih sebenarnya  nyengir kekekkeek lha wong gereja2 makin kosong aja kan di sono.

hehe.. jangan lupa ngajak-ngajak kalo ke eropa  lidah melet

hmm.. mungkin natal lebih meriah karena deket sama taun baru (mungkin  lidah melet sotoy yah gw?  nyengir)
kan liburnya jadi lebih panjang..  nyengir

hihihi... iya juga sih  nyengir  natal pas holiday season, winter, dekorasinya jadi lebih cantik dg lampu2 dan pohon natal2 di mana2  nyengir  Eh di amrik natal meriah mungkin krn pas sebelum boxing day yg hari diskon besar2an kali ya  nyengir hehhehehehhe sotoy... eh rawon...
Masuk

In the future the world shall not be classified into developed, developing and underdeveloped countries.
But we shall put them into smart, smarter and smartest countries. - (Sir John Rose)


The price good men pay for indifference to public affairs is to be ruled by evil men - (Plato)
Melnick
Profesor
*****

IQ: 36
Offline Offline

Gender: Wanita
Tulisan: 779


Melnick

mizusawa_melissa
Lihat Profil WWW
« Jawab #11 pada: Oktober 24, 2007, 05:17:03 »

kayak di warteg ah..  nyengir
Masuk

"Bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak." (Kahlil Gibran)
leo_cc8225
Siswa Baru
*

IQ: 0
Offline Offline

Tulisan: 2


Lihat Profil Email
« Jawab #12 pada: November 28, 2007, 03:30:55 »


hahaha...... rame bener boss  nyengir

True story nehh, berkaitan sama Natal juga harusnya :

Gw punya nenek, ga satu pun tau tanggal lahirnya, bahkan dia sendiri ga tau. Tapi kita keturunannya pengen ngerayain... nah lho, caranya gimana. Akhirnya, anak2nya sepakat untuk "membuat" hari ulang tahunnya. Bukan karena mereka akhirnya tau, tapi karena pengen aja ngerayain setiap tahun hari ultah ibunya....

Sama seperti perayaan Natal ini mungkin, ga begitu penting alasan pemilihan tgl 25 Desember, yang penting orang Kristen ingin merayakan dan mengingat bahwa Yesus Kristus pernah lahir untuk manusia.

Bwenwr itu nyengir
yg penting bukan kapan,
tp yg plg penting adl untuk merayakan n mengenang-Nya
sebagai sang juru selamat
Masuk
rawWARus
Dosen
****

IQ: 44
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 303



Lihat Profil
« Jawab #13 pada: Pebruari 01, 2008, 11:36:40 »

 huh
tanya donk...knapa sih cuma kasih yg ada...knapa sayang ga disebutin?bukannya sayang lebih dari kasih??jadi bingung nih...
ya mungkin natal satu paket dengan tahun baru jadi lebih rame dan heboh...kali...sotoy jg y gue  nyengir nyengir nyengir
Masuk

SeSuATu KarYa MaNusIa SerIng BeRaWaL dAri MimPI, MaKA eKSpresIkan MImpimU DenGAN Sains...
DaLAm HaL KeDUniAwiAn TAk AdA hAl yG tAk mUNgkin...
Suchamda
Asisten Dosen
***

IQ: 1
Offline Offline

Tulisan: 60


Lihat Profil
« Jawab #14 pada: Pebruari 02, 2008, 10:03:13 »

Kutip
kalo nanya ke org eropa rata2 jawabnya paskah itu hari umat kristen terpenting. Tapi kalo soal perayaan, sama2 sepi sih sebenarnya  Grin kekekkeek lha wong gereja2 makin kosong aja kan di sono.

Orang Eropa dan Amerika, terutama golongan intelektualnya, sudah banyak berbondong-bondong mempelajari Buddhism, secara formal maupun informal (diam2). Natal hanya sebagai tradisi / budaya saja.
« Edit Terakhir: Pebruari 02, 2008, 10:03:48 oleh Suchamda » Masuk
Halaman: [1] 2   Naik
Kirim topik ini | Cetak
Lompat ke:  

Topik Lainnya :
Subyek Dimulai oleh Jawaban Dilihat Tulisan terahkir
Beasiswa StuNed - studi di Belanda reborn 0 1686 Tulisan terahkir Maret 07, 2007, 05:22:25
oleh reborn
Trenbolone indoroids 0 790 Tulisan terahkir Januari 18, 2008, 12:03:05
oleh indoroids
Percaya Astrology? « 1 2 » advisor 26 11387 Tulisan terahkir November 19, 2008, 03:14:11
oleh biobio
Pengenalan VOIP mozzpunkz 0 881 Tulisan terahkir Juli 26, 2008, 05:26:45
oleh mozzpunkz
Tales from The Crypt (Soeharto kill Soekarno) indoroids 0 1030 Tulisan terahkir Januari 18, 2008, 08:02:10
oleh indoroids
Powered by SMF 1.1.6 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
RSS | Sitemap | Science Directory | Science Blog


© 2006-2008 ForumSains.com
Dilber MC Theme by HarzeM