Forum Sains Indonesia



*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

dhea252

Agustus 19, 2016, 11:20:05 AM
Very good idea you've shared here, from here I can be a very valuable new experience. all things that are here will I make the source of reference, thank you friends.
http://obatambeien.tasikstore.com/
http://obatambeien.healthylifeindonesia.com/
http://obatambeien.bestagaric.web.id/
http://obat

dhea252

Agustus 19, 2016, 11:19:44 AM
Thanks for sharing, success always
http://obatambeien.tasikstore.com/

kez0223

Agustus 18, 2016, 09:14:36 AM
Thanks for sharing, success always

http://obatkolesterol.healthylifeindonesia.com/

kez0223

Agustus 18, 2016, 09:14:11 AM

kez0223

Agustus 18, 2016, 09:13:27 AM
The information is so exciting, very enjoyable to be listened

http://obatkolesterol.best-agaric.net/
http://obatkolesterol.best-agaric.com/

kez0223

Agustus 18, 2016, 09:12:56 AM
It is interesting to read, I hope the future is much better


http://obatkolesterol.agaricpro.info/
http://obatkolesterol.agaricpro.net/

kez0223

Agustus 18, 2016, 09:12:19 AM
Wow, I like the way you design this web... It's so beautiful.

http://obatkolesterol.agaricpro.biz/
http://obatkolesterol.agaricpro.org/

kez0223

Agustus 18, 2016, 09:11:35 AM

auzyouchen

Agustus 03, 2016, 09:53:07 AM
selamat pagi
Kutip

agaricback

Juli 29, 2016, 08:43:47 AM
ada hukum archimedes yang dimana masanya berkurang karena adanya udara..
http://goo.gl/aXAJAC | http://goo.gl/4nts9p | http://goo.gl/SqrQc0 | http://goo.gl/H4YOdC |

Show 50 latest

Indonesia dan negara-negara Asia terkenal dengan makanan yang diproduksi melalui fermentasi substrat padat yang mengandung pati dalam jumlah banyak. Contohnya adalah tape singkong dan tape ketan dari Indonesia, chiu-niang dari Cina, arak dari tape ketan dari Vietnam, dan lain-lain. Proses fermentasi tersebut menggunakan dua kelompok mikroorganisme yang memiliki peran berbeda-beda, kelompok pertama akan memecah pati menjadi glukosa, sedangkan kelompok kedua akan mengubah glukosa menjadi etanol. Mikroorganisme yang sering ditemui dan merupakan anggota kelompok pertama adalah Amylomyces rouxii (Nout 2007).

A. rouxii adalah anggota tunggal dari genus Amylomyces. Genus serta spesies tersebut pertama kali dideskripsikan oleh Clamette pada tahun 1892. Kapang tersebut tumbuh dengan cepat dan banyak menghasilkan klamidospora; sporangia tidak atau tidak sempurna terbentuk, mirip dengan Rhizopus, dengan apofisis yang kecil; sporangiofor tegak dengan atau tanpa rizoid. Sinonim A. rouxii adalah Chlamydomucor oryzae, C. rouxii, C. rouxianus, C. javanicus, dan Rhizopus chlamydosporus (Ellis et al. 1976).


(Ellis et al. 1976)

Karakteristik A. rouxii yang menguntungkan dalam proses fermentasi substrat padat yang mengandung pati adalah kemampuan kapang tersebut dalam menghasilkan enzim amyloglucosidase, kemampuannya tumbuh pada substrat mentah (belum dimasak), serta ketidakmampuannya bersporulasi (Nout 2007). Amyloglucosidase (EC 3.2.1.3), atau juga sering disebut amylase, adalah enzim yang berfungsi memutus ikatan alpha-1,4 glikosida pada rantai polisakarida. Hasil akhir dari hidrolisis tersebut adalah dextrins, oligosakarida, maltosa and D-glukosa. Proses tersebut dikenal dengan sakarifikasi. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Dung et al. (2006) menunjukkan bahwa A. rouxii mampu merubah 25% pati menjadi glukosa setelah inkubasi selama tiga hari, serta menghasilkan amyloglucosidase hingga 0,43 U/g.

Walaupun banyak penelitian tentang A. rouxii telah dilakukan, namun kapang tersebut masih menjadi misteri, antara lain adalah habitat alami A. rouxii serta evolusinya. Penggunaan ragi tape yang luas di masyarakat Indonesia membuka peluang banyaknya variasi A. rouxii yang dapat dijadikan sampel dalam memecahkan misteri tersebut.

Daftar Pustaka

  1. Dung, N.T.P., F.M. Rombouts & M.J.R. Nout. 2006. Functionality of selected strains of moulds and yeasts from Vietnamese rice wine starters. Food Microbiology 23: 331 –- 340.
  2. Ellis, J.J., L.J. Rhodes & C.W. Hasseltine. 1976. The Genus Amylomyces. Mycologia, 68(1): 131 — 143.
  3. Nout, R.M.J. 2007. The colonizing fungus as a food provider. Dalam. Dijksterhuis, J. & R.A. Samson. 2007. Food mycology: A multifaceted approach to fungi and food. CRC Press, Newark: 335 — 352.
Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia