Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 23, 2012, 06:07:24 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

army.fice

Hari Ini jam 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Kemarin jam 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Kemarin jam 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Kemarin jam 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Kemarin jam 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Kemarin jam 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
 

bangnono_swedye

Mei 20, 2012, 05:23:03 PM
pertanyaa2 ane di forum kesehatan cuma2 diliaat2in aj, kagak ada yang komen ato ngasih jawaban :'( kebiasaan di forsa kah..?? :'(
 

arydhamayanti

Mei 20, 2012, 07:41:11 AM
minggu pagi yang cerah!! ^^ have a glorious day.. :)

Bocah_whilly

Mei 19, 2012, 11:54:17 PM
APAKAH YANG BISA KALIAN LAKUKAN BAGI UMAT MANUSIA, SEBELUM KALIAN MENUNTUT AGAR UMAT MANUSIA MENGHORMATI KALIAN.

Show 50 latest

Penulis Topik: Depth Perception  (Dibaca 2577 kali)

0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2580
  • IQ: 167
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re: Depth Perception
« Jawab #30 pada: November 14, 2011, 08:23:02 AM »
Tekanan udara, atau getaran sih?
Informasi yang aku anggap menarik
http://farabinewsnow.blogspot.com/

Saya Indonesia ASLI.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1092
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re: Depth Perception
« Jawab #31 pada: November 14, 2011, 11:23:26 AM »
Kutip
Wikipedia:
Sound is a mechanical wave that is an oscillation of pressure transmitted through a solid, liquid, or gas, composed of frequencies within the range of hearing and of a level sufficiently strong to be heard, or the sensation stimulated in organs of hearing by such vibrations

Getaran sendiri adalah gerakan bolak-balik di sekitar titik setimbang. Gelombang suara di udara berupa gelombang longitudinal yang getarannya paralel dengan arah rambatnya. Besaran yang nilainya berubah-ubah pada gelombang suara di udara adalah tekanan udara serta kerapatan/density udara yang menjadi medium getaran tersebut.
you may say I'm a dreamer, but I'm not the only one.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2580
  • IQ: 167
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re: Depth Perception
« Jawab #32 pada: November 16, 2011, 06:41:49 PM »
Saya sudah cek format WAV untuk suara, 2 Channel, per sample 16-bit, perdetik 44100 sample. Jadi ada 44.1 khz frequency yang berbeda dalam 1 detik. Jadi suara kita ini 1 detiknya menghasilkan 44 ribu frekuensi.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1092
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re: Depth Perception
« Jawab #33 pada: November 16, 2011, 10:17:48 PM »
Batas frekuensi yang bisa didengar oleh manusia adalah 20Hz-20kHz. Untuk bisa menghasilkan 1 gelombang dengan baik, diperlukan minimal 2 sample, sehingga untuk menghasilkan gelombang berfrekuensi 20kHz, diperlukan minimal 40000 sample.
Kutip
wikipedia :
Sampling theorem

The Nyquist–Shannon sampling theorem states that perfect reconstruction of a signal is possible when the sampling frequency is greater than twice the maximum frequency of the signal being sampled, or equivalently, when the Nyquist frequency (half the sample rate) exceeds the highest frequency of the signal being sampled. If lower sampling rates are used, the original signal's information may not be completely recoverable from the sampled signal.[2] For example, if a signal has an upper band limit of 100 Hz, a sampling frequency greater than 200 Hz will avoid aliasing and allow theoretically perfect reconstruction.

The full range of human hearing is between 20 Hz and 20 kHz.[3] The minimum sampling rate that satisfies the sampling theorem for this full bandwidth is 40 kHz. The 44.1 kHz sampling rate used for Compact Disc was chosen for this and other technical reasons.

http://en.wikipedia.org/wiki/Sampling_rate#Sampling_theorem

Jadi frekuensi maksimum yang bisa dihasilkan oleh compact disc adalah 22kHz.

Dulu saya pernah nonton film Patlabor yang ceritanya tentang monster yang menyerang studio dan toko music yang memainkan lagu dari piringan hitam, namun tidak mempedulikan studio dan toko yang menggunakan compact disc. Setelah diselidiki, ternyata monster itu sensitif terhadap gelombang supersonic (frekuensi > 20kHz). Piringan hitam bisa menghasilkan frekuensi supersonic, sedangkan pada CD, tidak ada frekuensi yang dihasilkan di atas 22 kHz. Istilahnya, spektrum frekuensi pada CD terpotong pada 22 kHz.
Di situ digambarkan polisi menganalisa spektrum frekuensi dari suara yang terekam pada saat terjadinya serangan oleh monster tsb.
Akhirnya monster itu bisa ditangkap dengan terlebih dahulu menggiring dan menjebaknya menggunakan pemancar ultrasonic.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2580
  • IQ: 167
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re: Depth Perception
« Jawab #34 pada: November 17, 2011, 03:42:25 PM »
Data suara formatnya 1 Dimensi linier.
Format gambar datanya 2 Dimensi.
Sedangkan Format RUang 3 Dimensi.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2580
  • IQ: 167
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re: Depth Perception
« Jawab #35 pada: November 18, 2011, 06:53:57 PM »
Oh iya, 16 bit itu kan berarti bisa menghasilkan suara dari 0hz sampai 65535 hz atau 66 khz, tapi yang bisa didengar oleh manusia hanya dalam rentang 37hz sampai 32347 hz saja, lebih dari itu, tidak terdengar. Kalau dalam 44000 sampel frekuensinya sama, telinga manusia tidak suka, bising, suaranya ngejuit. Tapi kalau naik turun dengan kurva tertentu, telinga suka, seperti misalkan musik. Bahkan ada generator musik yang dikhususkan untuk mencari gelombang kurva yang disukai telinga manusia, atau otak..

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1092
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re: Depth Perception
« Jawab #36 pada: November 19, 2011, 12:05:34 AM »
Oh iya, 16 bit itu kan berarti bisa menghasilkan suara dari 0hz sampai 65535 hz atau 66 khz, tapi yang bisa didengar oleh manusia hanya dalam rentang 37hz sampai 32347 hz saja, lebih dari itu, tidak terdengar. Kalau dalam 44000 sampel frekuensinya sama, telinga manusia tidak suka, bising, suaranya ngejuit. Tapi kalau naik turun dengan kurva tertentu, telinga suka, seperti misalkan musik. Bahkan ada generator musik yang dikhususkan untuk mencari gelombang kurva yang disukai telinga manusia, atau otak..

Yang 16 bit itu bukan frekuensinya, melainkan resolusinya. Maksudnya dari nilai minimum hingga nilai maksimum data signal terdapat 2^16 = 65536 tingkatan. Signal listrik yang dikirim ke speaker untuk menghasilkan getaran membran speaker adalah berupa tegangan yang besarnya ditentukan oleh data signal 16 bit tersebut. Semakin tinggi resolusinya, bentuk gelombang yang dihasilkan akan semakin halus, namun semakin besar resource yang diperlukan. Dari percobaan, manusia tidak mampu lagi membedakan suara yang dihasilkan oleh signal 16 bit dengan signal dengan resolusi lebih tinggi, misalnya 32 bit. Oleh karena itu tidak ada gunanya menaikkan lagi resolusi signal, karena hanya akan menambah biaya peralatan tanpa hasil yang berarti.

Jika resolusi yang digunakan lebih rendah maka banyaknya tingkatan tegangan yang bisa dihasilkan oleh speaker menjadi lebih sedikit.  Misalnya resolusi 8 bit akan menghasilkan 256 tingkatan keluaran, sehingga distorsi yang disebabkan oleh pembulatan nilai signal menjadi lebih besar daripada signal 16 bit. Suara manusia yang direkam dengan resolusi 8 bit akan terdengar seperti "suara robot" ketika dimainkan kembali.

Jika signal berupa gelombang sinus yang disimpan dengan resolusi rendah dimainkan kembali dan diamati dengan osiloskop,  maka signal tersebut akan nampak berundak-undak seperti anak tangga. Semakin tinggi resolusinya, semakin kecil ukuran "anak tangganya", dan semakin halus bentuk gelombang yang dihasilkan, sehingga dengan resolusi yang cukup, manusia tidak mampu lagi membedakannya dengan gelombang sinus yang asli.

Koq ujung-ujungnya semakin jauh dari pembahasan biologi? :-X
mungkin kalau mau membahas lebih dalam, sebaiknya buat thread baru lagi kali ya? ???

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2580
  • IQ: 167
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re: Depth Perception
« Jawab #37 pada: November 19, 2011, 01:32:06 PM »
Iya, 16-bit itu ukuran untuk 1 sampel. Dimana setiap 1 detik terkirim sampai 44000 sampel atau 44.1khz sampel.

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia