Forum Sains Indonesia



*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

Anisa168

Hari Ini jam 12:33:34 AM
mohon bantuannya..
sebuah bola bermassa m dan berjari-jari R terletak pada lantai licin sebuah mobil memiliki percepatan horizontal a1 ke kanan. Berapakah percepatan bola a2? anggap bola menggelinding tanpa tergelincir.diketahi percepatan grafitasi adalah g.

agaricpro

Januari 23, 2015, 11:37:52 AM

lochvigo

Januari 21, 2015, 03:36:15 PM
kenapa terowongan bentuknya bulat? bantu jawab

denumam

Januari 20, 2015, 08:07:54 PM
Kok sepi yah disini??? Ga kaya forum geje sebelah. Mungkin orang indonesia suka yg geje2... :v

SAHABATPD

Januari 20, 2015, 02:57:45 PM
Salam kenal  ;)
 

Gen-I-uSy

Januari 19, 2015, 05:32:53 AM
sekarang latexnya udah ga bisa lagi ya

Taf_id

Januari 18, 2015, 06:00:30 PM
Sebuah mesin carnot dengan reservoir suhu tinggi 640K menyerap kalor sebesar 1250 kaloridengan efisiensi 20%. Berapakah kalor yang di serap  pada reservoir suhu tinggi bila efisiensi mesin naik menjadi 50%? Mohon di jawab dengan langkah2nya. Terima kasih
 

ch0c0

Januari 17, 2015, 07:21:24 PM
siapa aja yg online ni ;D

navymadagaskar

Januari 17, 2015, 02:15:50 PM
kalau mau ttg partikel tuhan,saya sedikit tahu tp ni mencakup ilmu tasawwuf modern

navymadagaskar

Januari 17, 2015, 02:14:45 PM
salam kenal semuanya
 :)

Show 50 latest

21 Des 2008 - Daya Kerja Deterjen

Sebagai bahan pembersih lainnya, deterjen merupakan buah kemajuan teknologi yang memanfaatkan bahan kimia dari hasil samping penyulingan minyak bumi, ditambah dengan bahan kimia lainnya seperti fosfat, silikat, bahan pewarna, dan bahan pewangi. sekitar tahun 1960-an, deterjen generasi awal muncul menggunakan bahan kimia pengaktif permukaan (surfaktan) Alkyl Benzene Sulfonat (ABS) yang mampu menghasilkan busa. Namun karena sifat ABS yang sulit diurai oleh mikroorganisme di permukaan tanah, akhirnya digantikan dengan senyawa Linier Alkyl Sulfonat (LAS) yang diyakini relatif lebih akrab dengan lingkungan.

Pada banyak negara di dunia penggunaan ABS telah dilarang dan diganti dengan LAS. Sedangkan di Indonesia, peraturan mengenai larangan penggunaan ABS belum ada. Beberapa alasan masih digunakannya ABS dalam produk deterjen, antara lain karena harganya murah, kestabilannya dalam bentuk krim/pasta dan busanya melimpah.

Penggunaan sabun sebagai bahan pembersih yang dilarutkan dengan air di wilayah pegunungan atau daerah pemukiman bekas rawa sering tidak menghasilkan busa. Hal itu disebabkan oleh sifat sabun yang tidak akan menghasilkan busa jika dilarutkan dalam air sadah (air yang mengandung logam-logam tertentu atau kapur). Namun penggunaan deterjen dengan air yang bersifat sadah, akan tetap menghasilkan busa yang berlimpah.

Sabun maupun deterjen yang dilarutkan dalam air pada proses pencucian, akan membentuk emulsi bersama kotoran yang akan terbuang saat dibilas. Namun ada pendapat keliru bahwa semakin melimpahnya busa air sabun akan membuat cucian menjadi lebih bersih. Busa dengan luas permukaannya yang besar memang bisa menyerap kotoran debu, tetapi dengan adanya surfaktan, pembersihan sudah dapat dilakukan tanpa perlu adanya busa.

Opini yang sengaja dibentuk bahwa busa yang melimpah menunjukkan daya kerja deterjen adalah menyesatkan. Jadi, proses pencucian tidak bergantung ada atau tidaknya busa atau sedikit dan banyaknya busa yang dihasilkan. Kemampuan daya pembersih deterjen ini dapat ditingkatkan jika cucian dipanaskan karena daya kerja enzim dan pemutih akan efektif. Tetapi, mencuci dengan air panas akan menyebabkan warna pakaian memudar. Jadi untuk pakaian berwarna, sebaiknya jangan menggunakan air hangat/panas.

Pemakaian deterjen juga kerap menimbulkan persoalan baru, terutama bagi pengguna yang memiliki sifat sensitif. Pengguna deterjen dapat mengalami iritasi kulit, kulit gatal-gatal, ataupun kulit menjadi terasa lebih panas usai memakai deterjen.
Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia