Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
The neural mechanism is based on the fact that objects at different distances move across our vision at different speeds due to a phenomenon called motion parallax, says DeAngelis. When staring at a fixed object, any motion we make will cause things nearer than the object to appear to move in the opposite direction, and more distant things to appear to move in the same direction
secara tegak lurus (maksudnya sulit mengamati perubahan posisi benda relatif terhadap lingkungan) dan tidak diketahui pasti ukuran pada "jarak dekat"nya
pada gambar kedua, kita sulit memperkirakan berapa jarak benda, kecuali kita berhasil mengamati perubahan "besar" benda
pada gambar pertama, walapun anda tidak berhasil mengamati perubahan "besar" benda, kita bisa memperkirakan berapa jarak benda (dari informasi jarak A ke B dan sudut di titik A dan B, gunakan trigonometri).
untuk yang ini, brarti untuk contoh ini agar berhasil disimulasikan, diasumsikan "world" tempat simulasi diatas hanya ada kita dan objek itu, tidak ada benda lain, dan background "world"nya benar2 plain tak ada bayangan. Benarkah demikian?
justru kalau ada background malah lebih bagus, karena ada referensi lain.(makin banyak referensi makin yakin)
(kok rasanya udah melenceng dari biologi ya? )
...Buaya pun menggunakan cara yang sama untuk mencari wanita.