Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 23, 2012, 05:57:14 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

GhostInMachine

Hari Ini jam 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Hari Ini jam 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Kemarin jam 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Kemarin jam 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Kemarin jam 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Kemarin jam 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Kemarin jam 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
 

bangnono_swedye

Mei 20, 2012, 05:23:03 PM
pertanyaa2 ane di forum kesehatan cuma2 diliaat2in aj, kagak ada yang komen ato ngasih jawaban :'( kebiasaan di forsa kah..?? :'(
 

arydhamayanti

Mei 20, 2012, 07:41:11 AM
minggu pagi yang cerah!! ^^ have a glorious day.. :)

Show 50 latest

Penulis Topik: Penyakit  (Dibaca 1272 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Penyakit
« pada: November 18, 2011, 08:35:32 PM »
penyakit kan ada yang bisa beresiko menurun dan ada yang tidak, contoh : kanker (beresiko menurun).
apa karena (resiko menurun) itu disebabkan perombakan molekul-molekul yg pernah dijangkiti oleh sel kanker?

lalu kenapa cara penularan penyakit itu berbeda-beda. misalnya hepatitis cara penularannya melalui cairan tubuh atau darah si penderita, sedangkan leptospirosis => http://medicastore.com/penyakit/190/Leptospirosis.html
penularannya melalui air kemih si penderita. apa karena dr penyebabnya lalu penularannya juga berbeda?
i adore your intelligence - pusing banyak saingan dimana-mana

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: Penyakit
« Jawab #1 pada: November 21, 2011, 08:36:46 AM »
yang menurun karena ada faktor genetis.

penularan berbeda karena makhluk halus penyebab sakitnya terkonsentrasi di mana.

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re: Penyakit
« Jawab #2 pada: November 25, 2011, 04:00:47 PM »
misalnya bakteri atau virus terkonsentrasi di organel A maka hanya akan terkonsentrasi disitu saja? dan dapat diatasi dgn obat.

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 9
    • Lihat Profil
Re: Penyakit
« Jawab #3 pada: November 26, 2011, 09:18:46 AM »
Beresiko menurun karena faktor genetis itu apakah ada kaitannya dengan faktor lingkungan dan perilaku / kebiasaan ?  Maksud saya begini,  jika A adalah seorang ayah,  tinggal di Jawa,   diketahui menderita suatu penyakit turunan,  katakanlah sejenis kanker tertentu dan itu dikatakan sebagai bawaan dari ortu A.   A punya anak,  si B,  kemudian si B ini sejak kecil diadopsi oleh keluarga berada dan tinggal di LN.   Apakah si B masih beresiko menderita penyakit turunan dari ayah kandungnya ( si A ) ?  ::)

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:Penyakit
« Jawab #4 pada: November 28, 2011, 07:04:45 AM »
resiko masih ada, lingkungan bisa jadi membantu memicu ato menghambatnya...

Offline Novieainie

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 43
  • IQ: 6
    • Lihat Profil
Re:Penyakit
« Jawab #5 pada: November 28, 2011, 08:18:58 PM »
gaya hidup bisa tak??

Kutip
misalnya bakteri atau virus terkonsentrasi di organel A maka hanya akan terkonsentrasi disitu saja?

tergantung bakterinya jalan-jalan gak keorgan lainnnya,,

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:Penyakit
« Jawab #6 pada: Desember 01, 2011, 07:42:50 AM »
bisa lah... makanan yang kalorinya tidak seimbang dengan aktivitas bisa menyebabkan banyak gangguan kesehatan.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2581
  • IQ: 167
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:Penyakit
« Jawab #7 pada: Desember 02, 2011, 12:28:26 PM »
Informasi yang aku anggap menarik
http://farabinewsnow.blogspot.com/

Saya Indonesia ASLI.

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Penyakit
« Jawab #8 pada: Desember 02, 2011, 03:36:35 PM »
resiko masih ada, lingkungan bisa jadi membantu memicu ato menghambatnya...
misalnya kaya dbd yang ditularkan melalui nyambuk yg belang hitam putih itu ya om Syx?

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2442
  • IQ: 220
  • Gender: Pria
  • G. R. W. Tjiasmanto
    • Lihat Profil
    • Natural History
Re:Penyakit
« Jawab #9 pada: Desember 02, 2011, 11:51:10 PM »
Seperti kata guru biologi SMP, SMA ya: FENOTIP = GENOTIP + LINGKUNGAN
dimana:
FENOTIP itu penampakan luar (yang kita lihat),
GENOTIP itu komposisi gen suatu makhluk tersebut
LINGKUNGAN adalah apapun diluar makhluk (yang dapat berinteraksi dengannya tentunya)

Penyakit keturunan bisa jadi statis atau cenderung pasti kena (contoh: buta warna, haemophilia), atau dapat juga berupa kecenderungan penyakit tertentu yang bisa bergantung faktor lingkungan pula, contoh: seseorang yang dikatakan memiliki kecenderungan obesitas (misalnya memiliki kelainan genetis dimana tubuhnya sulit sekali memetabolisme lemak, misalnya kekurangan leptin) akan lebih mudah gemuk bila makanannya banyak, dan jika memang gak dikasih makan gemuknya gak akan terlalu parah.

N.B: untuk hemofilia dan buta warna, bila gene therapy dapat dikategorikan sebagai faktor lingkungan, memang bisa dikatakan terekspresi tidaknya kelainan tersebut tetap bergantung lingkungan ya...
Scientia Sapientes Elegit
(Knowledge Choose The Wise One)

Offline peregrin

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 539
  • IQ: 100
  • Gender: Wanita
  • 'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)
    • Lihat Profil
Re:Penyakit
« Jawab #10 pada: Desember 03, 2011, 05:10:15 AM »
penyakit kan ada yang bisa beresiko menurun dan ada yang tidak, contoh : kanker (beresiko menurun).
apa karena (resiko menurun) itu disebabkan perombakan molekul-molekul yg pernah dijangkiti oleh sel kanker?

untuk pertanyaan pertama, sebenarnya pernah dibahas di sini juga. Tapi kalau ada yg belum jelas, bisa ditanyakan lebih detil kok  :)


www.sciencedaily.com/releases/2011/12/111201174227.htm Asal mula prasangka

Maksudnya gimana ini? apa hubungan artikel ini dg pertanyaan ts?


misalnya kaya dbd yang ditularkan melalui nyambuk yg belang hitam putih itu ya om Syx?

yg dibahas kan pertanyaan semut-ireng dan Novieainie tentang pengaruh lingkungn terhadap penyakit menurun
apakah dbd termasuk penyakit menurun?


Seperti kata guru biologi SMP, SMA ya: FENOTIP = GENOTIP + LINGKUNGAN
dimana:
FENOTIP itu penampakan luar (yang kita lihat),
GENOTIP itu komposisi gen suatu makhluk tersebut
LINGKUNGAN adalah apapun diluar makhluk (yang dapat berinteraksi dengannya tentunya)

wah ini dia rumus yg benar2 pas, bikin konsep dasar jadi mudah diingat  :)


Penyakit keturunan bisa jadi statis atau cenderung pasti kena (contoh: buta warna, haemophilia), atau dapat juga berupa kecenderungan penyakit tertentu yang bisa bergantung faktor lingkungan pula, contoh: seseorang yang dikatakan memiliki kecenderungan obesitas (misalnya memiliki kelainan genetis dimana tubuhnya sulit sekali memetabolisme lemak, misalnya kekurangan leptin) akan lebih mudah gemuk bila makanannya banyak, dan jika memang gak dikasih makan gemuknya gak akan terlalu parah.

kalo kanker bagaimana? apakah benar penyakit ini jd menurun krn "perombakan molekul-molekul yg pernah dijangkiti oleh sel kanker" seperti yg dikatakan ts?


N.B: untuk hemofilia dan buta warna, bila gene therapy dapat dikategorikan sebagai faktor lingkungan, memang bisa dikatakan terekspresi tidaknya kelainan tersebut tetap bergantung lingkungan ya...

bahas lebih banyak tentang gene therapy dong om biobio  ^-^ ... sampai di mana keberhasilan gene therapy saat ini? mungkin bisa dibuat thread baru aja ya  ^-^
Free software [knowledge] is a matter of liberty, not price. To understand the concept, you should think of 'free' as in 'free speech', not as in 'free beer'. (fsf)

Offline peregrin

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 539
  • IQ: 100
  • Gender: Wanita
  • 'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)
    • Lihat Profil
Re:Penyakit
« Jawab #11 pada: Desember 03, 2011, 05:23:58 AM »
Barangkali untuk thread ini, kita bisa mulai dg membahas terlebih dahulu macam2 penyakit.

1. Apa itu penyakit  ;D
2. Penyakit menurun dan tidak menurun - apa definisinya, apa saja contoh2nya
3. Penyakit menular dan tidak menular - apa definisinya, apa saja jenis2nya
4. Penyakit (disease) dan gejala (syndrome) - apa bedanya

Ntar setelah itu baru kita masuk ke pertanyaan yg lebih detil seperti pertanyaan exile_rstd   ;)  yuuk lanjuut...  ;D

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2809
  • IQ: 9
    • Lihat Profil
Re:Penyakit
« Jawab #12 pada: Desember 03, 2011, 06:27:15 AM »
Barangkali untuk thread ini, kita bisa mulai dg membahas terlebih dahulu macam2 penyakit.

1. Apa itu penyakit  ;D
2. Penyakit menurun dan tidak menurun - apa definisinya, apa saja contoh2nya
3. Penyakit menular dan tidak menular - apa definisinya, apa saja jenis2nya
4. Penyakit (disease) dan gejala (syndrome) - apa bedanya

Ntar setelah itu baru kita masuk ke pertanyaan yg lebih detil seperti pertanyaan exile_rstd   ;)  yuuk lanjuut...  ;D

Setuju.   Bagaimana kalo dimulai dari hal yang paling dasar :   Segitiga Penyakit  (  Disease Triangle ) ?   yuuk lanjuut ....... ::)

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Penyakit
« Jawab #13 pada: Desember 03, 2011, 07:55:57 AM »
hehe soalnya saya sendiri tau penyakit dari macam2nya aja tapi dasar2nya saya belum melajari. kalau ada yang berkenan silahkan ajarkan saya. he ::)

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 954
  • IQ: 35
  • Gender: Wanita
  • pathetic, outdated & buku fk akhirnya ke beli juga
    • Lihat Profil
Re:Penyakit
« Jawab #14 pada: Desember 03, 2011, 08:08:59 AM »
maksud pertanyaan saya itu kenapa (misalnya) penyakit hepatitis (bukan penyakit menurun kan? CMIIW) bisa menjadi penyakit yang tidak menurun. baru bisa menurun kalau faktor genetik bukan? tubuh kita tersusun dari triliyunan sel. yang mana ada unsur genetik didalam inti sel yaitu gen, kromossom, DNA dsb. apakah semua penyakit bisa mengacaukan susunan molekul yang ada pada unsur genetik (terutama didalam DNA) atau tidak? atau itu hanya bisa terjadi pada sel kanker yg menggrogoti unsur genetik?

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia