Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

presellya nur oktavia

Kemarin jam 01:54:42 PM
butuh bantuan yang bisa ngerti scada buat tugas akhir,maaf saya baru disini salam kenal semua
 

Andrew96

April 09, 2014, 09:51:58 PM
info nya menarik smua ya.

Hikikomori

April 09, 2014, 02:59:13 PM
Salam kenal, saya ingin belajar pemrograman C++ melalui forum ini. Mohon bantuan kawan-kawan.
 :)

kaoskaki

April 08, 2014, 11:58:37 AM
salam kenal, klau mau belajar ic ke mana y??
tq

DomoRani

April 07, 2014, 09:48:39 PM
masih bingung gimana caranya mau nanya tentang soal mat ke forum ini -_-

zugite.balap

April 07, 2014, 03:34:36 AM
bingung sob, tugas kuliah bikin naskah dialog tentang pendidik/guru dan dimainkan 8 orang..
 

aisah nuhuyanan

April 06, 2014, 05:24:42 PM
akhirnya berkunjung jg di forsa....

chichara

April 04, 2014, 09:30:40 AM
pagi gan, ada forum yang spesifik bahas dunia perelektronikaan ga nih? i'm newbie  ;D

resistance805

April 02, 2014, 02:03:12 PM
hadirr  ;D
 

bambu

Maret 31, 2014, 01:53:23 PM
hadir...

Show 50 latest

Penulis Topik: Synchronous Rotation  (Dibaca 1289 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline peregrin

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 538
  • IQ: 100
  • Gender: Wanita
  • 'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)
    • Lihat Profil
Synchronous Rotation
« pada: Juni 01, 2009, 09:06:57 PM »
Synchronous rotation banyak dijumpai pada satelit (bulan) dari planet-planet dalam tata surya kita.  Salah satunya adalah, bulan yang periode rotasinya identik dengan periode revolusinya mengelilingi bumi.  Ada hal yang menarik dari mekanisme terjadinya fenomena tersebut.  Kalau kita coba menganalisa gerakan dengan menggunakan konsep special relativity, ditemukan kemiripan dengan mekanisme gerak roda pada sebuah lintasan.

Seandainya kita asumsikan sebuah satelit berada pada pusat roda, ketika sumbu roda (anggap sebagai sumbu satelit juga) berputar dan bagian tepi roda menyentuh jalan (lintasan), maka proses rotasi dan translasi berlangsung.  Synchronous rotation terjadi jika lintasan (di mana tepi roda menyentuh) membentuk lingkaran dengan jejari yang kecil.  Untuk bumi-bulan, tepi 'roda' bulan menyentuh lintasan yang berada di dalam bumi. 

Artinya, terjadinya synchronous rotation memerlukan dua komponen, yaitu : rotasi dan lintasan.  Gerak translasi tidak terjadi jika tidak ada lintasan, meski benda tersebut berotasi pada sumbu putarnya.  Sama seperti roda yang tergantung di udara.  Roda yang berputar akan bertranslasi saat permukaan tepinya menyentuh lintasan.

Cara pandang ini mungkin terlihat tidak biasa, tapi cukup mudah untuk memberikan gambaran sederhana tentang synchronous rotation. 


ditulis ulang dari artikel yang dikirimkan oleh Razan


Free software [knowledge] is a matter of liberty, not price. To understand the concept, you should think of 'free' as in 'free speech', not as in 'free beer'. (fsf)

Offline loser1942

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 558
  • IQ: 17
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Synchronous Rotation
« Jawab #1 pada: Juni 15, 2009, 04:47:43 PM »
hmm.....
gak ngeh aku.
arus baca berulang2 nih

Offline Ammar18

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 84
  • IQ: 0
  • ForSa!
    • Lihat Profil
Re:Synchronous Rotation
« Jawab #2 pada: Maret 01, 2012, 08:48:59 PM »
In astronomy, synchronous rotation is a planetological term describing a body orbiting another, where the orbiting body takes as long to rotate on its axis as it does to make one orbit; and therefore always keeps the same hemisphere pointed at the body it is orbiting. Another way of describing it is that from the surface of the satellite, the main planet appears to be locked in place in the sky as it slowly rotates.

The Moon is in synchronous rotation about the Earth, and Iapetus is in synchronous rotation about Saturn.



 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
799 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 05, 2012, 07:22:08 PM
oleh mhyworld

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia