Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Setiap kesalahan(jika ada) pada teori evolusi tidak lantas menjadikan penciptaan langsung benar adanya.Sekarang, coba dibalik, setiap pertanyaan yg anda ajukan pada teori evolusi dibalik menjadi ditujukan pada konsep penciptaan langsung, apa bisa terjawab?Oh, saya tahu. Jawabannya sangat simpel, cukup 1 kalimat saja. "Karena Tuhan berkenan dan berkehendak demikian". Hebat.Jika setiap pertanyaan atas problema yg kita hadapi cukup dijawab dengan itu, sama sekali tidak menjawab apapun, hanya membawa satu pertanyaan ke pertanyaan lainnya yg tak terjawab dan tak berujung.
Saya tidak mempermasalahkan keyakinan seseorang, baik theis atau atheis. Saya hanya tidak setuju jika teori evolusi dibilang "runtuh" lalu digantikan oleh penciptaan langsung, alasannya telah saya sebutkan berulang kali.
Aduh, pada seneng baca buku Harun yahya, ya? sama donk! Memang, sampai sekarang teori evolusi masih menjadi perdebatan sengit antara kaum evolusionis dan para ilmuwan muda yang tidak mempercayainya. Dan sekarang mulai terbukti kalau ternyata teori evolusi itu bukannya menjadi sebuah teori tapi malah berkembang menjadi sebuah kepercayaan yang disebut neo-darwinisme. Sebuah kepercayaan yang berkembang dari teori atheisme yaitu teori yang percaya pada benda-benda fisik dan cenderung tidak percaya pada teori penciptaan. Dan walaupun teori itu sudah lama terbukti tidak sesuai dengan fakta ilmiah semenjak ilmu genetika modern berkembang, tapi mengapa tetap dipercaya oleh para evolusionis dan sebagian orang? Jawabannya mudah saja, pertama para evolusionis tidak mempunyai pilihan lain selain mendukung teori tersebut. Soalnya, mereka cenderung tidak percaya pada teori penciptaan. karena mereka kebanyakan sangat mendewakan ilmu pegetahuan. Padahal, Aristoteles pun pernah menyatakan, "Ilmu pengetahuan yang baik harus didasari dengan iman."Lalu, kenapa masyarakat yang kebanyakan tidak tahu menahu tentang kepercayaan semacam itu juga jadi percaya terhadap teori tersebut? simpel saja, karena selama ini para evolusionis telah mendoktrin masyarakat yang tidak terlalu mengerti tentang hal ini dengan bukti-bukti yang telah direkayasa dan mengajukan berbagai asumsi yang kesannya "ilmiah" kepada khalayak ramai. Padahal, dengan berpikir menggunakan sebuah otak anak TK saja kita sudah bisa menyatakan bahwa itu adalah hal yang mustahil.Coba saja kita survey ke anak TK, kita tanya:"Dek, tau gak kalo manusia berasal dari kera?"Kira-kira jawabannya seperti ini:"Hahaha... mana mungkin? emang aku monyet?"Jadi, kesimpulannya, saya (pribadi) sih gak percaya. Yaiyalah, kalo emang manusia berevolusi dari kera, kenapa sampe sekarang keranya masih ada? terus kalo evolusi itu kebetulan, kenapa kera gak berevolusi jadi apaan, kek! kenapa bisa jadi makhluk yang memepunyai akal pikiran seperti manusia? Terus, kalo karena mutasi gen, bukannya mutasi hanya menyebabkan kerugian atau tidak menguntungkan sama sekali, ya? terus, kenapa kalo iya kera bermutasi, kok bisa jadi yang super duper lebih baik : manusia? Ya gak? ya gak?