Forum Sains Indonesia



*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

ytridyrevsielixetuls

Kemarin jam 07:05:18 PM
gigi bolong gak bisa disembuhin, mas. bisanya ditambal.

aji saka

Pebruari 03, 2016, 02:29:01 PM
Assallamuaekum,sahabat forum yg terkasih,,ane mau punya maslah,dgn gigi,,ane,,karena gigi ane pada bolong cuma gagian belakang nya,,,ada yg tau kali obat nya,,,terims,,aji bogor
 

Balya

Januari 31, 2016, 10:31:28 AM
Assalamualaykum, Post terbaru setelah sekian lama tidak muncul
 

Farabi

Januari 12, 2016, 10:14:20 PM
Itu bukan bisnis, emang murni mau nebus dosa, bang.
 

ytridyrevsielixetuls

Januari 12, 2016, 09:05:41 PM
wah saya baru dengar model bisnis ky itu. gimana caranya biar dapet profit?
 

Farabi

Januari 12, 2016, 05:29:09 PM
Mahasiswa yang seneng baca, dan punya android, kalian hubungi aku aja kalau butuh internet, aku nyediain pulsa gratis buat pemakai axis unlimited tiap bulan 50 rb. Kalian hubungi aku aja, aku punya dana untuk satu tahun, nanti kalian share sendiri ke 8 orang, insyaAllah berpahala. Aku yakin betul. A
 

Farabi

Januari 12, 2016, 07:43:58 AM
Kalau anda melihat FarabiPersonalNetword atau FarabiPersonalHotspot konek saja, itu gratis. Pass:123456789

TokoAlatLaboratorium

Januari 11, 2016, 02:10:21 PM
Butuh alat-alat lab?  :D
https://alatlab.org

fiand20

Januari 07, 2016, 09:41:10 AM
Selamat Pagi semua.. :) ;) :D

Show 50 latest

Penelitian di bidang obat-obatan kimia anorganik, akhir-akhir ini telah dikembangkan dengan memanfaatkan ligan-ligan pengkhelat yang terkoordinasi bersama ion-ion logam, kompleks yang terbentuk diarahkan sebagai kontrol dalam bioaktivitas. Agen pengkhelat dari ligan ini memberikan keuntungan dalam stabilitas kompleks yang terbentuk (Ryan E. Mewis. 2010). Asam dipikolinat dapat sebagai ligan anionik berupa dipic2-. Ligan dipikolinat termasuk jenis ligan tridentat dengan tiga atom donor pasangan elektron, yaitu N (nitrogen) dan 2 buah atom O (oksigen). Karena memiliki lebih dari satu atom donor, ligan dipikolinat termasuk ligan jenis pengkhelat (sepit) (Paul M. Pellegrino. 2001).

Dipikolinat ini banyak ditemukan dalam beberapa senyawa alami sebagai suatu produk degradasi oksidatif dari vitamin, koenzim, dan alkaloid, serta merupakan suatu komponen dari fulvic acid. Asam dipikolinat (piridin-2,6-dikarboksilat) juga menunjukkan beberapa fungsi biologis, di antaranya adalah kemampuan untuk aktivasi-inaktivasi dari beberapa mettaloenzim, penghambat transfer elektron, oksidasi LDL, selain itu juga toksisitas yang rendah (low toxicity) dari piridin-2,6-dikarboksilat banyak digunakan dalam model senyawa metallo-pharmaceutical (Zafar A. Siddiqi. 2009).

Akhirnya, asam dipikolinat menjadi salah satu ligan yang paling sesuai untuk senyawa pharmacological yang aktif, karena sifatnya yang rendah toksisitas dan amphophilic (AC. Gozales-Baro. 2005). Turunan asam karboksilat dan piridin telah banyak ditemukan kegunaannya dalam bidang kimia analitik dan sebagai penghambat korosi. Suatu asam dengan gugus karboksilat yang bertetangga dengan atom nitrogen berperan dalam suatu pembentukan reaksi kompleks dengan beragam ion logam (B. Setlow. 1993).

Asam dipikolinat juga merupakan penyusun utama dari bakteri spora. Dalam beberapa bakteri, asam dipikolinat menyumbang 17% dari berat spora. Asam dipikolinat (H2dipic), atau piridin-2,6-dikarboksilat dipercaya merupakan faktor utama yang berperan dalam melindungi spora dari panas dan radiasi UV (Alper Tolga, et al. 2009). Senyawa ini juga berperan untuk menjaga kestabilan dan pertumbuhan spora. Asam dipikolinat dalam sistem biologis, dipelajari pertama kali oleh Udo pada tahun 1936. Keberadaan asam piridin-2,6-dikarboksilat pada spora bakteri dipelajari oleh Powell pada tahun 1953. Molekul ini juga terdapat pada beberapa jamur.

Molekul ini tidak bereaksi dalam beberapa perubahan kimia, karena sifatnya yang inert dan tidak reaktif, tetapi mendapat perhatian yang lebih dalam bidang biologi, karena keberadaannya pada spora bakteri. Molekul asam piridin-2,6-dikarboksilat juga merupakan suatu agen pengkelat yang utama, sifat ini telah dipelajari dalam pergeseran kesetimbangan chiral-induced, yang dikenal juga sebagai efek Pfeiffer. Efek ini telah digunakan untuk membuktikan kemampuan optis dari kelat ion dipikolinat dengan beberapa logam lanthanida.

Diskusikan lebih lanjut di forum

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia