Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Selain terus menulis beratus-ratus artikel di jurnal di suratkabar sejak empat dasawarsa lalu, Franz Magnis-Suseno telah menulis 33 buku berbahasa Indonesia dan dua judul berbahasa Inggris. Salah satu karyanya, Pemikiran Karl Marx: Dari Sosialisme Utopis ke Perselisihan Revisionisme, pernah menimbulkan kontroversi ketika pertama kali terbit (1999). Sekelompok orang merazianya di sejumlah toko buku, selain berdemonstrasi dengan cara membakarnya di muka publik. Dengan menulis buku itu ia dianggap menyebarkan ide-ide Marx yang dinyatakan terlarang. Tapi kontroversi akibat kesalahpahaman itu berhenti, dan buku tersebut kemudian dicetak-ulang beberapa kali.
Saya juga sudah baca salah satu buku Franz Magnis -Suseno Pemikiran Karl Marx.Menurut saya banyak orang yang keliru menafsirkan komunisme. Kalau kita telaah sebetulnya tidak ada yang salah dengan komunisme, justru paham ideologi komunisme itu sangat banyak mengandung nilai-nilai kemanusiaan dibandingkan paham ideologi kapitalisme.