Forum Sains Indonesia



*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

jinggapersada

Desember 11, 2014, 09:08:06 AM
GOOD DAYS sahabat saya yg berbaik hati nya salam dari saya

raqiem7

Desember 09, 2014, 09:49:41 PM
Apakah di sini ada pembahasan sains dan hubungannya dengan agama?
 

Farabi

Desember 03, 2014, 06:50:05 PM
Seorang diktator akan menuntut rakyatnya untuk mengabdi kepada negara. Padahal seharusnya negara itu menjadi pelayan masyarakat.

tolle

Desember 03, 2014, 10:23:20 AM
gan dlu aku pernah coba buat kontrol robot pake stik ps2 tpi ngak jdi,,,,
bisa minta solusinya ....?

taqwimisme

Desember 02, 2014, 12:47:34 PM
nurhalimah
hmm.. bagus blognya..

taqwimisme

Desember 02, 2014, 12:45:40 PM
hallo.. mau nannya ada yg punya tutorial labview? lagi sangat butuh untuk kuliah..  :D

NurHalimah24

Desember 02, 2014, 11:13:09 AM
Halo salam kenal semuanya. bisa kunjungi blog saya ya http://nurhalimah-24.blogspot.com/ terima kasih :)

agus.sucipto99

Desember 01, 2014, 03:32:01 PM
haloo bang syair dari medan... minta alamat email atau no tlp yg bisa dihubungi dong ????

Learner

Desember 01, 2014, 01:03:16 AM
Ini anggota forumnya masih aktif kah?

quietwave

November 30, 2014, 08:24:45 PM
halo?

Show 50 latest
Teknik ini tidak akan menolong kita jika yang ingin kita ketahui umurnya masih hidup, misalnya teman mengobrol kita lewat internet yang mengaku 25 tahun. Penentuan umur menggunakan teknik radiokarbon (radiocarbon dating) berguna untuk menentukan umur tumbuhan atau sisa hewan yang mati sekitar lima ratus hingga lima puluh ribu tahun lampau.

Sejak ditemukan oleh gurubesar kimia University of Chicago, Willard F. Libby (1908-1980) sekitar tahun 1950-an (ia menerima Hadiah Nobel untuk penemuan tersebut pada tahun 1960), teknik radiokarbon telah menjadi perkakas riset sangat ampuh dalam arkeologi, oseanografi, dan beberapa cabang ilmu lainnya. Agar teknik radiokarbon dapat memberitahu umur sebuah objek, objek tersebut harus mengandung carbon organic, yakni karbon yang pernah menjadi bagian dalam tubuh tumbuhan atau hewan. Metode radiocarbon dating memberitahu kita berapa lama yang lalu suatu tumbuhan atau hewan hidup, atau lebih tepat, berapa lama yang lalu tumbuhan atau hewan itu mati.

Uji radiocarbon dapat dilakukan terhadap bahan-bahan seperti kayu, tulang, arang dari perapian perkemahan atau gua purba, atau bahkan kain linen yang digunakan untuk membungkus mummi, karena kain linen itu terbuat dari serat tanaman flax. Karbon adalah salah satu unsur kimia yang dikandung oleh setiap makhluk hidup dalam bentuk macam-macam bahan biokimia, dalam protein, karbohidrat, lipid, hormone, enzim, dsb. Sesungguhnya, ilmu kimia yang mempelajari bahan kimia berbasis karbon disebut “kimia organik” karena dahulu orang yakin bahwa satu-satunya tempat bagi bahan kimia ini adalah makhluk hidup. Kini, orang tahu bahwa kita dapat membuat segala macam bahan kimia organik berbasis karbon dari minyak bumi tanpa harus mengambil dari tumbuhan atau hewan.

Tetapi, karbon dalam makhluk hidup berbeda dalam satu hal penting dari karbon dalam bahan-bahan bukan makhluk hidup seperti batu bara, minyak bumi, dan mineral. Karbon “hidup” mengandung sejumlah kecil atm karbon jenis tertentu yang disebut karbon-14, sedangkan karbon”mati” hanya mengandung atom-atom karbon-12 dan karbon-13. Ketiga macam atom-atom karbon berbeda itu disebut isotop-isotop karbon; mereka semua mempunyai perilaku sama secara kimiawi, tetapi mempunyai berat yang berbeda-beda, atau lebih tepat, mempunyai massa berbeda-beda.

Yang unik seputar karbon-14, disamping massanya, adalah karena mereka radioaktif. Yakni, mereka tidak stabil dan cenderung melapuk, terpecah sambil menembakkan partikel-partikel subatom: disebut partikel-partikel beta. Dengan demikian semua makhluk hidup sebetulnya bersifat radioaktif, meskipun sedikit, yaitu karena memiliki karbon-14. Betul termasuk anda dan saya, kita semua radioaktif. Orang dengan berat 68 kg mengandung sekitar sejuta miliar atom karbon-14 yang menembakkan 200.000 partikel beta setiap menit!!
Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia