Forum Sains Indonesia



*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

Excalnewgate

April 16, 2015, 02:50:32 PM
Hallo salam kenal semua dan mohon bimbinganya ya, kedepanya.

NatsukiReza

April 16, 2015, 01:53:57 PM
maksih infonya gan
 

jasen

April 16, 2015, 01:36:33 PM
@NatsukiReza
Lanjutkan topik lama yang berhubungan dengan pertanyaan yg ingin diajukan, atau buat topik baru, di sub Forum yang sesuai.

NatsukiReza

April 16, 2015, 01:19:56 PM
gimana cara buat pertanyaan di forum ?? :D

Hanifyuand

April 12, 2015, 09:33:01 PM
Topik kita kan sains. Ustad gw ngomong jangan ditabrakin, entar timbul ketidakyakinan. Percayalah temen gw pernah ngalamin. Dia sekarang kerja di CERN. Dia sempet mau ateis gara-gara belajar partikel gitu-gitu

lutfiadi

April 11, 2015, 06:31:18 AM
agama hanif adalah agama sebelum nabi muhammad

laskar08

April 08, 2015, 01:01:18 PM
ayo ramaikan peluang usaha bisnis online di internet. sebuah Peluang Usaha yang bisa dikerjakan di rumah saja....  ;)

laskar08

April 08, 2015, 12:59:21 PM
ayo ramaikan peluang usaha bisnis online di internet. sebuah Peluang Usaha yang bisa dikerjakan di rumah saja....  ;)
 

Muztank

April 03, 2015, 01:25:02 AM
ramaikan forumsains :D
 

nʇǝʌ∀

Maret 31, 2015, 05:45:40 PM
@tresnadr

Jangan beriklan

Show 50 latest

Robert Perry

Teknologi penangkap karbondioksida saat ini menjadi penting mengingat pemanasan global yang terjadi membutuhkan teknologi yang mampu mengurangi emisi gas tersebut ke dalam atmosfer. Hanya saja teknologi yang ada saat ini masih mahal dan tidak efisien.

Dalam Pertemuan Nasional ke-239 American Chemical Society (ACS), Robert Perry dan rekan kerjanya memaparkan bahwa pembangkit listrik batubara merupakan sumber emisi CO2 terbesar. Dari 8.000 pembangkit listrik batubara yang ada di Amerika Serikat, sebanyak 2,8 milyar ton CO2 dilepas ke atmosfer setiap tahunnya. Belum lagi dari 50.000 pembangkit listrik serupa dari seluruh dunia.

Berangkat dari hal tersebut, Robert Perry, seorang ahli kimia bekerja sama dengan GE Global Research di Niskayun, New York, mengembangkan sebuah material yang dalam pengujian skala laboratorium mampu menyerap lebih dari 90% CO2 yang ditambahkan ke dalam sistem.

Aminosilikon, material yang bisa ditemukan dalam produk shampo perawatan rambut, pelembut pakaian atau pun plastik fleksibel yang tahan terhadap suhu tinggi tersebut dikembangkan lebih jauh. Material yang berbentuk larutan tersebut, rencananya akan diuji untuk menyerap CO2 dan kemudian memindahkannya ke sebuah sistem yang berfungsi memisahkan CO2 dari aminosilikon. Larutan aminosilikon selanjutnya akan didaur ulang untuk bereaksi kembali dengan gas dari cerobong asap.

Diskusikan lebih lanjut di forum

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia