Berita: Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?


Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Penulis Topik: Mengenal Ilmu Taksonomi dalam biologi  (Dibaca 13152 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline PocongSains

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 110
  • IQ: 11
  • Gender: Wanita
  • rajin atau malas, bukan pintar atau bodoh
Mengenal Ilmu Taksonomi dalam biologi
« pada: Maret 25, 2010, 10:39:09 AM »
Kata taksonomi diambil dari bahasa Yunani tassein yang berarti untuk mengklasifikasi dan nomos yang berarti aturan. Taksonomi dapat diartikan sebagai klasifikasi berhirarki dari sesuatu, atau prinsip yang mendasari klasifikasi. Hampir semua -- benda bergerak, benda diam, tempat, dan kejadian -- dapat diklasifikasikan menurut beberapa skema taksonomi.

Taksonomi dalam biologi

Dalam biologi, taksonomi merupakan cabang ilmu tersendiri, yang disebut juga klasifikasi atau sistematika. Sistem yang dipakai adalah penamaan dengan dua sebutan, yang dikenal sebagai tatanama binomial atau binomial nomenclature, yang diusulkan oleh Carl von Linne (Latin: Carolus Linnaeus), seorang naturalis berkebangsaan  Swedia.

Ia memperkenalkan enam hierarki (pemeringkatan) untuk mengelompokkan semua organisme hidup. Keenam hierarki (yang disebut takson) itu berturut-turut (dari tertinggi hingga terendah, istilah dalam kurung adalah usulan untuk penggunaan dalam bahasa Indonesia):

    * Filum (hewan), Divisio/Divisi (tumbuhan)
    * Kelas,
    * Bangsa/Ordo,
    * Keluarga/Familia/Famili/Suku (Suku),
    * Genus/Marga, dan
    * Spesies (Jenis).



Bagi tumbuh-tumbuhan, istilah Divisio sering dipakai untuk menggantikan Filum.

Dalam tatanama binomial, penamaan suatu jenis cukup hanya menyebutkan nama marga (selalu diawali dengan huruf besar) dan nama jenis (selalu diawali dengan huruf kecil) yang dicetak miring (dicetak tegak jika naskah utama dicetak miring) atau ditulis dengan garis bawah. Aturan ini seharusnya tidak akan membingungkan karena nama marga tidak boleh sama untuk tingkatan takson lain yang lebih tinggi.

Perkembangan pengetahuan lebih lanjut memaksa dibuatnya takson baru di antara keenam takson yang sudah ada (memakai awalan 'super-' dan 'sub-') dan juga takson di bawah tingkat jenis (infraspesies) (varietas dan forma). Dibuat pula satu takson di atas Phylum (disebut Regnum (secara harafiah berarti 'Kerajaan') untuk membedakan Prokariota (regnum Archaea dan Bacteria) dan Eukariota (regnum Mycota, Plantae atau Tumbuhan, dan Animalia Hewan).




Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.001
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Mengenal Ilmu Taksonomi dalam biologi
« Jawab #1 pada: Juni 10, 2014, 11:52:03 AM »
Yang aku bingung, kenapa dalam pemberian nama ilmiah kadang pakai Bahasa Latin tapi kadang pakai Bahasa Yunani? Kenapa nggak dijadikan bahasa Latin semua atau Yunani semua? Gara-gara itu aku jadi sering kebolak-balik waktu nyebut kata pakai Bahasa Yunani & Bahasa Latin.
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
26 Jawaban
153102 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 11, 2014, 11:55:11 AM
oleh Monox D. I-Fly
5 Jawaban
8585 Dilihat
Tulisan terakhir April 27, 2009, 09:54:04 PM
oleh luth
34 Jawaban
14286 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 11, 2009, 09:34:45 PM
oleh sisca, chemistry
36 Jawaban
18695 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 06, 2009, 01:16:14 PM
oleh Hendy wijaya, MD
2 Jawaban
2970 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 04, 2011, 01:27:40 PM
oleh Farabi