Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Saya tertarik untuk membahas hasil perhitungan yang hasilnya fantastis seperti tertulis pada bagian tanya jawab berikut :Ada yang mau menjelaskan letak kesalahannya?
begini, kalau kita baca lagi sejarah teori heliosentris, maka kita dapati awalnya hanyalah hipotesa/asumsi bahwa Bumi lah yang bergerak, atas dasar orang melihat posisi bintang-bintang berubah pada beberapa bulan tertentu (ada yang tampak dan ada yang hilang bergantian) sementara matahari dan bulan (terlihat) bergerak seperti biasanya. atau dengan kata lain, awalnya teori itu belum sempurna. tapi terus dikembangkan hingga ketahuan fakta sebenarnya.
Teori aberasi cahaya bintang menganggap obyek bintang yang diamati diam terhadap alam.Adanya Aberasi bisa diketahui bila pengamat bisa mengalami 2 keadaan.<b>Keadaan Pertama, yaitu <u>pengamat diam terhadap obyek yang diamati</u>.</b><b>Keadaan Kedua, yaitu <u>pengamat bergerak (mempunyai kecepatan) terhadap obyek yang diamati</u>.</b>Dua keadaan ini diperlukan untuk mengetahui sudut simpangan yang terbentuk antara bayangan nyata dari obyek yang sebenarnya dengan bayangan semu dari hasil Aberasi.Masalahnya adalah eksperimen yang pernah dilakukan hanya menggunakan satu keadaan pengamat.Jadi, eksperimen Aberasi cahaya bintang yang telah dilakukan masih belum membuktikan Teori Heliosentris. Tetapi, eksperimen lain seperti pengamatan sebuah bintang dan background star-nya lebih bisa membuktikan teori Heliosentris.
tidak ada yang membawa-bawa agama di sini. di komentar mana dari kami yang menyinggung masalah agama? sejarah disini hanya difokuskan pada teori atau hipotesa berdasarkan keadaan logis saja, bukan penilaian manusia atau kepercayaan mereka tentang teori atau hipotesa itu.teleskop dan heliosentris sudah ditemukan pada abad ke-17 sementara teori aberasi cahaya bintang (sepertinya) ditemukan pada abad ke-18, berdasarkan link yg saya ajukan. apakah maksud anda kita hanya mencari tahu bagaimana astronom dan matematikawan abad ke-18 membuktikan kebenaran teori yang sudah terbukti benar mengingat teori aberasi cahaya bintang ditemukan setelah teori heliosentris ?http://en.wikipedia.org/wiki/Aberration_of_light **teori aberasi cahaya bintang lebih muda umurnya daripada teori heliosentris ?
IMO, anda salah menangkap maksud perkataan TS.ketika TS mengatakan jangan membahas masalah agama, artinya dia tidak menginginkan diskusi tentang agama terkait link yang ia berikan di postingannya.jadi ketika TS mengatakan itu, ia sebenarnya tidak menganggap komentar-komentar kita ada unsur agamanya.semua juga tahu di antara kita sejak awal memang tidak ada yang membawa-bawa agama.
http://institutefisika.wordpress.com/2011/10/18/rangkuman/sebenarnya argumen pro-geosentris yang ada di link tsb sangat rumit namun mengapa tidak ada bantahan terhadap argumen sederhana dari kaum pro-heliosentris ?bisakah ia menjelaskan mengapa terjadi pergantian musim ?mengapa terjadi perubahan posisi matahari terhadap horizon setiap musim panas dan dingin ?dan kalau memang matahari mengelilingi Bumi dan Bumi sebagai pusat tata surya berarti sekarang posisi matahari berada di antara Venus dan Mars ?
Kesalahannya mungkina ada di perhitungan Gaya Sentrifugal, dimana massa yang dimasukkan ke dalam rumus seharusnya adalah massa obyek (misalnya manusia yang berada di permukaan bumi)Jadi rumusnya yang benar adalah: F (sentrifugal) = m (manusia) v^2 / r = 50 . 465^2 / 6.400.000 = 1.689..... NJauh lebih kecil daripada gaya Gravitasi: F (Gravitasi) = m . g = 50 . 10 = 500 NJadi Gaya Gravitasi >> Gaya Sentrifugal, sehingga manusia tidak akan terlempar.Untuk masalah benar yang mana antara Geosentris dan Heliosentris, saya masih netral, belum memihak slah satu.Mengutip dari:Sebenarnya menurut teori Geosentris, mataharilah yang berputar mengelilingi bumi, tetapi orbitnya tidak melingkar penuh, orbitnya sesuai dengan garis ekliptika bumi.Saya mendapat inspirasi ini setelah membaca terjemahan pidato Einstein yang mengatakan bahwa secara relatif, pergerakan bumi mengelilingi matahari tidak dapat diamati melalui cahaya. Coba cari sendiri teks pidatonya Albert Einstein waktu di Jepang, saya lupa link-nya. hehehe....
Dimulai oleh reborn Matematika
Dimulai oleh biobio Biologi
Dimulai oleh raisuien « 1 2 3 » Kesehatan
Dimulai oleh viz « 1 2 » Ilmu Ekonomi dan Manajemen
Dimulai oleh bayu220686 « 1 2 » Fisika