Forum Sains Indonesia



*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 22, 2012, 12:15:59 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
 

bangnono_swedye

Mei 20, 2012, 05:23:03 PM
pertanyaa2 ane di forum kesehatan cuma2 diliaat2in aj, kagak ada yang komen ato ngasih jawaban :'( kebiasaan di forsa kah..?? :'(
 

arydhamayanti

Mei 20, 2012, 07:41:11 AM
minggu pagi yang cerah!! ^^ have a glorious day.. :)

Bocah_whilly

Mei 19, 2012, 11:54:17 PM
APAKAH YANG BISA KALIAN LAKUKAN BAGI UMAT MANUSIA, SEBELUM KALIAN MENUNTUT AGAR UMAT MANUSIA MENGHORMATI KALIAN.
 

Farabi

Mei 19, 2012, 10:17:40 PM
Ooo mau adu siapa yang paling egois? Silahkan. ;D

Bocah_whilly

Mei 19, 2012, 09:18:57 PM
ni malem bener dah, bener-bener males.
knp sih muslim pada manja semua, klau gak suka gak usah baca. ingat dinegara ini kalian itu mayoritas dan kami minoritas. lu tau gak? kristen itu brisik, islam apalagi.... ;D
 

arydhamayanti

Mei 19, 2012, 07:14:32 PM
sepi..
 

Ridho Fikri Almi

Mei 18, 2012, 08:37:08 AM
Bro, liat blog aku ya http://ridhofikrialmi.blogspot.com/
 

arydhamayanti

Mei 17, 2012, 11:43:57 AM
sudah berabad2 tidak abseenn... pengen aktif lagi... *berasa asing euy*
 

skuler

Mei 17, 2012, 03:14:23 AM
LIBUR PANJANG TELAH TIBAAA... HEHEHE

Show 50 latest

Aluminium adalah material yang banyak sekali digunakan untuk konstruksi, mulai dari sepeda, otomotif, kapal laut hingga pesawat udara. Keunggulan material aluminium adalah berat jenisnya yang ringan dan kekuatannya yang dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan. Kekuatan aluminium biasanya ditingkatkan dengan cara paduan (alloying) dan memberi perlakuan panas (heat treatment).

Kebanyakan material aluminium ditingkatkan kekuatannya dengan suatu mekanisme penguatan bahan logam yang disebut precipitation hardening. Dalam precipitation hardening harus ada dua fasa, yaitu fasa yang jumlahnya lebih banyak disebut matriks dan fasa yang jumlahnya lebih sedikit disebut precipitate. Mekanisme penguatan ini meliputi tiga tahapan, yaitu solid solution treatment : memanaskan hingga diatas garis solvus untuk mendapatkan fasa larutan padat yang homogen, quenching : didingan dengan cepat untuk mempertahankan struktur mikro fasa padat homogen agar tidak terjadi difusi, dan aging : dipanaskan dengan temperatur tidak terlalu tinggi agar terjadi difusi fasa alpha pada jarak pendek membentuk precipitate.

Paduan aluminium kekuatan tinggi seperti Al-7075, 7050, dan 2024 yang banyak dipakai pada struktur pesawat terbang memiliki kekurangan dan keterbatasan, khususnya pada kombinasi kekuatan dan tahanan retaknya. Al-7075 memiliki tahan yang buruk terhadap korosi jenis exfoliation dan stress-corrosion-cracking (SCC), khususnya jika mengalami perlakuan panas T6. SCC adalah retak merambat yang terjadi pada lingkungan korosif karena adanya tegangan. Pada Al-7075, tahanan terhadap SCC dapat ditingkatkan melalui overaging misalnya dengan memberi perlakuan panas T73. Perlakuan panas T73 merupakan perlakuan panas dengan two stage aging, yaitu pada temperatur konstan 121°C dan konstan 171°C. Namun, pemberian perlakuan panas T73 dapat menurunkan kekuatan hingga 10-15 % dari kekuatan maksimum yang dapat dicapai melalui perlakuan panas T6.

Solusi untuk meningkatkan tahanan SCC dan tahanan retak (fracture toughness) dengan tetap mempertahankan kekuatan dari perlakuan panas T6 adalah dengan menerapkan Retrogression dan reaging (RRA). RRA adalah suatu cara baru perlakuan panas (heat treatment) yang diterapkan pada paduan aluminium yang mengalami precipitation hardening . RRA ini dapat dilakukan pada paduan aluminium kekuatan tinggi seri 7xxx (dengan bahan paduan Al-Mg-Zn-Cu ). Melalui RRA maka akan didapatkan paduan aluminium dengan kekuatan pada perlakuan panas T6 dan tahanan SCC sebagaimana perlakuan panas T73.

Retrogression and Reaging dapat dilakukan dengan tahap-tahap berikut :

  1. Solution heat treatmment pada suhu 470°C
  2. Quenching pada temperatur ruang
  3. Artificial aging selama 24 jam pada temperatur 120°C
  4. Retrogression, yaitu pemanasan singkat (sekitar 40 menit) pada temperatu tinggi (200-280 °C)
  5. Quenching , kemudian Re-aging seperti pada T6, yaitu dengan temperatur 120°C selama 24 jam

Langkah 1 s.d. 3 adalah tahapan pada perlakuan panas T6.

Prosedur diatas menunjukkan bahwa material yang dihasilkan memiliki sifat kekutan tarik dan tahanan retak material sama dengan hasil perlakuan panas T6 namun dengan tahanan stress-corrosion-cracking yang meningkat.

Namun demikian, RRA tidak hanya meningkatkan kekuatan material, tetapi konduktivitas elektrik material juga meningkat seiring bertambahnya waktu retrogression. Hasil eksprerimen menunjukkan konduktivitas elektrik meningkat secara proporsional terhadap tahanan SCC ketika dilakukan aging seperti pada perlakuan panas T6.

RRA heat treatment saat ini dipakai dalam pengembangan beberapa paduan aluminium, antara lain adalah seri 7150 dan 7055. Kedua paduan ini memiliki banyak aplikasi pada struktur pesawat udara. Contohnya adalah struktur upper wing Boeing-777 yang dibuat dari lempengan aluminium 7055-T7751 dan ekstrusi T77511.

Komentar *

1) Re: punya bahan tentang pemilihan bahan
Ditulis oleh 0 pada Juli 12, 2007, 05:37:41 PM
Dear Azhi Hakim
              Salam kenal bagi anda, sepertinya anda sangat tau tentang material. apabila anda punya bahan tentang pemilihan bahan suatu perkakas atau suatu produk dengan detil,  bisa d kirimkan ke email saya sami_02@plasa.com....Mudah2an kita saling memberi bantuan.

Regards

SAMI

2) Re: RRA: Solusi Atasi Stress Corrosion Cracking
Ditulis oleh 0 pada Januari 05, 2008, 01:16:47 PM
setau saya aluminium memiliki sifat korosi yang tinggi (lebih tinggi dari besi dan baja), namun korosi dari alumunium itu tidak merusak dan malah melindungi logam itu sendiri. yang dikenal dengan aluminium oksida.
sayangnya untuk proses penyambunga(pengelasan) alumunium oksida harus dibersihkan terlebih dahulu, agar hasil pengelasan lebih maksimal.
pertanyaan saya:
1)seberapa cepat pembentukan aluminium oksida tersebut??
2)bagaimana cara membersihkan aluminium oksida tersebut dari permukaan aluminium??

terimakasih atas jawabannya.
3) Re: RRA: Solusi Atasi Stress Corrosion Cracking
Ditulis oleh 0 pada Maret 05, 2008, 11:39:16 AM
saya tertarik tentang material alumunium. kebetulan saya sedang butuh info ttg sifat alumunium pada pengolhan pangan.
kasus ini terjadi pada saat menggoreng/merebus dengan perkakas alumunium (ex:wajan).
setahu saya alumunium akan korosif bila bereaksi dengan asam/basa
nah, untuk bahan non asam/basa, apakah alumunium bersifat korosif bila bereaksi dengan panas/air yang dipanaskan?jadi bisa mbuat makanan menjadi toxic tidak? terima kasih....email: prima_hi@yahoo.com
4) Re: RRA : Solusi Atasi Stress Corrosion Cracking
Ditulis oleh anzooe pada Agustus 14, 2008, 09:54:41 AM
saya anggota baru,saya jg sangt tertarik tentang aluminium,terlebih pengelasanny,saya mau nanya ne,,'bagaimana proses pengelasan aluminium dengan water cooler,cara kerjanya bagaimana,kekuatan lasannya itu jg gimana,trs kekurangan dan kelebihannya,debit airnya juga tolong jelasin donk,.!kirim ke emailq aj ya:anzooe@ymail.com,makasih sebelumnya..salam
5) Re: RRA : Solusi Atasi Stress Corrosion Cracking
Ditulis oleh FREDDY pada Mei 06, 2009, 01:24:09 AM
saya pengguna aluminium, biasa saya gunakan untuk box dengan bahan yang ada dipasaran, mo nanya ne!!! "untuk pengecatan aluminium (painting) agar hasilnya tidak mudah mengelupas bagaimana seharusnya prosedurnya dan menggunakan cat type apa????" mohon bantuan untuk dijelaskan thank .....   email : emsad@telkom.net
Diskusi dan komentar dipindah ke forum.
Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia