Berita: Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?


Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Penulis Topik: tafsir evolusi  (Dibaca 56432 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline zoldik

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 99
  • IQ: 12
  • salam kenal!!!
tafsir evolusi
« pada: Juni 02, 2012, 12:21:06 PM »
Apa Kata Islam 1

a)      Makna kata khalifah

... واذ قال ربك للمليكات اني جاعل ف الأرض خليفة

 

Artinya : Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat ‘sesungghnya aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi’….(al-Baqarah: 30).

Kata khalifah (خليفة) berasal dari kata khalf (خالف) yang berarti dibelakang. Kata kalf dan turunannya didalam al-Quran disebut sebanyak 127 kali sedangkan kata khalifah sendiri disebut 2 kali4. Kata khalifah pada mulanya berarti ‘yang menggantikan’ atau ‘yang datang sesudah siapa yang sebelumnya’ karena bila kita merujuk pada kata kalf yang menggantikan selalu berada dibelakang atau datang dibelakang, sesudah yang digantikannya. Dalam al-Quran kata kata khalifah berhubungan dengan khala’if (خلائيف) dan khulafa (خلف) yang erat kaitannya dengan kekuasaan. Dengan demikian maksud ayat diatas bisa jadi Tuhan hendak menjadikan seorang mahluk atau spesies (manusia) yang menggantikan spesies yang lainnya untuk memakmurkan dan membangun bumi sesuai dengan konsep yang telah ditetapkan oleh Allah.

Biasanya Allah menggunakan kata kami jika ada sesuatu yang memungkinkan diriNya menggunakan perwakilan untuk menjalankan kehendakNya, tetapi dalam ayat tersebut, al-Quran menggunakan kata Aku, apakah mungkin Allah menciptakan Adam dengan langsung? Jawabannya bukan demikian, ayat tersebut menggunakan kata Aku untuk menunjukkan pada saat itu Allah sedang berbicara kepada malaikat tentang rencanaNya, sehingga pada saat dialog itu terjadi peristiwa penciptaan Adam belum terjadi, jadi jelas disini penciptaan Adam tidak dilakukan seperti bayangan kebanyakan orang bahwa Allah menjadikannya langsung serupa anda menggosok lampu jin dan meminta permintaan kepadanya. Ingat kekuasaan Allah itu bersanding dengan ilmunya, dan Ia akan selalu menyertakan ilmunya dalam segala sesuatu.


Apa Kata Islam 2

b)      Dimanakah kebun atau surga atau taman eden itu? Dan apakah arti larangan memakan buah?

وقلنا يا ا دم سكن أنت ودوجك الجناة ]وكل منها رغدان حيثو سيتما ولا تقرابا هذه السجرة فتكونا من الظليمٍ

Artinya : dan ketika kami berfirman ‘Hai Adam diamlah –engkau dan istrimu- di surga ini dan makanlah darinya yang banyak lagi baik, dimana dan kapan saja yang kamu sukai , dan janganlah kamu berdua mendekat pohon ini, sehingga menyebabkan kamu berdua termaksut orang-orang yang zalim. (al-Baqarah : 35).

Kata jannah (جنة) dalam ayat tersebut diperselisihkan oleh kebanyakan ulama, ada yang bilang surga dan ada yang bilang bumi tetapi yang jelas arti kata tersebut secara dasar adalah suatu tempat yang dipenuhi oleh pepohonan, yang sedemikian banyak dan lebatnya, sehingga menutupi pandangan. Yang bisa dijadikan kunci pada ayat tersebut, kita mengetahui adanya sebuah larangan, dengan demikian para ahli tafsir berpendapat tempat tersebut bukanlah tempat keabadian, karena masih terdapat larangan, dan juga bukankah ditempat tersebut Iblis masih dapat menggoda Adam dan istrinya.

Kemudian kita berlanjut kemakna ‘pohon’ apakah yang dilarang? Dalam al-Quran dan hadist-hadist shohih, tidak ada penjelasan lebih lanjut tentang macam dan jenis dari pohon yang dimaksud. larangan mendekati satu saja pohon dibandingkan sekian banyaknya pohon dikebun itu juga bisa dapat mengandung isyarat sedikitnya larangan Allah dibandingkan apa yang diperbolehkanNya pada saat itu. Juga dapat berarti bahwa hidup manusia harus memiliki larangan, karena tanpa larangan tidak ada namanya syarat, dan tidak ada namanya memenuhi janji, dan dengan demikian larangan bisa juga berarti memicu dan menekan kehendak.

sumber : http://islamatheist.blogspot.com/2012/05/look-for-adam.html

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.283
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:tafsir evolusi
« Jawab #1 pada: Juni 02, 2012, 03:52:45 PM »
Kalau tidak salah khalifah itu artinya wakil, dan janna itu kebun.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Offline zoldik

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 99
  • IQ: 12
  • salam kenal!!!
Re:tafsir evolusi
« Jawab #2 pada: Juni 04, 2012, 12:11:48 PM »
sepi yaaa forum ini, gak kayak dulu2

Offline ErwinWp

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 16
  • IQ: 2
  • ForSa!
Re:tafsir evolusi
« Jawab #3 pada: Januari 14, 2017, 12:45:45 AM »
Sebelum nabi adam turun ke bumi diceritakan bahwa yang menempati bumi ini adalah bangsa jin yang dikelompokan menjadi abal jan dan banul jan dan dari 2 kelompok tersebut bertempur terus tidak pernah bersahabat, kemudian malaikat menanyakan kepada Allah apa akan membuat orang untuk menjadikan kholifah dibumi yang selalu yasfiquddima (pertumpahan darah), akhirnya Allah memerintah yang bernama ‘azajil yang memimpin para malaikat jibril mikail izroil dan malaikat yang lainnya, untuk menaklukan abal jan dan janul jan dibumi ini, kemudian setelah ditaklukan akhirnya Allah menciptakan nabi Adam, diantara ‘azajil, malaikat dan adam diberikan ilmu oleh Allah karena tujuannya untuk menjadikan kholifah dibumi, setelah diuji ternyata yang lulus dari ujian tersebut adalah nabi Adam akhirnya semuanya diperintah Allah untuk sujud penghormatan kepada Adam “fasajaduu illa Iblis".
 Lalu apakah abal jan dan janul jan adalah manusia purba? Jawabannya jelas tidak, karena mereka adalah makhluk metafisika sebangsa jin yang gaib.
Lantas bagaimana Islam menyikapi teori evolusi?
Jelas Islam menolak teori evolusi.
 Yg membingungkan saya kenapa teori evolusi lebih masuk akal dari pada penciptaan nabi Adam, karena apa? Nabi Adam di katakan dalam hadis mempunyai tinggi badan 60 hasta dan menyusut tinggi manusia sampai ke ukuran tubuh manusia sekarang. 60 hasta sama dengan kira-kira 27 meter. Itu lah tinggi badan nabi Adam a.s, dan dari tahun ke tahun menyusut tingginya hingga rata-rata ukuran manusia sekarang 160 cm. Lantas kalau memang fakyanya begitu sesuai dg dalil (hadis), mengapa kita yg hidup di era yg sangat modern ini dalam segala hal belum bisa menemukan fosil nenek moyang kita terdahulu yg katanya menyusut tingginya itu? Tentu akan ada fosil manusia yg ukurannya dari jaman ke jaman menjadi menyusut misalnya 25 m, 20 m, 15 m, 10 m dan 5 m. Kalau kita ingin membantah teori evolusi Darwin.

Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.954
  • IQ: 39
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re:tafsir evolusi
« Jawab #4 pada: Pebruari 10, 2017, 10:25:43 AM »
Yg membingungkan saya kenapa teori evolusi lebih masuk akal dari pada penciptaan nabi Adam, karena apa? Nabi Adam di katakan dalam hadis mempunyai tinggi badan 60 hasta dan menyusut tinggi manusia sampai ke ukuran tubuh manusia sekarang. 60 hasta sama dengan kira-kira 27 meter. Itu lah tinggi badan nabi Adam a.s, dan dari tahun ke tahun menyusut tingginya hingga rata-rata ukuran manusia sekarang 160 cm. Lantas kalau memang fakyanya begitu sesuai dg dalil (hadis), mengapa kita yg hidup di era yg sangat modern ini dalam segala hal belum bisa menemukan fosil nenek moyang kita terdahulu yg katanya menyusut tingginya itu? Tentu akan ada fosil manusia yg ukurannya dari jaman ke jaman menjadi menyusut misalnya 25 m, 20 m, 15 m, 10 m dan 5 m. Kalau kita ingin membantah teori evolusi Darwin.
Pertama, teori evolusi sekarang adalah teori sintesa modern, bukan lagi teori Darwin.
Membahas teori evolusi tapi masih bicara teori Darwin mungkin gak beda dengan membahas atom tapi yang dibahas teori atom Dalton.

Lalu, secara ilmiah (gak cuma berdasar teori evolusi), manusia raksasa puluhan meter itu gak masuk akal. Berdasar square-cube law, bobot manusia bipedal akan mencapai ratusan ton, terlalu besar untuk ditanggung oleh struktur rangka bipedal manusia. Bahkan di masa lalu, kita gak akan nemu raksasa bipedal ala Godzilla, yang berjalan tegak. Bahkan T-rex dan theropod raksasa lain pun gak berdiri tegak ala Godzilla, melainkan membungkuk dengan kepala sejajar atau lebih rendah dari pinggul, dengan ekor sebagai penyeimbang. Kenapa? Agar gak terlalu membebani rangka mereka, terutama tulang punggung. Sedang kalau hominid bipedal, beban tubuh atas akan diteruskan langsung ke tulang punggung ke pinggul dan sepasang kaki.

Kemudian, tak cuma dari fosil. Dari pengujian genetika, kita terhubung dengan semua makhluk hidup lain. Yang terdekat yang maish hidup adalah simpanse dan bonobo. Dan untuk manusia, genetik kita terhubung ke moyang terakhir dari garis ibu, yang dijuluki Mt. Eve (bukan Hawa samawi), dan secara garis ayah terhubung ke y-kromosomal Adam (juga gak berkaitan dengan Adam samawi). Mt Eve dan Y-Kromosomal Adam ini bukan pasangan, bukan wanita dan pria pertama, melainkan moyang terakhir yang bisa dilacak dari garis ibu dan garis ayah. Dengan kata lain keduanya hidup di tengah populasi dan masing-masing punya moyang, jauh dari gambaran pria-wanita pertama.

Jadi bisa dibilang dari sisi ilmiah, kisah penciptaan langsung manusia tak sesuai sains. Tapi kalau menyangkut iman, no comment.

Offline ErwinWp

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 16
  • IQ: 2
  • ForSa!
Re:tafsir evolusi
« Jawab #5 pada: Pebruari 10, 2017, 12:25:39 PM »
Mantap Pi-One  8)
Thanks

Offline ErwinWp

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 16
  • IQ: 2
  • ForSa!
Re:tafsir evolusi
« Jawab #6 pada: Pebruari 10, 2017, 12:28:18 PM »
Sebelumnya jg udah baca-baca dari tulisan Pi-One di (tidak) runtuhnya teori evolusi, dan sangat mencerahkan bagi saya pribadi untuk lebih memahami teori evolusi. Sekali lagi thanks

Offline zoldik

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 99
  • IQ: 12
  • salam kenal!!!
Re:tafsir evolusi
« Jawab #7 pada: Pebruari 17, 2017, 09:12:12 AM »
adam dan hawa lah yg tdk masuk akal, satu satunya cara untuk menyatuknnya agamalah yg berubah mengikuti pemikiran manusia. kalau tetap ingin dipertahankannya kita hanya bisa menyisahkan bahwa kisah kisah di dlm kitab suci kita hanyalah kiasan untuk memberi kita pelajaran hidup tentang moralitas.

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
Teori Evolusi

Dimulai oleh AmramRede « 1 2 3 4 5 » Biologi

71 Jawaban
60653 Dilihat
Tulisan terakhir April 08, 2009, 03:12:49 PM
oleh milmi
15 Jawaban
10600 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 26, 2010, 11:08:40 AM
oleh Hendy wijaya, MD
5 Jawaban
3940 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 18, 2010, 12:02:33 PM
oleh Pi-One
10 Jawaban
5815 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 14, 2013, 03:35:50 PM
oleh Pi-One
2 Jawaban
4953 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 13, 2017, 11:54:55 PM
oleh ErwinWp