Berita: Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?


Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Termometer adalah alat untuk mengukur suhu. Termometer Merkuri adalah jenis termometer yang sering digunakan oleh masyarakat awam. Merkuri digunakan pada alat ukur suhu termometer karena koefisien muainya bisa terbilang konstan sehingga perubahan volume akibat kenaikan atau penurunan suhu hampir selalu sama.

Alat ini terdiri dari pipa kapiler yang menggunakan material kaca dengan kandungan Merkuri di ujung bawah. Untuk tujuan pengukuran, pipa ini dibuat sedemikian rupa sehingga hampa udara. Jika temperatur meningkat, Merkuri akan mengembang naik ke arah atas pipa dan memberikan petunjuk tentang suhu di sekitar alat ukur sesuai dengan skala yang telah ditentukan. Skala suhu yang paling banyak dipakai di seluruh dunia adalah Skala Celcius dengan poin 0 untuk titik beku dan poin 100 untuk titik didih.

Termometer Merkuri pertama kali dibuat oleh Daniel G. Fahrenheit. Peralatan sensor panas ini menggunakan bahan Merkuri dan pipa kaca dengan skala Celsius dan Fahrenheit untuk mengukur suhu. Pada tahun 1742 Anders Celsius mempublikasikan sebuah buku berjudul “Penemuan Skala Temperatur Celsius” yang diantara isinya menjelaskan metoda kalibrasi alat termometer seperti dibawah ini:

  1. Letakkan silinder termometer di air yang sedang mencair dan tandai poin termometer disaat seluruh air tersebut berwujud cair seluruhnya. Poin ini adalah poin titik beku air.
  2. Dengan cara yang sama, tandai poin termometer disaat seluruh air tersebut mendidih seluruhnya saat dipanaskan.
  3. Bagi panjang dari dua poin diatas menjadi seratus bagian yang sama.

Sampai saat ini tiga poin kalibrasi diatas masih digunakan untuk mencari rata-rata skala Celsius pada Termometer Merkuri. Poin-poin tersebut tidak dapat dijadikan metoda kalibrasi yang akurat karena titik didih dan titik beku air berbeda-beda seiring beda tekanan.

Cara Kerja :

  1. Sebelum terjadi perubahan suhu, volume Merkuri berada pada kondisi awal.
  2. Perubahan suhu lingkungan di sekitar termometer direspon Merkuri dengan perubahan volume.
  3. Volume merkuri akan mengembang jika suhu meningkat dan akan menyusut jika suhu menurun.
  4. Skala pada termometer akan menunjukkan nilai suhu sesuai keadaan lingkungan.

Sumber :

Fred Landis Microsoft Encarta Reference Library 2005
http://en.wikipedia.org/wiki/Thermometer

Artikel Fisika Lainnya

Tanggapan *

1) Re: Termometer - Sistem Pengukuran suhu
oleh 0 pada Juni 30, 2007, 05:49:22 PM
nama lain merkuri is air raksa. Mudahan diingat oleh orang awam

2) Re: Termometer - Sistem Pengukuran suhu
oleh 0 pada September 09, 2007, 05:20:10 PM
forum ini bagus

3) Re: Termometer - Sistem Pengukuran suhu
oleh 0 pada Desember 21, 2007, 02:20:39 PM
penjabaran tentang sejarah pembuatannya kurang detail

4) Re: Termometer - Sistem Pengukuran suhu
oleh 0 pada Januari 25, 2008, 02:37:24 PM
cara kerja nya ga informatif terutama cara kerja bagian ke-2, dasar banget dah !

Di buku fisika smp kelas VII ada yg lebih lengkap. 

5) Re: Termometer - Sistem Pengukuran suhu
oleh 0 pada Pebruari 23, 2008, 10:19:03 AM
good comunity.forward info ke nurin lg y

6) Re: Termometer - Sistem Pengukuran suhu
oleh skuler pada Maret 02, 2008, 08:07:06 PM
ampun kk....awalnya cuman buat ngejar deadline ngumpul tugas....
ampuuuuuun...kaga lagi deee

7) Re: Termometer - Sistem Pengukuran suhu
oleh 0 pada Maret 15, 2008, 07:08:22 PM
Berarti bisa donk kita nemukan termometer yang terbaru. Ntar kita buat aja nama termometer dengan nama sendiri..

8) Re: Termometer - Sistem Pengukuran suhu
oleh tricbs pada Juni 03, 2008, 12:37:48 AM
yang benar air raksa atau raksa saja. menurut saya kata air berarti ya unsur O dan H atau mungkin air mineral atau yang lain. raksa termasuk logam yang pada suhu kamar berwujud cair, raksa dapat pula membeku dan menguap. gimana pak ?

9) Re: Termometer - Sistem Pengukuran suhu
oleh Munawir pada Juni 20, 2008, 08:47:42 AM
Setahu saya semua zat cair yang memiliki sifat termometrik dapat digunakan sebagai termometer. termasuk air biasa. alat yang dibutuhkan relatif sederhana yakni. bekas lampu pijar, pipa kapiler dan air, untuk pemberian skala tetap menggunakan cara yang sama yakni pengkalibrasian termometer.

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan tanggapan.