…udah janji sama om Reborn, hehehe…ini sedikit preview yang lab ku kerjakan om…

Indonesia as mega bio-diversity country, disinyalir punya banyak bahan alam yang bisa dijadikan bahan obat, termasuk avian-influenza (AI, flu burung).
Pencarian obat baru untuk avian influenza perlu dilakukan karena kemungkinan ke depan avian influenza pada manusia dapat menjadi pandemic. Di samping itu, virus H5N1 avian influenza sekarang ini sudah mulai memperlihatkan resistensi terhadap obat-obatan yang saat ini dipakai dalam pengobatan AI, diantaranya yaitu Tamiflu (Amantadine HCl).
Pencarian bahan obat AI tentunya membutuhkan virus AI itu sendiri untuk screening target. Karena penanganan virus membutuhkan spesifikasi laboratorium tertentu yang disebut BSL3 (bio safety level 3) yang sangat ketat, maka dipilih screening berdasarkan metode protein based. Adalah protein m2, suatu ion chanel, protein membrane tempat si virus melakukan asidifikasi sebelum akhirnya memperbanyak diri yang dipilih untuk dijadikan target skrining, karena dengan memblok m2 secara otomatis siklus dan hidup virus AI akan terhambat.
Protein m2 dibuat dari gen m2 dengan total gene synthesis method. Setelah itu gen m2 ini dimasukkan ke dalam bakteri E.Coli untuk diekspresikan. Bakteri dipilih karena penanganannya lebih gampang. Dikembangkan juga modeling m2 yang resisten terhadap amantadine HCl, Tamiflu (M2 yang mutant pada L38F)
Dari beberapa ekstrak bahan alam sekarang ini sudah ada beberapa ekstrak ‘jagoan’ yang memblok ion chanel m2 pada bakteri, mudah2an ke depan bisa jadi obat AI.
Memang perjalanan masih sangat…sangat…sangat panjang untuk itu…
