Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 23, 2012, 05:18:20 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

army.fice

Hari Ini jam 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Kemarin jam 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Kemarin jam 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Kemarin jam 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Kemarin jam 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Kemarin jam 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
 

bangnono_swedye

Mei 20, 2012, 05:23:03 PM
pertanyaa2 ane di forum kesehatan cuma2 diliaat2in aj, kagak ada yang komen ato ngasih jawaban :'( kebiasaan di forsa kah..?? :'(
 

arydhamayanti

Mei 20, 2012, 07:41:11 AM
minggu pagi yang cerah!! ^^ have a glorious day.. :)

Bocah_whilly

Mei 19, 2012, 11:54:17 PM
APAKAH YANG BISA KALIAN LAKUKAN BAGI UMAT MANUSIA, SEBELUM KALIAN MENUNTUT AGAR UMAT MANUSIA MENGHORMATI KALIAN.

Show 50 latest

Penulis Topik: Professor Termuda AS  (Dibaca 2579 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Professor Termuda AS
« pada: April 27, 2009, 08:11:39 AM »
dari e-mail...

Nelson Tansu meraih gelar Profesor di bidang Electrical Engineering di Amerika sebelum berusia 30 tahun. Karena last name-nya mirip nama Jepang, banyak petinggi Jepang yang mengajaknya "pulang ke Jepang" untuk membangun Jepang. Tapi Prof. Tansu mengatakan kalau dia adalah pemegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila. Namun demikian, ia belum mau pulang ke Indonesia . Kenapa?

Nelson Tansu lahir di Medan , 20 October 1977. Lulusan terbaik dari SMA Sutomo 1 Medan. Pernah menjadi finalis team Indonesia di Olimpiade Fisika. Meraih gelar Sarjana dari Wisconsin University pada bidang Applied Mathematics, Electrical Engineering and Physics (AMEP) yang ditempuhnya hanya dalam 2 tahun 9 bulan, dan dengan predikat Summa Cum Laude. Kemudian meraih gelar Master pada bidang yang sama, dan meraih gelar Doktor (Ph.D) di bidang Electrical Engineering pada usia 26 tahun. Ia mengaku orang tuanya hanya membiayai-nya hingga sarjana saja. Selebihnya, ia dapat dari beasiswa hingga meraih gelar Doktorat. Dia juga merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi Profesor di Lehigh University tempatnya bekerja sekarang.

Thesis Doktorat-nya mendapat award sebagai "The 2003 Harold A. Peterson Best ECE Research Paper Award" mengalahkan 300 thesis Doktorat lainnya. Secara total, ia sudah menerima 11 scientific award di tingkat internasional, sudah mempublikasikan lebih 80 karya di berbagai journal internasional dan saat ini adalah visiting professor di 18 perguruan tinggi dan institusi riset. Ia juga aktif diundang sebagai pembicara di berbagai even internasional di Amerika, Kanada, Eropa dan Asia .

Karena namanya mirip dengan bekas Perdana Menteri Turki, Tansu Ciller, dan juga mirip nama Jepang, Tansu, maka pihak Turki dan Jepang banyak yang mencoba membajaknya untuk "pulang". Tapi dia selalu menjelaskan kalau dia adalah orang Indonesia . Hingga kini ia tetap memegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila dan tidak menjadi warga negara Amerika Serikat. Ia cinta Indonesia katanya. Tetapi, melihat atmosfir riset yang sangat mendukung di Amerika , ia menyatakan belum mau pulang dan bekerja di Indonesia . Bukan apa-apa, harus kita akui bahwa Indonesia terlalu kecil untuk ilmuwan sekaliber Prof. Nelson Tansu.

Ia juga menyatakan bahwa di Amerika, ilmuwan dan dosen adalah profesi yang sangat dihormati di masyarakat. Ia tidak melihat hal demikian di Indonesia . Ia menyatatakan bahwa penghargaan bagi ilmuwan dan dosen di Indonesia adalah rendah. Lihat saja penghasilan yang didapat dari kampus. Tidak cukup untuk membiayai keluarga si peneliti/dosen. Akibatnya, seorang dosen harus mengambil pekerjaan lain, sebagai konsultan di sektor swasta, mengajar di banyak perguruan tinggi, dan sebagianya. Dengan demikian, seorang dosen tidak punya waktu lagi untuk melakkukan riset dan membuat publikasi ilmiah. Bagaimana perguruan tinggi Indonesia bisa dikenal di luar negeri jika tidak pernah menghasilkan publikasi ilmiah secara internasional?

Prof. Tansu juga menjelaskan kalau di US atau Singapore , gaji seorang profesor adalah 18-30 kali lipat lebih dari gaji professor di Indonesia . Sementara, biaya hidup di Indonesia cuma lebih murah 3 kali saja. Maka itu, ia mengatakan adalah sangat wajar jika seorang profesor lebih memilih untuk tidak bekerja di Indonesia . Panggilan seorang profesor atau dosen adalah untuk meneliti dan membuat publikasi ilmiah, tapi bagaimana mungkin bisa ia lakukan jika ia sendiri sibuk "cari makan".

Offline Sky

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 470
  • IQ: 35
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Professor Termuda AS
« Jawab #1 pada: April 27, 2009, 10:07:33 AM »
sedihnya nasib pendidikan di Indonesia.
Coba pemerintah bisa liat postingan ini

Offline insan sains

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 579
  • IQ: 68
  • Gender: Pria
  • Life is Beatiful
    • Lihat Profil
    • Insan Sains
Re: Professor Termuda AS
« Jawab #2 pada: April 27, 2009, 10:42:16 AM »
Dua paragraf terakhir, "ngena" banget tuh.

Indonesia susah gede kalo orang-orang pinternya di ajak "pulang" melulu sama bangsa lain. Jadi ini adalah "PR" negera buat menanggapi aspirasi salah satu putra terbaiknya. ^_^

Btw.. barusan googling dan dapet fotonya, Nelson Tansu.

Menuju Indonesia sebagai THE COUNTRY MASTER OF TECHNOLOGY, 2030

Offline The Houw Liong

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1241
  • IQ: 15
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Sains, Filsafat dan Teknologi
Re: Professor Termuda AS
« Jawab #3 pada: April 27, 2009, 11:23:16 AM »
Beberapa hal perlu diluruskan.
Setahu saya di AS ada Assistant Professor, Associate Professor dan Professor, semuanya disebut Professor.
Prof. Tansu  yang mana ?

Indonesia terlalu kecil untuk Prof. Tansu ?
Lihat apa yang dilakukan oleh pemenang Hadiah Nobel Dr.A. Salam, ia kembali ke Pakistan dan mendirikan Center of Theoretical Physics di Itali terutama untuk keperluan ilmuwan dari negara berkembang.
« Edit Terakhir: April 27, 2009, 11:26:34 AM oleh The Houw Liong »
HouwLiong

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Professor Termuda AS
« Jawab #4 pada: April 27, 2009, 02:58:06 PM »
Beberapa hal perlu diluruskan.
Setahu saya di AS ada Assistant Professor, Associate Professor dan Professor, semuanya disebut Professor.
Prof. Tansu  yang mana ?
PhD masuk yang mana?

Offline biobio

  • Staff
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2442
  • IQ: 220
  • Gender: Pria
  • G. R. W. Tjiasmanto
    • Lihat Profil
    • Natural History
Re: Professor Termuda AS
« Jawab #5 pada: April 27, 2009, 04:11:56 PM »
Inilah yang membuat Indonesia sulit maju. Karena tidak pernah menghargai orang pandai...
Scientia Sapientes Elegit
(Knowledge Choose The Wise One)

Offline The Houw Liong

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1241
  • IQ: 15
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Sains, Filsafat dan Teknologi
Re: Professor Termuda AS
« Jawab #6 pada: April 28, 2009, 03:23:37 PM »
Nelson Tansu

Assistant Professor of Electrical & Computer Engineering
P.C. Rossin Assistant Professor

Ph.D. Electrical Engineering (Concentration: Applied Physics), University of Wisconsin-Madison, May 2003
B.S. Applied Mathematics, Electrical Engineering, and Physics (AMEP), University of Wisconsin-Madison, May 1998 (Curriculum Vitae)

http://www.ece.lehigh.edu/index.php?page=nelson-tansu

Offline utusan langit

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1495
  • IQ: 104
  • Gender: Pria
  • no plan means no future
    • Lihat Profil
    • utusan langit
Re: Professor Termuda AS
« Jawab #7 pada: April 28, 2009, 04:23:48 PM »
Tansu juga merupakan keluarga dari orang-orang yang berpendidikan tinggi!

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia