Forum Sains Indonesia



*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

jinggapersada

Desember 11, 2014, 09:08:06 AM
GOOD DAYS sahabat saya yg berbaik hati nya salam dari saya

raqiem7

Desember 09, 2014, 09:49:41 PM
Apakah di sini ada pembahasan sains dan hubungannya dengan agama?
 

Farabi

Desember 03, 2014, 06:50:05 PM
Seorang diktator akan menuntut rakyatnya untuk mengabdi kepada negara. Padahal seharusnya negara itu menjadi pelayan masyarakat.

tolle

Desember 03, 2014, 10:23:20 AM
gan dlu aku pernah coba buat kontrol robot pake stik ps2 tpi ngak jdi,,,,
bisa minta solusinya ....?

taqwimisme

Desember 02, 2014, 12:47:34 PM
nurhalimah
hmm.. bagus blognya..

taqwimisme

Desember 02, 2014, 12:45:40 PM
hallo.. mau nannya ada yg punya tutorial labview? lagi sangat butuh untuk kuliah..  :D

NurHalimah24

Desember 02, 2014, 11:13:09 AM
Halo salam kenal semuanya. bisa kunjungi blog saya ya http://nurhalimah-24.blogspot.com/ terima kasih :)

agus.sucipto99

Desember 01, 2014, 03:32:01 PM
haloo bang syair dari medan... minta alamat email atau no tlp yg bisa dihubungi dong ????

Learner

Desember 01, 2014, 01:03:16 AM
Ini anggota forumnya masih aktif kah?

quietwave

November 30, 2014, 08:24:45 PM
halo?

Show 50 latest

21 Des 2008 - Daya Kerja Deterjen

Sebagai bahan pembersih lainnya, deterjen merupakan buah kemajuan teknologi yang memanfaatkan bahan kimia dari hasil samping penyulingan minyak bumi, ditambah dengan bahan kimia lainnya seperti fosfat, silikat, bahan pewarna, dan bahan pewangi. sekitar tahun 1960-an, deterjen generasi awal muncul menggunakan bahan kimia pengaktif permukaan (surfaktan) Alkyl Benzene Sulfonat (ABS) yang mampu menghasilkan busa. Namun karena sifat ABS yang sulit diurai oleh mikroorganisme di permukaan tanah, akhirnya digantikan dengan senyawa Linier Alkyl Sulfonat (LAS) yang diyakini relatif lebih akrab dengan lingkungan.

Pada banyak negara di dunia penggunaan ABS telah dilarang dan diganti dengan LAS. Sedangkan di Indonesia, peraturan mengenai larangan penggunaan ABS belum ada. Beberapa alasan masih digunakannya ABS dalam produk deterjen, antara lain karena harganya murah, kestabilannya dalam bentuk krim/pasta dan busanya melimpah.

Penggunaan sabun sebagai bahan pembersih yang dilarutkan dengan air di wilayah pegunungan atau daerah pemukiman bekas rawa sering tidak menghasilkan busa. Hal itu disebabkan oleh sifat sabun yang tidak akan menghasilkan busa jika dilarutkan dalam air sadah (air yang mengandung logam-logam tertentu atau kapur). Namun penggunaan deterjen dengan air yang bersifat sadah, akan tetap menghasilkan busa yang berlimpah.

Sabun maupun deterjen yang dilarutkan dalam air pada proses pencucian, akan membentuk emulsi bersama kotoran yang akan terbuang saat dibilas. Namun ada pendapat keliru bahwa semakin melimpahnya busa air sabun akan membuat cucian menjadi lebih bersih. Busa dengan luas permukaannya yang besar memang bisa menyerap kotoran debu, tetapi dengan adanya surfaktan, pembersihan sudah dapat dilakukan tanpa perlu adanya busa.

Opini yang sengaja dibentuk bahwa busa yang melimpah menunjukkan daya kerja deterjen adalah menyesatkan. Jadi, proses pencucian tidak bergantung ada atau tidaknya busa atau sedikit dan banyaknya busa yang dihasilkan. Kemampuan daya pembersih deterjen ini dapat ditingkatkan jika cucian dipanaskan karena daya kerja enzim dan pemutih akan efektif. Tetapi, mencuci dengan air panas akan menyebabkan warna pakaian memudar. Jadi untuk pakaian berwarna, sebaiknya jangan menggunakan air hangat/panas.

Pemakaian deterjen juga kerap menimbulkan persoalan baru, terutama bagi pengguna yang memiliki sifat sensitif. Pengguna deterjen dapat mengalami iritasi kulit, kulit gatal-gatal, ataupun kulit menjadi terasa lebih panas usai memakai deterjen.
Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia