Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 23, 2012, 06:02:45 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

GhostInMachine

Hari Ini jam 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Hari Ini jam 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Kemarin jam 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Kemarin jam 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Kemarin jam 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Kemarin jam 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Kemarin jam 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
 

bangnono_swedye

Mei 20, 2012, 05:23:03 PM
pertanyaa2 ane di forum kesehatan cuma2 diliaat2in aj, kagak ada yang komen ato ngasih jawaban :'( kebiasaan di forsa kah..?? :'(
 

arydhamayanti

Mei 20, 2012, 07:41:11 AM
minggu pagi yang cerah!! ^^ have a glorious day.. :)

Show 50 latest

Penulis Topik: reproduksi seksual  (Dibaca 846 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1095
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
reproduksi seksual
« pada: November 30, 2011, 11:27:25 PM »
Organisme sederhana biasanya bereproduksi secara aseksual, sedangkan organisme yg lebih kompleks biasanya bereproduksi secara seksual.
Apa saja keuntungan dari reproduksi seksual Dan korelasinya dengan kompleksitas organisme?
you may say I'm a dreamer, but I'm not the only one.

Offline peregrin

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 539
  • IQ: 100
  • Gender: Wanita
  • 'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)
    • Lihat Profil
Re:reproduksi seksual
« Jawab #1 pada: Desember 01, 2011, 08:22:44 AM »
Salah satu keuntungan reproduksi seksual adalah memperkaya gene pool dari spesies tsb. yg pada akhirnya akan membantu spesies tsb. utk survive.

Misalkan: suatu organisme bereproduksi scr aseksual, keturunannya akan memiliki DNA yg sama dg induknya. Ketika ada parasit yg berhasil menginfeksi organisme tsb, baik induk maupun keturunan akan terinfeksi. Alhasil satu spesies bisa langsung punah oleh sang parasit.

Sebaliknya dg organisme yg bereproduksi scr seksual: keturunannya akan memiliki variasi gen yg berbeda dari gabungan DNA kedua orang tuanya. Dg cara ini, adaptasi dan seleksi alam terjadi. Ketika ada parasit yg berhasil menginfeksi satu generasi, parasit tsb akan kesulitan menginfeksi keturunan organisme tsb yg telah beradaptasi. Alhasil, spesies tsb. lebih survive.

Teori ini baru2 ini dibuktikan dg salah satu eksperimen yg dilakukan oleh grup riset dari Indiana University. Dg manipulasi genetik, sejenis cacing C. elegans dibuat bereproduksi scr seksual dan aseksual. Kedua grup ini kemudian dibiakkan bersama2 dg bakteri patogen yg bisa berevolusi bersama2 dg si cacing. Hasilnya, grup C. elegans yg bereproduksi scr aseksual dg cepat punah ketika terinfeksi oleh sang bakteri patogen. Sebaliknya, grup C. elegans yg bereproduksi scr seksual menghasilkan keturunan yg mampu beradaptasi dan lebih resisten terhadap serangan sang bakteri patogen.

Referensi lebih lanjut:
"Running with the Red Queen: Host-Parasite Coevolution Selects for Biparental Sex," Science, July 8, 2011, by: L.T. Morran; O.G. Schmidt; I.A. Gelarden; R.C. Parrish II; C.M. Lively, Indiana University.
« Edit Terakhir: Desember 01, 2011, 08:26:10 AM oleh peregrin »
Free software [knowledge] is a matter of liberty, not price. To understand the concept, you should think of 'free' as in 'free speech', not as in 'free beer'. (fsf)

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1095
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re:reproduksi seksual
« Jawab #2 pada: Desember 01, 2011, 09:48:49 AM »
Oya, dulu pernah baca, sebagian besar mutasi itu bersifat netral, sebagian lagi merugikan (bahkan mematikan), hanya sebagian kecil yang menguntungkan. (Seingat saya tulisannya R. Dawkins, tapi lupa judulnya.)

Jadi dengan reproduksi aseksual, peluang terkumpulnya gen-gen baik dalam satu individu sangat-sangat kecil. Jika mutasi yang menguntungkan itu disertai dengan mutasi yang mematikan, gen baik hasil mutasi akan ikut musna dengan matinya individu mutan.

Peluang dengan reproduksi seksual lebih besar, karena gen baik hasil mutasi disharing dengan individu lain. CMIIW.

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2442
  • IQ: 220
  • Gender: Pria
  • G. R. W. Tjiasmanto
    • Lihat Profil
    • Natural History
Re:reproduksi seksual
« Jawab #3 pada: Desember 03, 2011, 12:02:02 AM »
Salah satu keuntungan reproduksi seksual adalah memperkaya gene pool dari spesies tsb. yg pada akhirnya akan membantu spesies tsb. utk survive.

Misalkan: suatu organisme bereproduksi scr aseksual, keturunannya akan memiliki DNA yg sama dg induknya. Ketika ada parasit yg berhasil menginfeksi organisme tsb, baik induk maupun keturunan akan terinfeksi. Alhasil satu spesies bisa langsung punah oleh sang parasit.

Sebaliknya dg organisme yg bereproduksi scr seksual: keturunannya akan memiliki variasi gen yg berbeda dari gabungan DNA kedua orang tuanya. Dg cara ini, adaptasi dan seleksi alam terjadi. Ketika ada parasit yg berhasil menginfeksi satu generasi, parasit tsb akan kesulitan menginfeksi keturunan organisme tsb yg telah beradaptasi. Alhasil, spesies tsb. lebih survive.

Teori ini baru2 ini dibuktikan dg salah satu eksperimen yg dilakukan oleh grup riset dari Indiana University. Dg manipulasi genetik, sejenis cacing C. elegans dibuat bereproduksi scr seksual dan aseksual. Kedua grup ini kemudian dibiakkan bersama2 dg bakteri patogen yg bisa berevolusi bersama2 dg si cacing. Hasilnya, grup C. elegans yg bereproduksi scr aseksual dg cepat punah ketika terinfeksi oleh sang bakteri patogen. Sebaliknya, grup C. elegans yg bereproduksi scr seksual menghasilkan keturunan yg mampu beradaptasi dan lebih resisten terhadap serangan sang bakteri patogen.

Referensi lebih lanjut:
"Running with the Red Queen: Host-Parasite Coevolution Selects for Biparental Sex," Science, July 8, 2011, by: L.T. Morran; O.G. Schmidt; I.A. Gelarden; R.C. Parrish II; C.M. Lively, Indiana University.


Setuju sekali dengan peregrin.
Kemampuan reproduksi seksual membantu memperkaya variasi gene di gene pool yang membantu keseluruhan gene pool tersebut melakukan adaptasi evolusioner terhadap perubahan-perubahan yang etrjadi di lingkungan, coba baca tulisan saya di sini:
http://www.forumsains.com/biologi/meluruskan-miskonsepsi-evolusi-dinamika-populasi-spesiasi-(neo)-darwinian/msg25838/?topicseen#msg25838

Sebenarnya bagu organisme yang bereproduksi secara aseksual pun, keanekaragaman gene pool dapat tercapai melalui adanya mutasi, namun dengan rate yang lebih minim tentunya.
Scientia Sapientes Elegit
(Knowledge Choose The Wise One)

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1095
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re:reproduksi seksual
« Jawab #4 pada: Desember 07, 2011, 11:37:42 AM »
Dulu waktu kecil sempat heran, bagaimana beberapa organisme tingkat tinggi/kompleks bisa berkembang biak secara aseksual, seperti pohon pisang, cocor bebek, beberapa jenis kadal dan serangga. Padahal untuk mencapai kompleksitas tinggi tanpa rekombinasi genetik peluangnya sanhgat kecil.
Belakangan saya baca bahwa organisme tersebut berasal dari spesies yang bereproduksi secara seksual, namun kemudian mengalami mutasi atau hybridisasi sehingga memiliki kemampuan reproduksi aseksual. Contohnya parthenogenesis pada beberapa jenis kadal berasal dari hybridisasi dua spesies kadal yang berbeda. CMIIW

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia