ForSa punya logo baru!! Ada komen?
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Salah satu keuntungan reproduksi seksual adalah memperkaya gene pool dari spesies tsb. yg pada akhirnya akan membantu spesies tsb. utk survive.Misalkan: suatu organisme bereproduksi scr aseksual, keturunannya akan memiliki DNA yg sama dg induknya. Ketika ada parasit yg berhasil menginfeksi organisme tsb, baik induk maupun keturunan akan terinfeksi. Alhasil satu spesies bisa langsung punah oleh sang parasit.Sebaliknya dg organisme yg bereproduksi scr seksual: keturunannya akan memiliki variasi gen yg berbeda dari gabungan DNA kedua orang tuanya. Dg cara ini, adaptasi dan seleksi alam terjadi. Ketika ada parasit yg berhasil menginfeksi satu generasi, parasit tsb akan kesulitan menginfeksi keturunan organisme tsb yg telah beradaptasi. Alhasil, spesies tsb. lebih survive.Teori ini baru2 ini dibuktikan dg salah satu eksperimen yg dilakukan oleh grup riset dari Indiana University. Dg manipulasi genetik, sejenis cacing C. elegans dibuat bereproduksi scr seksual dan aseksual. Kedua grup ini kemudian dibiakkan bersama2 dg bakteri patogen yg bisa berevolusi bersama2 dg si cacing. Hasilnya, grup C. elegans yg bereproduksi scr aseksual dg cepat punah ketika terinfeksi oleh sang bakteri patogen. Sebaliknya, grup C. elegans yg bereproduksi scr seksual menghasilkan keturunan yg mampu beradaptasi dan lebih resisten terhadap serangan sang bakteri patogen. Referensi lebih lanjut:"Running with the Red Queen: Host-Parasite Coevolution Selects for Biparental Sex," Science, July 8, 2011, by: L.T. Morran; O.G. Schmidt; I.A. Gelarden; R.C. Parrish II; C.M. Lively, Indiana University.