Forum Sains Indonesia



*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

Anisa168

Januari 30, 2015, 12:33:34 AM
mohon bantuannya..
sebuah bola bermassa m dan berjari-jari R terletak pada lantai licin sebuah mobil memiliki percepatan horizontal a1 ke kanan. Berapakah percepatan bola a2? anggap bola menggelinding tanpa tergelincir.diketahi percepatan grafitasi adalah g.

agaricpro

Januari 23, 2015, 11:37:52 AM

lochvigo

Januari 21, 2015, 03:36:15 PM
kenapa terowongan bentuknya bulat? bantu jawab

denumam

Januari 20, 2015, 08:07:54 PM
Kok sepi yah disini??? Ga kaya forum geje sebelah. Mungkin orang indonesia suka yg geje2... :v

SAHABATPD

Januari 20, 2015, 02:57:45 PM
Salam kenal  ;)
 

Gen-I-uSy

Januari 19, 2015, 05:32:53 AM
sekarang latexnya udah ga bisa lagi ya

Taf_id

Januari 18, 2015, 06:00:30 PM
Sebuah mesin carnot dengan reservoir suhu tinggi 640K menyerap kalor sebesar 1250 kaloridengan efisiensi 20%. Berapakah kalor yang di serap  pada reservoir suhu tinggi bila efisiensi mesin naik menjadi 50%? Mohon di jawab dengan langkah2nya. Terima kasih
 

ch0c0

Januari 17, 2015, 07:21:24 PM
siapa aja yg online ni ;D

navymadagaskar

Januari 17, 2015, 02:15:50 PM
kalau mau ttg partikel tuhan,saya sedikit tahu tp ni mencakup ilmu tasawwuf modern

navymadagaskar

Januari 17, 2015, 02:14:45 PM
salam kenal semuanya
 :)

Show 50 latest
Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menilai fenomena Unidentified Flying Object (UFO) bukan sebagai bagian dari pembahasan secara scientific (ilmiah,red). Pasalnya, keberadaan UFO ini tidak pernah bisa dibuktikan secara ilmiah.

"Dalam nomenklatur kajian antariksa, UFO tidak pernah masuk sebagai kajian ilmiah," ujar Peneliti LAPAN, Thomas Djamaludin, Selasa (8/4).

Thomas mengakui bahwa ada sebagian masyarakat yang mengaku pernah menyaksikan atau melihat objek luar angkasa yang berbentuk seperti topi dan bercahaya, ataupun bentuk lainnya, dan menyebutnya sebagai UFO. Bahkan, dari informasi yang diperoleh Republika, pada Juni mendatang, pemburu UFO dari seluruh Indonesia akan berkumpul di Bandung untuk menantikan datangnya penampakan UFO. Mengenai hal ini, Thomas menegaskan, berbagai kesaksian dari orang yang pernah melihat benda luar angkasa yang disebut UFO ini tidak pernah bisa dibuktikan secara ilmiah. "Kesaksian-kesaksian itu sifatnya lebih personal saja," cetus dia.

Beberapa waktu yang lalu, kata Thomas, National Aeronautics and Space Administration (NASA) pernah melakukan kajian terhadap foto sebuah object yang bercahaya dan bentuknya mirip Apollo. Gambar objek tersebut difoto oleh salah seorang astronot saat penerbangan Apollo.

Dari hasil kajian NASA, kata Thomas, objek dalam foto itu ternyata salah satu bagian dari Apollo itu sendiri. Dengan demikian, kata dia, NASA pun tidak pernah memiliki bukti secara ilmiah adanya UFO.

Thomas menambahkan, dirinya pernah melihat di internet ada gambar makhluk luar angkasa yang tengah dibedah oleh sekelompok ilmuwan. Anehnya, kata dia, kalau hal itu memang itu benar terjadi, kenapa sampai sekarang, tidak pernah ada paper ilmiah yang menjelaskan soal itu.

"Bagi kalangan ilmuwan, hal ini merupakan sebuah prestasi yang dapat mengantarkannya memperoleh nobel. Jadi, tidak mungkin disembunyi-sembunyikan," cetus dia.

Meski begitu, Thomas menjelaskan, dalam nomenklatur astronomi, memang terdapat kajian khusus mengenai kemungkinan adanya kehidupan lain di luar Bumi. Nama kajian itu adalah Bio Astronomi.

Tapi, kata dia, dalam Bio Astronomi ini, kajiannya difokuskan pada kemungkinan-kemungkinan kehidupan lain di luar angkasa berdasarkan indikator-indikator tertentu yang memang bisa dibuktikan menjadi penunjang kehidupan.

Menurut Thomas, masih adanya sebagian masyarakat yang mempercayai UFO merupakan hak masyarakat. Meski demikian, Thomas menghimbau, jika ada masyarakat yang menyaksikan fenomena antariksa seperti benda bergerak disertai cahaya, sebaiknya segera melaporkan ke LAPAN.

"Nanti, kami akan melakukan kajian secara ilmiahnya sehingga bisa menjelaskan kepada masyarakat," jelas dia.
Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia