Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
pemusnahan virus dilakukan dengan pembakaran jadi susunan tubuh virus yang berupa protein akan musnah. virus juga akan mati prinsip ini juga diterapkan dalam pemberantasan ayam yang diduga kena flu burung
virus tuh hanya punya 1 sel doang ... pada umumnya suka dekembangkan oleh para ilmuan menjadi virus yg lebih ganaz ...
terai gen sendiri sebenarnya hanya bisa diterapkan pada kasus delesi gen, sehingga tidak bisa diterapkan pada semua kondisi
Di dalam praktek terapi, RNAi diinduksi oleh dsRNA sintesis yang disebut ’small interfering RNA’ (siRNA). Kehadiran siRNA ini akan mengikat RNA asli membuat enzim Ribozyme, penghancur RNA asing, menghancurkan RNA asli yang seharusnya "diterjemahkan" menjadi protein. Sifatnya yang spesifik membuat terapi RNAi tergolong aman untuk diterapkan. Melalui RNAi pula, resistensi virus terhadap obat-obatan dapat dihambat. Sayangnya, terapi ini masih sangat tergolong mahal.
Betul, virus bukan sel..ia termasuk jasad hidup NON selular
Contoh untuk virus yang menyebabkan kanker kulit dan AIDS
Maksudnya, ambil contoh virus Flu / Influensa, ini mudah menular / melalui udara. Namun yang ditularkan itu mungkin bukan virus flu yang berada di udara yang berasal dari batuk / bersin dari penderita flu, melainkan zat-zat tertentu ( saya menduga ozon ) yang berasal dari batuk / bersin penderita yang menularkan.Ozon dapat terjadi di udara bebas sebagai hasil reaksi antara loncatan bunga api / energi panas dengan oksigen, misalnya pada musim penghujan dimana sering terjadi kilat. Pada saat2 seperti itu, berdasarkan pengamatan saya, terjadi pula " musim " flu, banyak orang menderita flu. Ozon sebagai zat yang bersifat reaktif, dan kemudian dalam konsentrasi tertentu terhirup oleh orang, itu yang saya maksudkan sebagai faktor luar penyebabnya.Bukan hanya pada musim penghujan saja, ozon dapat terjadi dimana saja, di rumah, di dalam kendaraan /mobil, dan terutama di kawasan2 industri yang banyak menggunakan diesel / tenaga listrik / mesin yang memungkinkan terjadinya loncatan bunga api. Di rumah atau di mobil loncatan bunga api bisa terjadi ketika terjadi hubungan arus pendek.Contoh untuk virus yang menyebabkan kanker kulit dan AIDS, saya menduga faktor luar sebagai penyebabnya adalah radiasi ultra violet. Untuk AIDS, selain faktor luar berupa radiasi ultra violet, ada faktor dari dalam berupa meningkatnya sensitivitas / kepekaan terhadap radiasi, disebabkan karena kebiasaan mengkonsumsi obat / Narkoba, malnutrition, atau karena over dosis obat.Intinya, saya berpendapat bahwa virus tidak berasal dari luar tubuh manusia, tetapi terjadi di dalam tubuh manusia disebabkan oleh faktor luar seperti yang saya sebutkan di atas tadi, dan faktor dari dalam sebagai akibat dari gaya hidup, pola makan, kebiasaan sehari-hari, dsb.Pendapat saya di atas berkaitan dengan apa yang pernah saya tanyakan pada postingan sebelumnya, teori / postulat dari abad-19 yang masih dijadikan pegangan sampai saat ini bahwa virus berasal dari luar tubuh manusia. Ide saya bertentangan dengan postulat dari abad-19 itu.