Forum Sains Indonesia

Portal Sains Indonesia

Berita: Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
* *
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Juli 31, 2010, 11:32:33


Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi


Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?
Juli 31, 2010, 11:32:33

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Last 10 Shouts:
Hari ini at 10:09:51
salam sains untuk kita semua....
Hari ini at 07:13:42
pagi ini sambut dgn senyum yg menebar wangi untuk ketentraman, sedih
Hari ini at 06:26:35
?
Kemarin at 10:45:02
halo saya baru.. mohon bimbingannya...
Kemarin at 10:11:15
sssssssssssssssssssssssssssssseeeeeeeeeeeeeeeepppppppppppiiiiiiiiiiiii!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Kemarin at 09:11:50
yup..
Kemarin at 09:05:00
sepi yak...
Kemarin at 12:33:29
Bang, aye muslim but aye woman!
Kemarin at 11:55:57
..hey, yang muslim ngga pada jumatan?!
Juli 29, 2010, 08:00:19
slm kenal smuax..
ada yg tw tdk alamt web jurnal pendi2kn sains nasional ato internasional???
thx b4...
Halaman: 1 ... 4 5 [6] 7 8 ... 12   Turun
Kirim topik ini | Cetak
Pembuat Topik: Buddhisme  (Baca 12758 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung melihat topik ini.
sacy2000
Mahasiswa
**

IQ: 0
Offline Offline

Tulisan: 16



Lihat Profil
« Jawab #75 pada: September 22, 2009, 12:41:24 »

masa' saya pernah denger ada neraka dan surga jg dalam ajaran budha?(*salah satunya di film, dan yg lainny dr intrnt)
apa itu benar?(kykny si ga y?)
maaf om luth, saya mau coba kasih info aza.. Agama Buddha juga mengenal apa itu surga dan neraka, Namun pengertian KONSEP tentang Surga dan Neraka-nya sangat jauh berbeda dengan Agama-agama seperti Islam atau Kristen. Jika dalam Islam dan Kristen KONSEP Surga dan Neraka diyakini sebagai TUJUAN AKHIR, tidak demikian dengan Agama Buddha. Surga dan Neraka dalam agama Buddha diyakini hanya sebagai "salah satu alam kehidupan" sama seperti alam manusia ini. Disana masih terdapat kelahiran, kematian dan segala sesuatu seperti yang ada di Alam manusia ini. (Mengenai alam-alam kehidupan dalam agama buddha, di thread ini juga, Mr.Drexman dan Mr. Surga ada kasih perinciannya).
ada yang mau tambahin... tengkyu.
« Edit Terakhir: September 22, 2009, 12:46:25 oleh sacy2000 » Masuk
Pi-One
Profesor
*****

IQ: 28
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 4044


Next Hikaru Genji


Lihat Profil WWW
« Jawab #76 pada: September 23, 2009, 09:49:05 »

Buat semuanya:

Ada yg pernah seperti Budha ngga? Nyoba hidup melarat bertahun-tahun? nyoba puasa berhari-hari?...
Kalo maksud anda hidup ala bertapa menyiksa diri dulu, gak. Itu salah satu metode yang pernah beliau coba, dan kesimpulannya itu gak menghasilkan apapun selain penderitaan. Menyiksa diri dengan menyiksa jasmani demi kebahagiaan rohani, maupun memuaskan nafsu jasmani dengan mengabaikan kesadaran, dua-duanya masuk jalan ekstrim

@sacy:
Maksudnya Buddhisme gak kenal akhir mutlak seperti kiamat dalam kepercayaan agama samawi. Akhir satu proses adalah awal proses berikut. Akibat akan menjadi sebab berikut, dan seterusnya. Itu disebut siklus. Tilakkhana, salah satunya anicca (tidak kekal). Maksudnya segala sesuatu yang tercipta(atau terbentuk) dan berkondisi adalah tidak kekal, dan selalu berubah. Tidak ada dua kondisi yang sama persis pada dua saat berurutan, entah itu atom, elektron, bahkan pikiran kita. Segala sesuatu selalu berubah.
Masuk

Membantah Harun Yahya

Tidak menanggapi Matt asbun dan semut asbun
sacy2000
Mahasiswa
**

IQ: 0
Offline Offline

Tulisan: 16



Lihat Profil
« Jawab #77 pada: September 24, 2009, 02:52:23 »



@sacy:
Maksudnya Buddhisme gak kenal akhir mutlak seperti kiamat dalam kepercayaan agama samawi. Akhir satu proses adalah awal proses berikut. Akibat akan menjadi sebab berikut, dan seterusnya. Itu disebut siklus. Tilakkhana, salah satunya anicca (tidak kekal). Maksudnya segala sesuatu yang tercipta(atau terbentuk) dan berkondisi adalah tidak kekal, dan selalu berubah. Tidak ada dua kondisi yang sama persis pada dua saat berurutan, entah itu atom, elektron, bahkan pikiran kita. Segala sesuatu selalu berubah.
[/quote] makasih penjelasannya om!. Satu lagi om, dari banyak tulisannya om Pi-One, saya menyimpulkan bahwa om adalah seorang yang tidak/belum percaya adanya Tuhan. yang ingin saya tanya, bukankah dalam Sutta Pitaka, Udana VIII : 3, Sang Buddha menyatakan :... bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak....
Dan Sutta ini sudah disepakati dan dipakai oleh umat Buddha di Indonesia sebagai Landasan tentang kepercayaan terhadap "Tuhan"? gimana nih menurut pendapat om?
Masuk
Pi-One
Profesor
*****

IQ: 28
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 4044


Next Hikaru Genji


Lihat Profil WWW
« Jawab #78 pada: September 25, 2009, 09:35:55 »

makasih penjelasannya om!. Satu lagi om, dari banyak tulisannya om Pi-One, saya menyimpulkan bahwa om adalah seorang yang tidak/belum percaya adanya Tuhan. yang ingin saya tanya, bukankah dalam Sutta Pitaka, Udana VIII : 3, Sang Buddha menyatakan :... bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak....
Dan Sutta ini sudah disepakati dan dipakai oleh umat Buddha di Indonesia sebagai Landasan tentang kepercayaan terhadap "Tuhan"? gimana nih menurut pendapat om?
Udana VIII:3 adalah sutta tentang konsep ketuhanan Umat Buddha. Tapi Udana tidak bicara tantang Tuhan personal sebagai sosok yang disembah atau sosok pencipta, sebab awal dll seperti dikenal agama samawi. UDANA adalah sutta tentang sesuatu yang tak tercipta dan berkondisi, sesuatu yang menjadi tujuan terakhir umat Buddha, yakni Nibbana.

*Secara harafiah, udana sendiri berarti lagu/syair kemenangan, dalam hal ini kemenangan dari hawa nafsu dan penderitaan.
Masuk

Membantah Harun Yahya

Tidak menanggapi Matt asbun dan semut asbun
MonDay
Asisten Dosen
***

IQ: 9
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 83



Lihat Profil
« Jawab #79 pada: September 28, 2009, 01:33:03 »

saya tertarik dengan welas asih Dewi Kwan Im
"kosong itu ada, ada itu kosong"
apa maksud Beliau ini ya http://www.forumsains.com/fisika/materi-nyata-atau-tidak/
Masuk

kejeniusan kita terbatas pada apa yang kita ketahui saja
Alan adhityo
Dosen
****

IQ: 24
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 214


alan.adhityo_7th@rocketmail.com
Lihat Profil
« Jawab #80 pada: September 29, 2009, 12:29:37 »

Hm, sbnrnya agama buddha jg dr slh 1 agama allah yg d bw oleh rasul (rasul kan ada ratusan dan nabi puluhan ribu,cm d alquran cm d sbutkan bbrapa) , tetapi diselewengkan oleh umatnya.
Ak pernah dgr,ktnya dlm kitab hindu dan buddha d sebutkan bhwa akan muncul nabi terakhir bernama muhammad. Y ga? senyum
Masuk
Pi-One
Profesor
*****

IQ: 28
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 4044


Next Hikaru Genji


Lihat Profil WWW
« Jawab #81 pada: September 29, 2009, 09:10:33 »

Hm, sbnrnya agama buddha jg dr slh 1 agama allah yg d bw oleh rasul (rasul kan ada ratusan dan nabi puluhan ribu,cm d alquran cm d sbutkan bbrapa) , tetapi diselewengkan oleh umatnya.
Ak pernah dgr,ktnya dlm kitab hindu dan buddha d sebutkan bhwa akan muncul nabi terakhir bernama muhammad. Y ga? senyum
Walah...lagi-lagi kalim ini. Diselewengkan gimana? Dari awal Buddhisme itu emngajarkan cara mengatasi penderitaan oleh diir sendiri, bukan dengan memohon pad akekuatan kuar atau sosok luar.

Dan Buddhisme mengenal nubuat soal Buddha masa depan, yakni Metteya, tapi jelas yang dimaksud bukan Muhammad. Muhammad tidak mengajarkan Dhamma yang sama, dan Metteya baru muncul pada kondisi yang dinubuatkan, temasuk saat Dhmamma sudah tak dikenal manusia lagi. Sekarang kan masih. Lagipula gak ada yang namanya seorang Buddha membunuh, memimpin perang dan sejenisnya.
Masuk

Membantah Harun Yahya

Tidak menanggapi Matt asbun dan semut asbun
Alan adhityo
Dosen
****

IQ: 24
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 214


alan.adhityo_7th@rocketmail.com
Lihat Profil
« Jawab #82 pada: September 29, 2009, 10:15:12 »

Lhoh, gmn si? Pd dasarnya agama yg d turunkan allah t baik. Emg sp bilang allah mengajarkan hal t? (matteya,dhamma,dsb)
Kl agama d selewengkan t akibat dr ulah manusia sndiri. Seperti nasrani, yahudi, dsb, kand kitabnya t uda ada cmpur tgn dr manusia?
Sebenarnya agama yg d turunkan allah t hak. Dan allah jg mengajarkan makan babi kah? Egag kan? T krn ulah tangan manusia. Kebanyakan kitab dr agama t sendiri yg asli sudah tdk ada krn ulah manusia sndri.
Masuk
Pi-One
Profesor
*****

IQ: 28
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 4044


Next Hikaru Genji


Lihat Profil WWW
« Jawab #83 pada: September 30, 2009, 08:06:23 »

Lhoh, gmn si? Pd dasarnya agama yg d turunkan allah t baik. Emg sp bilang allah mengajarkan hal t? (matteya,dhamma,dsb)
Kl agama d selewengkan t akibat dr ulah manusia sndiri. Seperti nasrani, yahudi, dsb, kand kitabnya t uda ada cmpur tgn dr manusia?
Sebenarnya agama yg d turunkan allah t hak. Dan allah jg mengajarkan makan babi kah? Egag kan? T krn ulah tangan manusia. Kebanyakan kitab dr agama t sendiri yg asli sudah tdk ada krn ulah manusia sndri.
Lalu siapa yang berhak mengklaim agama ini masih asli, dan agama lain sudah berubah? Bahkan kita gak bisa benar-benar membuktikan agama itu memang dari Tuhan, itu lebih pada klaim agama tersebut. Soal Muahmmad sendiri, jelas dia bukan Metteya. Seperti kubilang, tidak ada satu Buddha pun yang membenarkan perang, apalagi memimpin perang.

*Kecuali BUddha-Buddha di komik hongkong sih...

Dan Buddhisme pada dasarnya bukan agama samawi, Buddhisme bukan satu ajaran untuk menyembah sosok dewa atau Tuhan. Buddhisme adalah ajaran tentang penderitaan dan cara mengatasinya.
« Edit Terakhir: September 30, 2009, 08:09:51 oleh Pi-One » Masuk

Membantah Harun Yahya

Tidak menanggapi Matt asbun dan semut asbun
Alan adhityo
Dosen
****

IQ: 24
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 214


alan.adhityo_7th@rocketmail.com
Lihat Profil
« Jawab #84 pada: September 30, 2009, 08:44:31 »

Lhoh, gmn si? Pd dasarnya agama yg d turunkan allah t baik. Emg sp bilang allah mengajarkan hal t? (matteya,dhamma,dsb)
Kl agama d selewengkan t akibat dr ulah manusia sndiri. Seperti nasrani, yahudi, dsb, kand kitabnya t uda ada cmpur tgn dr manusia?
Sebenarnya agama yg d turunkan allah t hak. Dan allah jg mengajarkan makan babi kah? Egag kan? T krn ulah tangan manusia. Kebanyakan kitab dr agama t sendiri yg asli sudah tdk ada krn ulah manusia sndri.
Lalu siapa yang berhak mengklaim agama ini masih asli, dan agama lain sudah berubah? Bahkan kita gak bisa benar-benar membuktikan agama itu memang dari Tuhan, itu lebih pada klaim agama tersebut. Soal Muahmmad sendiri, jelas dia bukan Metteya. Seperti kubilang, tidak ada satu Buddha pun yang membenarkan perang, apalagi memimpin perang.

*Kecuali BUddha-Buddha di komik hongkong sih...

Dan Buddhisme pada dasarnya bukan agama samawi, Buddhisme bukan satu ajaran untuk menyembah sosok dewa atau Tuhan. Buddhisme adalah ajaran tentang penderitaan dan cara mengatasinya.

Cb deh. . senyum
Tunjukin kl ada kitab yg dr pertama kali d turunkan hingga skg isinya masih sama dr periode ke periode. Kl bs yg sm seperti pertama kali d turunkan,sm aslinya dr segi bahasa (bukan terjemah) dan bcaan. ketawa

Wah, kl gt gunanya kuil2 t utk apa y? Terus ada patungnya?
Masuk
Pi-One
Profesor
*****

IQ: 28
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 4044


Next Hikaru Genji


Lihat Profil WWW
« Jawab #85 pada: Oktober 01, 2009, 10:19:21 »

Cb deh. . senyum
Tunjukin kl ada kitab yg dr pertama kali d turunkan hingga skg isinya masih sama dr periode ke periode. Kl bs yg sm seperti pertama kali d turunkan,sm aslinya dr segi bahasa (bukan terjemah) dan bcaan. ketawa
Untuk apa? Memangnya andai dibandingkan dengan kitab tertua yang ada, lantas itu bisa dikalim pasti benar? bagaimana kalau misalnya di awal penulisan ada berbagai jenis kitab, dan kemudian dipilih yang paling ebanr misalnya?

Kitab suci agama Buddha itu Tipitaka, dan itu bukunya berkali-kali alkitab. Tapi intinya gak jauh dari:
Tidak melakukan kejahatan
Melakukan kebajikan
Mensucikan hati dan pikiran.

Dan yang penting dalam Buddhisme bukan menghapal kitab, tapi praktek ajaran.

*Atau anda mau nuduh kalau kitab versi awal ada ajaran untuk menyembah Tuhan? ")

Wah, kl gt gunanya kuil2 t utk apa y? Terus ada patungnya?
Kuil? Maksud anda? Aku gak jelas nih? Kuil shaolin?

Pertama, banyak yang keliru antara ajaran Buddhisme dengan ajaran lain, seperti tradisi nenek moyang, kong hu cu, tridharma dll. Juga ada aliran lain yang sudah melenceng, seperti Maitreya yang cuma meminjam nama agama Buddha agar bisa berkembang di sini. Buddhisme tidak menyembah patung, tidak menyembah dewa-dewa, atau sosok apapun.

Lalu patung, sebenarnya tak lebih dari sarana bantu untuk mengingat beliau, mengingatkan kami untuk menyamai beliau. Patung tak lebih seperti bendera, keduanya sama benda mati. Makna mereka bukan pada bendanya, tapi nilai di baliknya. patung mau digulingkan, dihancurkan, dibuang, juga gak bakal melawan, gak bsia apa-apa. Kami tidak berlindung pada patung, pada dewa,pada sosok luar, kami berlindung pad adiri sendiri, dengan kamma sendiri.
Masuk

Membantah Harun Yahya

Tidak menanggapi Matt asbun dan semut asbun
Alan adhityo
Dosen
****

IQ: 24
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 214


alan.adhityo_7th@rocketmail.com
Lihat Profil
« Jawab #86 pada: Oktober 01, 2009, 10:39:22 »

Maaf yah. Pi-one buddhisme y? Tp kl qt lahir tnpa pncipta mrntmu gmn? D dunia ini ada pencipta dan ada yg mengatur. Qt hdp sbgai manusia pny hak dan kewajiban d bumi ini. Tanpa ada pncipta qt tdk harus mlakukan kwjiban utk materi dan makhluk yg d ciptakan oleh pencipta dung?
Menurutmu asal pertama manusia muncul drmn kl tdk ada pnciptanya?
Masuk
Pi-One
Profesor
*****

IQ: 28
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 4044


Next Hikaru Genji


Lihat Profil WWW
« Jawab #87 pada: Oktober 01, 2009, 10:52:26 »

Maaf yah. Pi-one buddhisme y? Tp kl qt lahir tnpa pncipta mrntmu gmn? D dunia ini ada pencipta dan ada yg mengatur. Qt hdp sbgai manusia pny hak dan kewajiban d bumi ini. Tanpa ada pncipta qt tdk harus mlakukan kwjiban utk materi dan makhluk yg d ciptakan oleh pencipta dung?
Menurutmu asal pertama manusia muncul drmn kl tdk ada pnciptanya?
Dunia ini diatur oleh hukum-hukum yang adil, tidak pandang bulu, tidak mengasihi juga tak membenci, semata hukum. Jadi kita jadi apa tergantung kita, apa yang kita dapat adalah buah dari apa yang kita tanam. Ini adalah siklus tanpa henti, selama kelahiran yang tak terhitung. Konsep kelahiran kembali ini bukannya semua perbuatan dalam satu kelahiran dihabiskan di kelahirna berikut. Tapi satu perbuatan yang pernah dilakukan buahnya muncul pada kondisi yang sesuai. Bisa di kelahiran ini juga, kelahirna berikut, atau kelahiran jauh kemudian.

Misal orang baik tapi hidupnya susah, itu karena buah dari perbuatan terdahulu sedang berbuah. Begitu jgua sebaliknya, untuk orang jahat yang mendapat hidup yang enak. Jadi Buddhisme tidak menyalahkan Tuhan untuk penderitaan, tidak juga memuji Tuhan untuk kebahagiaan.

Dan asal mula manusia? Buddhisme pada dasarnya tidak membicarakan itu. Jika ingin tahu, dianjurkan bertanya pada ilmuwan senyum
Masuk

Membantah Harun Yahya

Tidak menanggapi Matt asbun dan semut asbun
Alan adhityo
Dosen
****

IQ: 24
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 214


alan.adhityo_7th@rocketmail.com
Lihat Profil
« Jawab #88 pada: Oktober 01, 2009, 11:57:01 »

Tiap agama haruslah ada dasar2 kebenaran y? Artinya agama tdk dpt menjelaskan asalmulax manusia?
Manusia d ciptakan pencipta t ada tujuanx. . senyum
Masuk
Pi-One
Profesor
*****

IQ: 28
Offline Offline

Gender: Pria
Tulisan: 4044


Next Hikaru Genji


Lihat Profil WWW
« Jawab #89 pada: Oktober 01, 2009, 03:14:53 »

Tiap agama haruslah ada dasar2 kebenaran y? Artinya agama tdk dpt menjelaskan asalmulax manusia?
Manusia d ciptakan pencipta t ada tujuanx. . senyum
Buddhisme tidak kenal penciptaan, Buddhisme bukan agama menyembah. Sudah ditegaskan dari awal, Buddhisme bukan agama samawi, jadi jangan menerapkan prinsip-prinsip agma samawi dalam Buddhisme, gak akan nyambung.

Buddhisme tidak membahas soal asal mula manusia, karena sudah berada di luar tujuan Buddhisme itu sendiri, dan lebih menimbulkan spekulasi daripada menjawab pertanyaan. Buddhisme adalah agma yang mengajarkan untuk emmahami sesuatu sebelum menerima, ketimbang menerima dengan iman segala ajaran agama.

Sebagai perbandingan, bukankah kisah penciptaan manusia dari agama samawi menimbulkan kontroversi karena tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan? yang berujung penentangan pada teori evolusi?
« Edit Terakhir: Oktober 01, 2009, 03:19:35 oleh Pi-One » Masuk

Membantah Harun Yahya

Tidak menanggapi Matt asbun dan semut asbun
Halaman: 1 ... 4 5 [6] 7 8 ... 12   Naik
Kirim topik ini | Cetak
Lompat ke:  

Topik Lainnya :
Subyek Dimulai oleh Jawaban Dilihat Tulisan terahkir
kitab agama yang diperbaharui « 1 2 ... 16 17 » ojan 252 18187 Tulisan terahkir Mei 26, 2010, 09:29:11
oleh semut-ireng
(Tidak) Runtuhnya Teori Evolusi « 1 2 ... 50 51 » Pi-One 751 66103 Tulisan terahkir Juli 24, 2010, 11:55:52
oleh Pi-One
Al Quran dan Ilmu Pengetahuan Modern « 1 2 ... 40 41 » Ahmad Musthafa 602 18646 Tulisan terahkir Hari ini at 10:39:19
oleh Pi-One
Dawkins Menolak Debat Melawan Para Pendukung Penciptaan, Karena Dia Tidak Memili « 1 2 ... 16 17 » asma 247 13969 Tulisan terahkir Pebruari 17, 2010, 08:35:58
oleh pr@m
Tiga Nabi Manusia « 1 2 ... 13 14 » reborn 204 10098 Tulisan terahkir Juni 08, 2010, 09:00:04
oleh Mat Dillom
Powered by SMF 1.1.10 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
RSS | Sitemap | Science Blog | Feed Artikel


© 2006-2010 ForumSains.com
Dilber MC Theme by HarzeM