ForSa punya logo baru!! Ada komen?
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Menurun jika terpaut secara genetik... kalau dalam biologi sederhana, katakanlah ada terpaut autosom dan terpaut sex. Misalkan buta warna, adalah penyakit menurun terpaut sex... namun belum tentu yang bapaknya / ibunya buta warna, akan ikut-ikutan buta warna... Lelaki dengan kromosom sex XY (normal), buta warna bila XcbY, wanita normal adalah XX, bila XcbXcb maka buta warna, sedangkan XcbX disebut karier, artinya tidak buta warna, namun anaknya bisa jadi kena buta warna. Misalkan lelaki buta warna (XcbY) kawin dengan wanita karier (XcbX), dan keluar anak lelaki, ada kemungkinan 50% dia buta warna... dan apabila wanita itu buta warna, kawin dengan ayah buta warna, pasti anak lelakinya buta warna, karena X didonorkan dari ibu, dan semua X nya ibu sudah ada cb nya.... gitu lah kira-kiranya untuk penyakit menurun. Sedangkan penyakit yang tidak menurun ya seperti malaria, demam berdarah, dll. Biasanya penyakit menurun tidak menular, penyakit yang tidak menurun kemungkinan bisa menular.
contoh beberapa penyakit herediter yaitu albino : orang yg tdk mempunyai pigmentasi dalam tubuhnya, disebabkan oleh gen resesip a (dr kata albus) butawarna : orang yg tdk dapat membedakan warna merah dan hijau, disebabkan oleh gen resesip c (dr kata colorblind) yg terdapat pada kromosom X hemofilia :penyakit herediter yg mengakibatkan darah sukar membeku saat terluka klo ada yg salah tolong dibetulkan