Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

keziakeren17

Agustus 18, 2014, 07:14:43 PM
gk ada yg mau jwb pertanyaan ku di topik
 

reborn

Agustus 18, 2014, 06:47:27 PM
@keziakeren17 bisa post di http://www.forumsains.com/fisika/ atau http://www.forumsains.com/fisika-smu/ ,. Selamat bergabung!

keziakeren17

Agustus 18, 2014, 06:39:36 PM
ada yg bisa bantu jwb soal fisika??

pandu.rengga

Agustus 16, 2014, 08:12:48 PM
ehm, ada yg tau gk caranya jwb soal mtk yg ini 1125000 = 2p.3q.5r nah p,q dan r brp? saya kgk tahu itu< tolong saya yah plissssss

imad323

Agustus 14, 2014, 06:35:28 AM
Buku referensi luar yang bagus untuk kimia fisika biologi sma apa ya?

lisnawati

Agustus 14, 2014, 12:05:05 AM
ada yang bisa bantu aku gak?
 ;D

merykallen

Agustus 10, 2014, 06:35:28 PM
tema,alur,setting,tokoh/penokohan dan amanta dari cerpen JURU MASAK?

graveworm

Agustus 09, 2014, 08:16:01 PM
salam kenal semuanya...
 

Monox D. I-Fly

Agustus 07, 2014, 09:37:59 PM
sebenarnya di inti bumi itu terang atau gelap?
 

Monox D. I-Fly

Agustus 07, 2014, 09:17:53 PM
sebenarnya di inti bumi angkasa itu terang atau gelap?

Show 50 latest

Penulis Topik: Jaringan Makhluk Hidup  (Dibaca 117718 kali)

0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Jaringan Makhluk Hidup
« pada: Agustus 25, 2009, 04:17:28 AM »
JARINGAN PADA TUMBUHAN

Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam :

1. Jaringan meristem
2. Jaringan dewasa

JARINGAN MERISTEM


Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah.
Jaringan meristem dapat dibagi 3 macam:

1. Promeristem

Jaringan meristem yang ada pada saat tumbuhan masih dalam tingkat embrio.

2. Jaringan Meristem Primer

Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio.
Contoh: ujung batang, ujung akar.
Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal.
Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang.
Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer.

3. Jaringan Meristem Sekunder

Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatan jaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.

Jaringan Dewasa


Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah.

Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam :

1. Jaringan Epidermis

Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya.

2. Jaringan Parenkim

Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim.

3. Jaringan Penguat/Penyokong

Nama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.

a. Kolenkim
Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak.

b. Sklerenkim

Selain mengandung selulosa dinding sel, jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin, sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid.

4. Jaringan Pengangkut


Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Ada 2 macam jaringan; yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu.
Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid.
Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.

5. Jaringan Gabus


Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air, mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. Pada Dikotil, jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen, pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm, ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem.
« Edit Terakhir: Agustus 25, 2009, 05:09:45 AM oleh raisuien »



Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #1 pada: Agustus 25, 2009, 04:45:05 AM »
JARINGAN PADA HEWAN

JARINGAN EMBRIONAL

Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar (ektoderm), lapisan tengah (mesoderm), dan lapisan dalam (entoderm).
Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata.

Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm.
Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.

Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organ-organ tubuh dari suatu hewan.

Ada empat tipe jaringan dasar yang membentuk tubuh semua hewan, termasuk tubuh manusia dan organisme multiseluler tingkat rendah seperti serangga.

Jaringan epitel : jaringan yang disusun oleh lapisan sel yang melapisi permukaan organ seperti permukaan kulit. Jaringan ini berfungsi untuk melindungi organ yang dilapisinya, sebagai organ sekresi dan penyerapan.

Jaringan pengikat : sesuai namanya, jaringan pengikat berfungsi untuk mengikat jaringan dan alat tubuh. Contoh jaringan ini adalah jaringan darah.

Jaringan otot :  jaringan otot terbagi atas tiga kategori yang berbeda yaitu otot polos yang dapat ditemukan di organ tubuh bagian dalam, otot lurik yang dapat ditemukan pada rangka tubuh, dan otot jantung yang dapat ditemukan di jantung.

Jaringan saraf :  adalah jaringan yang berfungsi untuk mengatur aktivitas otot dan organ serta menerima dan meneruskan rangsangan.

1. Jaringan Epithelium

Jaringan epitel terdiri atas satu atau banyak lapis sel, yang menutupi permukaan dalam dan luar suatu organ. Secara embriologi, jaringan ini berasal dari lapisan ektoderm, mesoderm atau endoderm. Di bagian tubuh luar, epitel ini membentuk lapisan pelindung, sedangkan pada bagian dalam tubuh, jaringan epitel terdapat disepanjang sisi organ. Jaringan epitel dibedakan berdasarkan bentuk dan jumlah lapisan sel penyusunnya, yaitu :

1. Epitel Pipih

a. Epitel pipih selapis
Contoh: pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal.

b. Epitel banyak lapis
Contoh: pada kulit, rongga mulut, vagina.

2. Epitel Kubus

a. Epitel kubus selapis
Contoh: pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium.

b. Epitel kubus banyak lapis
Contoh: pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.

3. Epitel Silindris

a. Epitel silindris selapis
Contoh: pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas.
   
b. Epitel silindris banyak lapis
Contoh: pada saluran kelenjar ludah, uretra.

c. Epitel silindris banyak lapis semu/epitel silindris bersilia
Contoh: pada trakea, rongga hidung.

4. Epitel Transisional

Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah.
Contoh: pada kandung kemih.

2. Jaringan Ikat

Jaringan ikat berfungsi untuk menunjang tubuh, dibentuk oleh sel-sel dalam jumlah sedikit. Jaringan ikat terdiri atas populasi sel yang tersebar di dalam matriks ekstraseluler. Secara embriologi, jaringan ikat berasal dari lapisan mesoderm. Sel-sel tersebut mensistesis matriks, dengan anyaman serat yang tertanam di dalamnya. Jaringan ikat ini dapat dibedakan menjadi (1) jaringan ikat longgar, (2) jaringan ikat padat, (3) jaringan lemak, (4) jaringan darah, (5) kartilago, dan (6) tulang.

Diantara enam tipe jaringan ikat, jaringan ikat longgar paling banyak ditemukan di dalam tubuh kita. Di dalam matriks jaringan ikat longgar ini hanya sedikit ditemukan serabut. Serabut penyusun jaringan ikat ini berupa kolagen. Fungsi utama jaringan ikat longgar adalah pengikat dan pengepak material, dan sebagai tumbuhan bagi jaringan dan organ lainnya. Jaringan ikat longgar di kulit membatasi dengan otot.

Jaringan ikat padat/fibrous mempunyai matriks yang banyak mengandung serabut kolagen. Jaringan ini membentuk tendon sebagai tempat perlekatan otot dengan tulang, dan ligamen sebagai tempat persendian tulang dengan tulang.

Jaringan lemak mengandung sel-sel lemak. Jaringan ini digunakan sebagai bantalan, dan melindungi tubuh, serta sebagai penyimpan energi. Setiap sel lemak, mengandung tetes lemak yang besar. Di dalam jaringan lemak, matriks relatif sedikit.

Darah adalah jaringan ikat yang tersusun sebagian besar cairan. Matriks darah disebut plasma, yang tersusun oleh air, garam mineral, dan protein terlarut. Sel darah merah dan putih tersuspensi di dalam plasma. Darah ini berfungsi utama dalam transpor substansi dari satu bagian tubuh ke bagian lain. Disamping itu, darah juga berperan dalam sistem kekebalan.

Kartilago adalah jaringan ikat yang membentuk material rangka yang fleksibel dan kuat, terdiri atas serabut kolgen yang tertanam di dalam matriks. Kartilago banyak ditemukan pada bagian ujung tulang keras, hidung, telinga, dan vertebrae (ruas-ruas tulang belakang).

Tulang keras (bone) merupakan jaringan ikat yang kaku, keras, dengan serabut kolagen yang tertanam di dalam matriks. Didalam matriks sel tulang terdapat kalsium yang dapat bergerak dan diserap oleh darah. Hal ini merupakan peran penting tulang dalam proses homeostasis kadar kalsium dalam darah. Sel tulang (osteosit) terdapat di dalam ruang yang disebut lakuna. Lakuna ini mengandung satu atau beberapa osteosit. Penjuluran yang keluar dari osteosit disebut kanalikuli. Kanalikuli dari satu sel berhubungan dengan sel lainnya, sebagai bentuk komunikasi sel. Satu osteon terdiri dari sejumlah lamela konsentris yang mengelilingi kanal sentral (kanalis Haversi). Pada individu yang masih hidup, kanal sentral ini berisi pembuluh darah.

3. Jaringan Otot

Secara embriologi, jaringan otot berasal dari lapisan mesoderm. Jaringan ini terdiri atas sel-sel yang memanjang atau berbentuk serabut yang dapat berkontraksi karena adanya molekul miofibril. Pada vertebrata, secara tipikal mempunyai tiga jenis otot, yaitu otot skelet (rangka), otot jantung (cardiac), dan otot polos.

Otot skelet berstruktur bergaris melintang, berfungsi untuk menggerakkan rangka. Otot ini bersifat sadar (voluntary), karena mampu diatur oleh kemauan kita. Serabut ototnya mempunyai banyak nukleus yang terletak ditepi. Otot rangka mempunyai garis melintang yang gelap (pita anisotrop) dan garis terang (pita isotrop).

Otot jantung merupakan otot bergaris melintang dan bercabang. Sifat otot ini tidak sadar (involuntary), karena kontraksinya tidak bisa diatur oleh kemauan kita. Nukleus terletak ditengah sel. Pada bagian ujung sel, terdapat sambungan rapat, yang membentuk struktur pembawa sinyal untuk kontraksi dari satu sel ke sel lainnya selama denyut jantung.

Otot polos berbentuk seperti spindle. Kontraksi otot polos lebih lambat dinbbandingkan otot skelet, namun mereka mampu kontraksi dalam waktu lebih lama. Otot polos bersifat tidak sadar (involuntary), seperti otot jantung. Otot polos ditemukan pada banyak organ tubuh, diantaranya terdapat pada dinding pembuluh darah dan melapisi organ dalam seperti usus dan uterus. Membran plasmanya disebut sarkolema dan sitoplasmanya sering disebut sarkoplasma. Sitoplasma yang mengandung miofibril dengan ketebalan mencapai 1 mikron.

4. Jaringan Saraf

Jaringan saraf berperan dalam penerimaan rangsang dan penyampaian rangsang. Secara embriologi, jaringan ini berasal dari lapisan ektoderm. Jaringan ini terdapat pada sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) dan pada sistim saraf tepi. Ada dua macam sel, yaitu sel saraf (neuron) dan sel pendukung (sel glia). Neuron mengandung badan sel, nukleus, dan penjuluran atau serabut. Satu tipe penjuluran tersebut adalah dendrit, yang berperan dalam menerima sinyal dari sel lain dan meneruskannya ke badan sel. Tipe penjuluran sel saraf yang lain, disebut akson (neurit), yang berperan dalam meneruskan sinyal dari badan sel ke neuron lainnya. Beberapa akson berukuran sangat panjang, yaitu memanjang dari otak sampai ke bagian bawah abdomen (panjang 1/2 meter atau lebih). Transmisi sinyal dari neuron ke neuron lainnya umumnya dilakukan secara kimia. Selain neuron, ditemukan juga sel pendukung, seperti sel glia. Sel glia merupakan sel yang menunjang dan melindungi neuron. Sel-sel pendukung umumnya berperan dalam melindungi dan membungkus akson dan dendrit, sehingga membantu mempercepat transmisi sinyal.

Terdapat 3 macam sel saraf :

1. Sel Saraf Sensorik berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang.

2. Sel Saraf Motorik berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor.

3. Sel Saraf Penghubung merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain.

Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas.
Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan. Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impuls-impuls saraf.

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #2 pada: Agustus 25, 2009, 05:06:14 AM »
Jaringan Epitel


Jaringan Ikat


Jaringan Otot


Jaringan Saraf

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #3 pada: Agustus 25, 2009, 05:40:43 AM »
Jaringan Meristem


Jaringan Epidermis


Jaringan Parenkim


Kolenkim


Skelerenkim dan Sklereid


Xilem dan Floem


Jaringan Gabus


Struktur Daun

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6976
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #4 pada: Agustus 25, 2009, 03:42:45 PM »
wow,,,
keren2,,,
thx y,,,,
;D
;D
;D

~ You are what you eat ~

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6976
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #5 pada: Agustus 26, 2009, 09:32:25 PM »
rai,,,,
gbr jar epidermisnya koq gag ada....

tru mo nnya,,,,
btk, letak, ato ciri2 dari jar pengangkut....
???

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #6 pada: Agustus 26, 2009, 09:52:49 PM »
gambar jaringan epidermis ada kok...
???

Letak jaringan pengangkut (xilem dan floem) pada tumbuhan dikotil lebih teratur daripada tumbuhan monokotil
coba liat di gambar xilem dan floem... ^^

maksudnya ciri ato bentuk?  ???

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6976
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #7 pada: Agustus 26, 2009, 09:59:58 PM »
mngkin btk xilem itu hasul2 ato tebal ato rapat, dsb,,,,

o iya,,
bru nmpk gbrnya,,,
hha,,,

o,a mo nnya lge,,
di xilem kan bisa dibagi 2 lge,,,
yaitu,,,
trakea  dan trakeid,,,

bisa dijelasin gag..?
yg singkt pdt jls jah,,
ho5,,
;D


Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #8 pada: Agustus 26, 2009, 10:24:07 PM »
klo gak salah sih....
bentuk xilem bermacam-macam...

Trakeid adalah sel panjang dengan ujung yang runcing. Trakea juga disebut pembuluh kayu dan terdiri dari deretan sel yang tersusun memanjang dan bersambungan pada ujung dan pangkalnya.


Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6976
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #9 pada: Agustus 26, 2009, 10:33:46 PM »
truz,,,,

btk, ciri, letak dari jar penguat apa y...?
???

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6976
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #10 pada: Agustus 26, 2009, 10:54:17 PM »
o,a
xkalian lge lah,,,
sklerenkim kan ada 2,:
a. serabut / serat
b. sklereid / sel batu

bisa dijelasin gag..?
hhe,,,
thx y...
;D

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #11 pada: Agustus 26, 2009, 11:06:03 PM »
klo gak salah letaknya bisa di mana saja karna fungsinya untuk menguatkan bagian tumbuhan

klo dari ciri lebih rinci nampaknya harus dibagi ke kolenkim dan sklerenkim, tp klo ciri secara garis besar... jaringan penguat memiliki dinding sel yg tebal dan kuat

Kolenkim tersusun atas sel-sel hidup dengan protoplasma yang aktif. Sel kolenkim dapat mengandung kloroplas, makin sederhana deferensiasinya makin banyak kloroplasnya, sehingga menyerupai parenkim

Jaringan sklerenkim tersusun oleh sel-sel mati yang seluruh bagian  dindingnya mengalami penebalan sehingga kuat, sel-selnya lebih kaku daripada sel kolenkim, sel sklerenkim tidak dapat  memanjang

Bentuk sel sklereid isodiameter (agak membulat), mempunyai dinding sekunder yang tebal dan sangat keras. Kulit kacang menjadi keras karena adanya sklereid, selain itu sklereid juga dijumpai tersebar dalam jaringan parenkim daging buah misalnya pada buah pir. Berbeda dengan sklereid sel serat berbentuk panjang dan ramping dengan ujung meruncing, biasanya terdapat dalam berkas (kumpulan). Beberapa spesies tumbuhan mempunyai serat bernilai ekonomi tinggi, misalnya serat manila yang digunakan sebagai bahan dasar tali.

contoh mudah dari serabut dan sklereid yaitu batok kelapa..
pas klo beli santan, tukangnya biasanya ngupas serat2 dari batok kelapa, itu contoh serabut
klo sklereid itu y... batok kelapanya sendiri, klo kita pegang kan keras... ^^

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6976
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #12 pada: Agustus 26, 2009, 11:09:57 PM »
ouwh,.,,
seepzzz,,,

truz,,,
fungsi dari jar.sekretoris....?
jar.sekretoris t'masuk jar.dewasa gag..?

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #13 pada: Agustus 26, 2009, 11:24:39 PM »
jaringan sekret berfungsi untuk mengeluarkan sekret seperti lendir, getah minyak dan lemak
kayaknya jaringan sekret termasuk jaringan dewasa karna dia termasuk jaringan yg sdh berhenti tumbuh...
klo gak salah sih...

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6976
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Lihat Profil
    • Click and Find
Re: Jaringan Makhluk Hidup
« Jawab #14 pada: Agustus 26, 2009, 11:31:45 PM »
ada pembagiannya gag....?

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
makhluk hidup abadi

Dimulai oleh nandaz « 1 2 3 4 » Biologi

55 Jawaban
17554 Dilihat
Tulisan terakhir April 05, 2010, 10:12:56 AM
oleh Hendy wijaya, MD
25 Jawaban
5819 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 07, 2009, 10:27:33 AM
oleh Hendy wijaya, MD
91 Jawaban
26875 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 26, 2011, 01:24:49 PM
oleh milmi
55 Jawaban
13400 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 23, 2011, 07:06:40 AM
oleh semut-ireng
0 Jawaban
167 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 05, 2014, 09:27:24 PM
oleh StudyPerson

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia