Jika algoritmanya diketahui maka proses itu dapat disimulasikan dengan komputer. Walaupun dengan superkomputer ternyata hanya berdasarkan "chance" saja tidak mungkin terbentuk urutan yang mengandung inteligensi. Huruf yang diacak bermilyar tahun, tidak akan menghasilkan ensiklopedia.
Sayangnya kondisi di alam tidak pure chance, tapi dibatasi oleh hukum-hukum alam. Rantai DNA yang panjang tidak langsung terangkai keseluruhan, tapi berkembang dari rantai yang lebih pendek.
Jika kita pertimabngkan kondisi, hukum alam, dan faktor-faktor lain, maka kita akan temukan bahwa sebagian besar chance mustahil terwujud, dan nilai probabilitas yang sebenarnya tidak sekecil asumsi awal.