Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

SplitzBurned

Kemarin jam 01:32:06 PM
ada yg on kah ?

Ariie

September 23, 2014, 08:05:52 PM
hey ?

ariess

September 18, 2014, 03:16:41 PM
halo ada yang onlen ?
 

Sandy_dkk

September 18, 2014, 10:55:16 AM
nulisnya kepotong y? mending tulis di forum aja.
intinya kalo soal kayak gitu buat aja persamaan aljabarnya.

irapurnamasari

September 18, 2014, 08:48:31 AM
Tolong di bantu y teman.
Sebuah bilangan terdiri atas dua angka angka puluhan 2 lebih besar dari pada tiga kali angka satuan
Jika kedua angka ditukar letaknya
Diperoleh  bilangan baru yang 13 lebih kecil dari pada bilangan mula  :
 

Sandy_dkk

September 17, 2014, 03:21:04 PM
tulis saja langsung soalnya.
koordinat apa yang diketahui? kalau koordinat busur, minimal harus diketahui 3 koordinat.

Nursaadah

September 16, 2014, 05:41:54 PM
halooo
temannn...z punya pertanyaan nih ...bgmn mencari panjang busur sebuah lingkaran jika yang di ketahui titik koordinat ???

iyon7

September 16, 2014, 09:56:49 AM
gimana sih cara bertanya ato buat diskusi
 

LabSatu

September 05, 2014, 04:47:59 PM
Halooo,, salam kenal semua dari labsatu

UlfaSeptilia

September 05, 2014, 03:26:53 PM
Selamat sore teman2 yang disini, saya mau tanya soal cisco. kalau ACL pakainya Static Routing bisa gak yah? atau harus EIGRP ama OSPF yah? Makasih sebelumnya

Show 50 latest

Penulis Topik: Istri Hamil, Suami ngidam?  (Dibaca 6507 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline superstring39

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1157
  • IQ: 73
  • Gender: Pria
  • LES PRIVAT ONLINE
    • Lihat Profil
    • LES PRIVAT ONLINE
Istri Hamil, Suami ngidam?
« pada: November 28, 2007, 07:06:53 AM »
Biasanya wanita yang hamil muda suka mengidam malah kadang kadang suka aneh-aneh  ::). Fenomena ini belum bisa dijelaskan oleh bidang kedokteran (kata dokter yang ditanya). Kira-kira hormon apa yang mempengaruhinya. malah ada yang aneh wanita yang hamil tapi malah suaminya yang mengidam (nah lho gimana nich penjelasannya?  ???)


Mau Les Privat Online untuk Matematika, Fisika, Kimia Murah. 24 Jam sehari. 7 hari seminggu. Kunjungi: www.lesprivatonline1.blogspot.com

Offline peregrin

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 538
  • IQ: 100
  • Gender: Wanita
  • 'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)
    • Lihat Profil
Re: Istri Hamil, Suami ngidam?
« Jawab #1 pada: November 28, 2007, 11:07:00 PM »
iya neh, gw juga penasaran soal ngidam  ;D  emang bener kalo ngidam ga dituruti trus bayinya bisa kenapa2 gitu? misalnya jd lebih suka ngeces? 

trus jd inget juga cerita temen yg istrinya hamil, eeh ternyata si calon bapak yg nyemil terus (makan makanan kecil / snack terus) ... jadinya bapaknya yg gendut, ibunya yg lagi hamil sih biasa2 aja  ;D heeheh ... alesan si calon bapak: bawaan orok neh  ;D hehehehhe.....
« Edit Terakhir: November 29, 2007, 12:56:17 AM oleh peregrin »
Free software [knowledge] is a matter of liberty, not price. To understand the concept, you should think of 'free' as in 'free speech', not as in 'free beer'. (fsf)

bumi_cool

  • Pengunjung
Re: Istri Hamil, Suami ngidam?
« Jawab #2 pada: Januari 04, 2008, 05:47:35 PM »
mungkin ketika istri lagi butuh nutrisi trus instingnya ngidam makanan tertentu...
tapi ada juga yang bilang kalo istriitu lagi menularkan sifatnya...
trus....ga tau lagi

cheloniamydas

  • Pengunjung
Re: Istri Hamil, Suami ngidam?
« Jawab #3 pada: Pebruari 01, 2008, 03:43:47 PM »
Urusan mengidam saat hamil, kebanyakan dari kita mengira itu bagian pihak yang hamil, alias si calon ibu. Nyatanya banyak juga para suami yang mengidam aneh-aneh saat sitri berbadan dua, mulai rujak asam hingga mual dan muntah-muntah.
Yang harusnya dimanja dan dituruti kemauan ngidam kan harusnya calon ibu. Bagaimana kalau posisinya terbalik, dan anda yang harus memenuhi urusan ngidam suami? Agak bete juga ya.

Tapi tahukah Anda, ngidam pada calon bapak itu sama normalnya dengan ngidam pada ibu hamil. Gejala ngidam tanpa diobati akan hilang sendiri. Biasanya begitu kehamilan isterinya mencapai trimester kedua atau ketika sang jabang bayi lahir.

Di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa persentase suami yang ngidam cukup tinggi. Ada yang mengatakan sedikitnya 20% dari suami-suami yang isterinya sedang hamil mengalami fenomena ngidam, bahkan ada yang mengatakan sampai 80%. Sebuah angkayang menakjubkan ya. Entah mana yang benar, yang jelas di Indonesia sepertinya belum ada data yang cukup akurat tentang suami ngidam ini.
Fenomena 'suami ngidam' ini lazim disebut couvade syndrome, atau disebut juga sympathetic pregnancy. Fenomena ini sampai sekarang memang masih dianggap sesuatu yang agak misterius. Mungkin karena tidak terlalu banyak ahli yang menganggap ini sesuatu yang cukup penting dan cukup menarik untuk diteliti. Sehingga, informasi ilmiah yang akurat tentang hal ini memang masih kurang.
Definisi atau batasan couvade pun tidak begitu jelas, antara lain dipengaruhi oleh persepsi budaya suatu kelompok masyarakat atau bahkan definisi ini dapat berbeda dari orang per orang dalam suatu kelompok masyarakat tertentu. Buktinya, pada suatu penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat pada suatu kelompok masyarakat tertentu, persepsi seorang suami dapat berbeda dengan isterinya sendiri tentang couvade ini.
Sering terjadi seorang isteri menganggap suaminya mengalami couvade atau ngidam, tetapi ketika ditanyakan kepada suaminya ia justru merasa tidak ngidam. Mungkin memang sang suami tidak menyadari bahwa ia mengalami perubahan emosi dan kondisi tubuh, mungkin juga ia malu untuk mengakui. Maklum banyak orang yang beranggapan seorang laki-laki tidak pantas untuk terlihat lemah, ia harus dapat selalu tampak kuat, apa pun yang terjadi di dalam hati dan tubuhnya.

Namun, di luar masalah definisi ini, beberapa ahli mencoba memberikan landasan ilmiah tentang couvade. Tentu saja ini berdasarkan teori-teori baku yang ada. Fenomena ngidam ini merupakan suatu fenomena psikosomatis. Artinya gejala yang dialami tubuh (secara fisik) yang disebabkan oleh dorongan psikis.
Psikosomatis berasal dari kata psiko = psikis dan somatik = tubuh. Hampir semua fenomena psikosomatik melibatkan terjadinya perubahan hormonal. Para ahli pun sepakat bahwa fenomena suami ngidam ini pun melibatkan perubahan hormonal di dalam tubuh sang calon bapak.
Ada beberapa teori yang sering diajukan para ahli tentang couvade syndrome ini. Yang pertama, dikatakan bahwa seorang suami secara psikologis mempunyai perasaan sebagai seseorang pelindung, yang merasa wajib melindungi, mengayomi dan menanggung beban terbesar dalam keluarga.

Ketika sang isteri hamil, dengan segala keluhan yang menyertainya, dalam diri suami ada dorongan untuk mengurangi beban isteri, berbagi ''penderitaan'' dengan isteri. Namun, karena tidak dapat melakukannya, maka tanpa disadari dalam otak suami terjadi suatu proses unik yang mendorong terjadinya perubahan hormonal.

Perubahan kadar hormon dalam darah inilah yang menyebabkan timbulnya gejala-gejala ngidam, seperti pusing, mual, muntah, tidak enak badan, perut kembung, insomnia (sukar tidur), uring-uringan, malas, dan lain sebagainya, sampai ikut-ikutan kepingin makanan tertentu yang kadang aneh-aneh.
Teori lain mengatakan bahwa timbulnya proses unik di otak yang mendorong terjadinya perubahan hormonal ini karena sang calon bapak merasa cemburu, merasa tidak diperhatikan, sehingga tanpa disadari timbul impuls sebagaimana yang tadi diuraikan. Ini merupakan bentuk ''cari perhatian'' atau dapat juga merupakan bentuk ''pengumuman'' kepada dunia bahwa ia seorang calon bapak.
Perubahan hormonal pada seorang calon bapak memang secara ilmiah sudah dibuktikan terjadi. Perubahan hormonal yang drastis dapat terjadi pada calon-calon bapak yang keterikatannya atau komitmennya dalam keluarga cukup besar, atau yang hubungan emosinya dengan sang isteri sangat besar. Namun, ini pun masih dipengaruhi oleh sangat banyak faktor lain, misalnya persepsi sosial-budaya, umur, dan kondisi fisik.
Suatu hasil penelitian yang menarik mengungkapkan bahwa pada suami yang sedang ngidam, kadar hormon estradiol (atau estrogen) dalam tubuhnya meningkat sejalan dengan meningkatnya gejala ngidam. Estradiol adalah hormon seks perempuan yang dalam kadar sedikit juga dimiliki oleh laki-laki. Sebaliknya kadar hormon testosteron, hormon seks laki-laki, justru menurun cukup tajam pada calon bapak yang mengalami couvade syndrome.
Yang juga menarik, kadar hormon prolaktin, suatu hormon yang diproduksi oleh tubuh ibu pada saat hamil dan menyusui, juga dapat meningkat dalam darah seorang calon bapak. Para ahli menduga bahwa meningkatnya kadar prolaktin inilah yang menyebabkan seorang calon bapak biasanya menjadi lebih lembut, lebih telaten, dan lebih perhatian kepada anak-anak dalam masa menanti kelahiran sang buah hati, walaupun, misalnya, selama ini ia belum mempunyai anak.

Apa yang dikemukakan ini hanya merupakan teori yang coba direka oleh para ahli untuk menjelaskan fenomena couvade atau suami ngidam. Tepat atau tidaknya, wallahu alam. Yang jelas, couvade atau sympathetic pregnancy atau suami ngidam bukan merupakan sesuatu yang abnormal, walaupun mungkin saja merupakan ekspresi dari kemanjaan suami.

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
59 Jawaban
18090 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 23, 2011, 11:01:22 AM
oleh kusmardiyanto
9 Jawaban
5088 Dilihat
Tulisan terakhir September 24, 2009, 10:52:06 PM
oleh milmi
0 Jawaban
5468 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 02, 2010, 02:48:51 AM
oleh raisuien
8 Jawaban
5945 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 01, 2010, 03:10:59 PM
oleh Astrawinata G
16 Jawaban
5817 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 15, 2011, 10:36:36 PM
oleh purplesnow

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia