Forum Sains Indonesia



*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

cocack

April 27, 2016, 07:12:57 PM
ada yang on di forum matematika

Ebii

April 25, 2016, 10:26:04 AM
guysss gimana sih caranya posting
 

nʇǝʌ∀

April 17, 2016, 10:48:08 AM
@ytridyrevsielixetul

mang kenapa lagi sih? harga minyak anjlok plus kredit macet sektor properti?

*dobel ruginya*

sinjo

April 12, 2016, 09:15:18 PM
 

ytridyrevsielixetuls

April 02, 2016, 05:01:07 PM
benarkah tahun ini dunia akan mengalami resesi ekonomi besar-besaran?

tdccrew666

Maret 31, 2016, 09:35:21 PM
misi boosss
mau minta tolong untuk data mining ada metode "1R Holte" itu metode nya bagaimana ya?? kalau ada sekalian contoh kasus,,, referensi jurnal juga gak papa,,,,,, :) :)

deviana_putri99

Maret 30, 2016, 08:56:25 PM
 :)
 

nʇǝʌ∀

Maret 30, 2016, 04:35:18 PM
@jhonabundance
@rodadua


dimohon tidak beriklan di shoutbox. terma kasih.

@endahsulis20

maksudnya tidak bisa posting gimana? apakah tidak ada captcha?

endahsulis20

Maret 30, 2016, 03:24:11 PM
cara posting gmn sih?

rodadua

Maret 28, 2016, 08:54:28 AM
bisa referensi nih pak boss http://dealermotor.id dan http://kredit-motorhonda.com

Show 50 latest
tembakauBidang pertanian saat ini menghasilkan perkembangan bioteknologi molekular yang pesat, yang dapat menawarkan cara yang lebih murah daripada pembuatan vaksin dan obat tradisional melalui pabrik. Para ilmuwan telah menemukan tembakau yang menyehatkan setelah memodifikasi faktor genetiknya. Tembakau ini dapat digunakan untuk mengobati diabetes tipe 1.

Peneliti Eropa mengatakan telah menghasilkan tembakau yang mengandung senyawa anti-inflamasi (anti-peradangan) yang disebut interleukin-10 (IL-10) yang dapat membantu pasien diabetes tipe 1 yang masih menggantungkan insulin. Sejumlah perusahaan kimia pertanian, termasuk Bayer dan Syngenta, telah mencari cara untuk membuat kompleks protein dalam tanaman obat-obatan, meskipun membutuhkan proses yang lambat.

Pada saat ini, kebanyakan obat-obatan dan vaksin diproduksi melalui kultur sel dan kultur jaringan. Namun, Mario Pezzotti dari Universitas Verona, yang memimpin studi tentang tembakau yang diterbitkan dalam jurnal BMC Biotechnology, percaya bahwa tembakau tumbuh lebih efisien semenjak tanaman dunia memiliki biaya rendah untuk menghasilkan protein obat.

Berbagai jenis tanaman telah dipelajari oleh sejumlah ilmuwan di seluruh dunia, tetapi tembakau merupakan tanaman yang paling digemari dalam hal riset. "Tembakau adalah tanaman yang fantastis karena mudah mentransformasi genetik dan dengan mudah dapat mempelajari seluruh tanaman dari satu sel," ungkap Pezzotti. Kelompoknya bekerja dan menaruh minat terhadap tembakau raksasa, yaitu Philip Morris, yang mendukung konferensi tanaman berbasis obat di Verona pada bulan Juni.

Pezzotti dan koleganya - yang menerima dana untuk penelitiannya dari Uni Eropa - sekarang berencana untuk megujicobakan tanaman tersebut ke tikus yang memiliki penyakit autoimmune untuk mengetahui responnya.

Selanjutnya, mereka ingin menguji apakah pengulangan dosis kecil dapat membantu mencegah penyakit kencing manis pada orang, ketika diberikan bersamaan dengan senyawa lain yaitu glutamic acid decarboxylase (GAD65), yang juga telah diproduksi di tanaman tembakau.

Diamyd, perusahaan bioteknologi di Swedia sudah menguji secara konvensional vaksin GAD65 terhadap penderita diabetes dalam masa uji coba klinis. Bidang pertanian molekuler belum menghasilkan produk komersial pertama, walaupun Israel Protalix BioTherapeutics telah melakukan uji klinis lanjutan pada enzim untuk pengobatan penyakit Gaucher yang dihasilkan melalui kultur sel wortel. Protalix rencana untuk mengirimkan obatnya untuk persetujuan dari Amerika Serikat dan Israel.
Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia