Ditulis oleh Syaputra Irwan Maret 27, 2009, 12:07:00 AM11405 DibacaRating: (2 Orang)
You have rated this file.Print
Khelasi (Chelation), berasal dari bahasa Yunani chele yang berarti sepit, merujuk kepada tangan kepiting atau kalajengking. Khelasi merupakan suatu proses reversible pembentukan ikatan dari suatu ligan, yang disebut khelator atau agen khelasi, dengan suatu ion logam membentuk suatu komplek metal yang disebut khelat. Tipe ikatan yan terbentuk dapat berupa ikatan kovalen atau ikatan kovalen koordinasi.
Terapi khelasi merupakan suatu metoda yang digunakan dalam mengatasi keracunan logam berat seperti merkuri. Dalam metoda ini digunakan senyawa organik tertentu yang dapat mengikat merkuri dan mengeluarkannya dari dalam tubuh manusia. Senyawa tersebut memiliki gugus atom dengan pasangan elektron bebas, elektron tersebut akan digunakan dalam pembentukan ikatan dengan merkuri. Beberapa senyawa organik yang bisa digunakan sebagai khelator adalah dimercaprol, 2,3-dimercaptosuccinic acid (DMSA).
2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) merupakan senyawa organik larut dalam air, yang mengandung dua gugus tiol (-SH). DMSA merupakan khelator yang efektif dan aman digunakan dalam penanganan keracunan logam berat seperti timbal, arsen dan merkuri. Senyawa ini telah digunakan dalam penanganan keracunan merkuri sejak tahun 1950-an di Jepang, Rusia dan Republik Rakyat China, dan sejak tahun 1970-an digunakan di Eropa dan Amerika Serikat.
Senyawa 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA)
Senyawa organik yang dikenal juga dengan nama dagang chemet ini merupakan khelator yang efektif dalam penanganan keracunan logam berat seperti timbal, arsen dan merkuri. Serangkaian penelitian menunjukkan bahwa DMSA mampu mengeluarkan 65 % merkuri dari dalam tubuh manusia dalam selang waktu tiga jam (Patrick : 2002)
DMSA relatif aman digunakan sebagai khelator. Pada manusia normal, manusia, yang tidak terkontaminasi merkuri, 90 % DMSA yang diabsorbsi tubuh, diekskresikan melalui urin dalam bentuk disulfida dengan gugus thiol sistein. Sedangkan sisanya berada dalam bentuk bebas atau tanpa ikatan dengan gugus lain.
Dalam upaya mempercepat proses pengeluaran merkuri dalam tubuh manusia, DMSA dapat digunakan bersamaan dengan khelator lain seperti ALA (Alpha Lipoic Acid). DMSA juga dapat digunakan bersamaan dengan anti oksidan, seperti vitamin E dan vitamin C, dalam upaya mengurangi gangguan kesehatan sebagai akibat pembentukan radikal bebas oleh merkuri (Patrick : 2003)
Referensi
Miller, Alan L. 1998, Dimercaptosuccinic Acid (DMSA), A Non-toxic, Water-Soluble Treatment for Heavy Metal Toxicity. Alternative Medicine Review vol 3 (3) 199-207.
Patrick, Lyn. 2002, Mercury Toxicity and Anti Oksidant: part I: Role Of Gluthatione And Alpha-Lipoic Acid in The Treatment of Mercury Toxicity. Alternative Medicine Review Vol 7 (6) 456-471.
Patrick, Lyn. 2003, Toxic metal and antioksidants: part II. The Role of Antioxidants in arsenic and cadmium Toxicity. Alternative Medicine Review Vol 8 (2) 106.
Komentar
1) Re: 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) sebagai agen khelasi
Ditulis oleh nachan
pada April 07, 2009, 08:26:49 PM
weleh..
knapa bahasa kaya gt msthi dri latin/ sejenisnya ya?
2) Re: 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) sebagai agen khelasi
Ditulis oleh Syaputra Irwan
pada April 07, 2009, 11:36:30 PM
#nachan : bukan dari bahasa latin namun dari bahasa yunani. kenapa bahasa yunani dan bahasa latin...? karena yang mendominasi pengetahuan saat ini lebih didominasi oleh keturunan yunani/latin. jika suatu saat kita berhasil menemukan suatu senyawa yang baru, kita bisa memberikan nama sesuai dengan keinginan kita sendiri...
3) Re: 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) sebagai agen khelasi
Ditulis oleh arrevi
pada April 23, 2009, 06:54:32 PM
berapa harga DMSA? Apakah sudah beredar di pasaran??
Apakah penggunaan DMSA tidak ada efek samping buat tubuh kita??
4) Re: 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) sebagai agen khelasi
Ditulis oleh felix_sains
pada Oktober 02, 2009, 01:55:54 PM
hi all, ada yang tahu dimana bisa mendapatkan DMSA ?
5) Re: 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) sebagai agen khelasi
mercury,arsen,timbal yg ada dikepiting atau sjenis jika brgabung dngan asam hcl ditbuh manusia bukan kah blum tntu aktif mnjadi asam karbon,malah mereka akan cpat reaksinya mnjadi racun aktif jika trdapat asam sitrat yg tekandung didalam vitamin c ..bro paling2 kbnyakan timbal,arsen,mercury cuma bkalan cepat kena kolesterol tinggi.. dech
6) Re: 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) sebagai agen khelasi
Ditulis oleh PocongSains
pada Maret 25, 2010, 08:58:13 PM
waw, saya masih SMA, masih bingung, memahaminya, musti dibaca berkali kali nih
7) Re: 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) sebagai agen khelasi
Ditulis oleh DP Bee Santos
pada Juli 11, 2010, 12:51:37 PM
@Pocong Sains: Kalau baca judulnya, agak sulit dimengerti, apalagi untuk orang yang awam. Mungkin judulnya perlu diubah, misalnya "Mengatasi keracunan logam berat menggunakan metode khelasi 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA)"
8) Re: 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) sebagai agen khelasi
Ditulis oleh pemikir kreatif
pada Oktober 18, 2010, 02:24:25 PM
jadi mungkin kayak magnet gitu ya? lam kenal ya
9) Re: 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) sebagai agen khelasi
Ditulis oleh Marselaa
pada Oktober 21, 2010, 06:56:55 PM
ini hidrokarbon bukan~? ^^''
10) Re: 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) sebagai agen khelasi
Ditulis oleh DreamCatcher
pada November 10, 2010, 11:20:27 AM
Ada yang tau gangguan dalam penetapan silikat, nitrat, nitrit, amonium secara spektrofotometri gg?? mohon bantuannya.... maaf ya,,, loncat dri topic. hahaha.....
11) Re: 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) sebagai agen khelasi
Ditulis oleh maharindu
pada November 19, 2010, 10:07:40 PM
setau saya, kelat itu kompleks kan? bagaimana bisa dengan terapi tersebut logam berat bisa 'terikat'?
12) Re: 2,3-dimercapto-succinic acid (DMSA) sebagai agen khelasi
Ditulis oleh itviyezcom
pada Januari 11, 2011, 07:51:14 PM
knapa bahasa kaya gt msthi dri latin/ sejenisnya ya?