Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 22, 2012, 02:15:10 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
 

bangnono_swedye

Mei 20, 2012, 05:23:03 PM
pertanyaa2 ane di forum kesehatan cuma2 diliaat2in aj, kagak ada yang komen ato ngasih jawaban :'( kebiasaan di forsa kah..?? :'(
 

arydhamayanti

Mei 20, 2012, 07:41:11 AM
minggu pagi yang cerah!! ^^ have a glorious day.. :)

Bocah_whilly

Mei 19, 2012, 11:54:17 PM
APAKAH YANG BISA KALIAN LAKUKAN BAGI UMAT MANUSIA, SEBELUM KALIAN MENUNTUT AGAR UMAT MANUSIA MENGHORMATI KALIAN.
 

Farabi

Mei 19, 2012, 10:17:40 PM
Ooo mau adu siapa yang paling egois? Silahkan. ;D

Bocah_whilly

Mei 19, 2012, 09:18:57 PM
ni malem bener dah, bener-bener males.
knp sih muslim pada manja semua, klau gak suka gak usah baca. ingat dinegara ini kalian itu mayoritas dan kami minoritas. lu tau gak? kristen itu brisik, islam apalagi.... ;D
 

arydhamayanti

Mei 19, 2012, 07:14:32 PM
sepi..
 

Ridho Fikri Almi

Mei 18, 2012, 08:37:08 AM
Bro, liat blog aku ya http://ridhofikrialmi.blogspot.com/
 

arydhamayanti

Mei 17, 2012, 11:43:57 AM
sudah berabad2 tidak abseenn... pengen aktif lagi... *berasa asing euy*
 

skuler

Mei 17, 2012, 03:14:23 AM
LIBUR PANJANG TELAH TIBAAA... HEHEHE

Show 50 latest

Penulis Topik: misi simulasi mars di luncurkan  (Dibaca 438 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline deathspeel omega

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 40
  • IQ: 19
    • Lihat Profil
misi simulasi mars di luncurkan
« pada: September 14, 2010, 07:57:49 AM »
Misi Simulasi ke Mars Diluncurkan
04 Jun 2010

    * Republika
    * Teknologi

MOSKOW - Rusia meluncurkan misi simulasi ke Mars. Misi selama 520 hari atau 17 bulan di dalam kapsul simulasi tertutup itu diluncurkan di Moskow, Kamis (3/6). Meskipun penerbangan riilnya ke Mars masih beberapa dekade lagi, sekelompok peneliti internasional mencoba menjalani pengalaman menyerupai perjalanan ke Mars. Mereka mengunci diri dalam kapsul selama 17 bulan, seakan sedang mengelilingi planet Mars.

Kru yang akan menjelajah dalam misi ini terdiri atas tiga orang Rusia, satu orang Prancis, satu orang Kolombia-Italia, dan satu orang Cina. Mereka akan menjalani serangkaian uji coba yang digelar oleh proyek the Mars-500.
Proyek ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh lamanya isolasi bagi manusia untuk membantu kru pada penerbangan sesungguhnya di masa depan. Pengaruhnya dilihat dari tingkat stres dan fisiknya.

"Di saat setiap orang berinteraksi satu sama lain di ruang yang sama maka perilaku dan kebiasaannya terlihat sangat cepat. Kebiasaan itu bisa saja mengganggu dan menyebabkan kemarahan, bahkan seperti penyerang-an," kata psikoterapis program ini, Mikhail Baryshev. Program ini ditangani oleh Institute for Medical and Biological Problems di Moskow, bekerja sama dengan the European Space Agency dan Lembaga Resmi Luar Angkasa Cina.

Lamanya waktu pengujian terbagi atas 250 hari waktu perjalanan simulasi ke Mars, 30 hari eksplorasi permukaan, dan 240 hari perjalanan pulang. Uji coba dilakukan di pusat kesehatan luar angkasa di bagian barat Moskow. Fasilitas di sana dibangun untuk percobaan beberapa modul interkoneksi dengan volume mencapai 550 meter kubik (sekitar 20 ribu kaki kubik). Juga imitasi permukaan Mars yang dibangun terpisah untuk fase pendaratan.

Menurut laporan, para peneliti berkomunikasi dengan dunia luar melalui internet yang dirancang sesuai dengan keadaan efek dari perjalanan luar angkasa. Mereka pun makan makanan kaleng seperti yang disediakan di stasiun luar angkasa internasional dan mandi sekali setiap 10 hari. Se-.mua dilakukan mirip dengan kondisi di luar angkasa.

Para kru juga diberi libur dua hari seminggu, kecuali ada simulasi peristiwa darurat. Badan Luar Angkasa Eropa (ESA) mengatakan, kru juga secara rutin bermain video games sebagai bagian program ini guna mengembangkan perangkat lunak personalisasi untuk berinteraksi dengan para kru di masa mendatang.

Charles (31 tahun) dan Diego Urbina yang berdarah Kolombia-Italia (27) adalah teknisi yang dilatih. Wang Yue (26) adalah karyawan di Pusat Pelatihan Luar Angkasa Cina. Kapten Rusia, Alexey Sitev (38), bekerja di Pusat Pelatihan Kosmonot Rusia. Sedangkan kedua kru Rusia lainnya, yaitu Sukhrob Kamolov (32) dan Alexander Smoleyevsky (33) adalah dokter.

Percobaan serupa pernah dilakukan pada 1999-2000. Percobaan dilakukan di tempat yang sama, tetapi sempat terjadi kekacauan saat seorang kru perempuan dari Kanada mengeluhkan perlakuan kapten tim Rusia. Dia juga mengatakan, dua kru asal Rusia berkelahi hingga darah berceceran di dinding. Pejabat Rusia menyatakan insiden itu berkaitan dengan perbedaan budaya dan stres.

Percobaan pada 2009 itu melibatkan empat orang Rusia, satu orang Jerman dan Prancis. Me-reka menjalani tiga bulan isolasi dan berjalan lancar.

Tokoh di lingkup Direktorat Sumber Daya Manusia untuk Program Luar Angkasa ESA, Martin Zell, mengatakan, percobaan pada 2009 itu membantu mempelajari tingkat stres terkait masalah kardiovaskuler dan dampak dari sistem kekebalan tubuh.

Percobaan tersebut memberikan bahan bagi para ilmuwan un-tuk menganalisis kemungkinan masalah yang akan dihadapi para kru eksplorasi Mars mendatang. Tantangan teknologi membuat misi sebenarnya jadi sangat memungkinkan. Salah satunya, dengan dirancangnya pelindung yang efisien dan kompak untuk menangkal radiasi luar angkasa. Amerika Serikat dan Rusia mengembangkan pesawat luar angkasa yang suatu saat dapat digu-nakan untuk misi ke Mars. Tapi, desainnya masih dalam tahap awal. Bulan lalu, Presiden AS, Barack Obama, menyampaikan kepada para karyawan NASA di Cape Canaveral, Florida, bahwa ia berkomitmen pengembangan penerbangan luar angkasa. Obama juga berencana mengirim astronot guna mengelilingi Mars di pertengahan tahun 2030-an.

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia