Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

presellya nur oktavia

April 15, 2014, 01:54:42 PM
butuh bantuan yang bisa ngerti scada buat tugas akhir,maaf saya baru disini salam kenal semua
 

Andrew96

April 09, 2014, 09:51:58 PM
info nya menarik smua ya.

Hikikomori

April 09, 2014, 02:59:13 PM
Salam kenal, saya ingin belajar pemrograman C++ melalui forum ini. Mohon bantuan kawan-kawan.
 :)

kaoskaki

April 08, 2014, 11:58:37 AM
salam kenal, klau mau belajar ic ke mana y??
tq

DomoRani

April 07, 2014, 09:48:39 PM
masih bingung gimana caranya mau nanya tentang soal mat ke forum ini -_-

zugite.balap

April 07, 2014, 03:34:36 AM
bingung sob, tugas kuliah bikin naskah dialog tentang pendidik/guru dan dimainkan 8 orang..
 

aisah nuhuyanan

April 06, 2014, 05:24:42 PM
akhirnya berkunjung jg di forsa....

chichara

April 04, 2014, 09:30:40 AM
pagi gan, ada forum yang spesifik bahas dunia perelektronikaan ga nih? i'm newbie  ;D

resistance805

April 02, 2014, 02:03:12 PM
hadirr  ;D
 

bambu

Maret 31, 2014, 01:53:23 PM
hadir...

Show 50 latest

Penulis Topik: Serotonin  (Dibaca 3301 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2788
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Serotonin
« pada: Mei 18, 2012, 08:04:48 PM »


Apa itu serotonin dan apa yang ia lakukan?

Serotonin, yang juga dikenal sebagai 5-hydroxytryptamine adalah hormon di kelenjar pineal, saluran pencernaan, sistem saraf pusat, dan platelet darah. Hormon adalah zat yang diproduksi oleh tubuh kita yang mengatur dan mengontrol aktivitas sel-sel tertentu atau organ.

Rumus molekul dari serotonin adalah C10H12N2O.

Serotonin adalah neurotransmitter - zat ini adalah zat kimia yang mentransmisikan impuls saraf di seluruh ruang diantara sel-sel saraf atau neuron. Kami menyebutnya "sinapsis spasi".

Serotonin memainkan peranan penting dalam regulasi belajar, tidur, suasana hati, dan vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah). Para ahli mengatakan serotonin juga mungkin memiliki peran dalam kecemasan, muntah, migrain, dan nafsu makan.

Perubahan dalam tingkat serotonin dalam otak dapat mempengaruhi suasana hati. Beberapa obat antidepresan mempengaruhi perilaku serotonin, antara lain mereka digunakan untuk mengobati depresi.

Sekitar 80% dari jumlah serotonin tubuh kita ada di dalam usus, dalam sel enterochromaffin - di mana itu mengatur gerakan usus. Sisanya disintesis dalam neuron serotonergik di sistem saraf pusat.

Untuk beberapa jenis sel, serotonin adalah salah satu dari faktor pertumbuhan - mungkin memiliki peran dalam penyembuhan luka.

Menurut kamus medis Medilexicon itu, Serotonin adalah:

"Sebuah vasokonstriktor, dilepas oleh trombosit darah, yang menghambat sekresi lambung dan merangsang otot polos; hadir dalam konsentrasi yang relatif tinggi di beberapa daerah di sistem saraf pusat (hipotalamus, ganglia basal), dan terjadi di banyak jaringan perifer dan sel-sel dan tumor karsinoid . "


Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Oxford menemukan bahwa serotonin mempengaruhi cara kita dalam tingkat keintiman dan romantisme. Pada saat Mereka menurunkan aktivitas serotonin pada sukarelawan sehat dan kemudian menunjukkan pada mereka foto-foto pasangan mereka. Dan kemudian Mereka diminta untuk memberikan penilaian saat serotonin diturunkan. Para relawan dengan aktivitas serotonin rendah menilai pasangan mereka kurang akrab daripada para relawan dengan aktivitas serotonin normal.

Dari hasil uji coba kepada binatang yaitu tikus peneliti menemukan bahwa mereka yang kadar serotoninnya rendah kehilangan naluri keibuan mereka. (Link ke artikel)

Ditulis oleh Christian Nordqvist
Copyright: News Today Medis
Diterjemahkan oleh Farabi.


Informasi yang aku anggap menarik
http://farabinewsnow.blogspot.com/

Saya Indonesia ASLI.

Offline ytridyrevsielixetuls

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 337
  • IQ: 153
  • Gender: Pria
  • ▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄
    • Lihat Profil
Re:Serotonin
« Jawab #1 pada: Mei 19, 2012, 02:39:21 PM »
kadar serotonin perempuan lebih tinggi daripada laki-laki. itu salah satu fakta sains yg saya dengar tentang hormon itu.
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|

Offline nʇǝʌ∀

  • Global Moderator
  • Dosen
  • *****
  • Tulisan: 313
  • IQ: 182
  • Gender: Pria
  • ɐɯɐs ɥɐlɐpɐ uɐʇɐlǝS uɐp ɐɹɐʇ∩
    • Lihat Profil
Re:Serotonin
« Jawab #2 pada: Mei 19, 2012, 03:56:40 PM »
kadar serotonin perempuan lebih tinggi daripada laki-laki. itu salah satu fakta sains yg saya dengar tentang hormon itu.

ketika matahari terbit, mata kita memancarkan signal ke dalam otak untuk memproduksi serotonin lebih. tentu ini menjelaskan mengapa manusia cenderung lebih cepat merasa sedih atau muram ketika hujan dan badai terjadi. meski laki-laki dan perempuan bisa mengalami kekurangan serotonin, ternyata perempuan lebih rentan mengalaminya (terutama ketika mereka mengalami masa menstruasi dan manopause).
di sisi lain, perempuan cenderung lebih mudah merasakan mood yg bagus kalau berada di tempat yang indah atau melihat pemandangan yang indah, misal taman bunga. apalagi kalau ditambah mendengarkan lagu/kata-kata yang indah berbau romantis, perempuan lebih peka meresponnya. hal-hal indah seperti itu memang diresapi lebih dalam oleh perempuan.
secara umum, baik itu cuaca "buruk" dan tempat jelek vs cuaca cerah dan tempat indah, semuanya lebih rentan mempengaruhi mood perempuan dibanding laki-laki.
itu juga jadi salah satu bukti bahwa kadar serotonin perempuan lebih tinggi.
                |'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''|
       __/""|"|--------nʇǝʌ∀ inc.------|
 > (|__|_|!!|__________________|
      (o)!""""""(o)(o)!"""""""""""(o)(o)!

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2788
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:Serotonin
« Jawab #3 pada: Mei 19, 2012, 04:28:23 PM »
Berarti betul serotonin dan metilasi adalah hal yang tepat untuk dijadikan sebgai anti depresant jika dibandingkan dengan alkohol atau misalkan, Morphin. Sepertinya mengkonsumsi serotonin tidak menimbulkan withdrawal effect.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2788
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:Serotonin
« Jawab #4 pada: Mei 26, 2012, 03:55:48 PM »
C10H19OH, 2 - (2-propyl)-5-methyl-cyclohexane-1-o

Betulkan, ternyata alkohol mengandung metil juga. Tapi sialnya beberapa molekul lain tidak bagus untuk tubuh. Saya masih menguji coba beberapa obat yang mengandung metil untuk melihat apakah beradiksi atau tidak. Tapi dari beberapa obat yang saya coba seperti xanax hanya beradiksi ringan dan toleransi tubuh lumayan cepat, sedangkan beberapa obat anti narkotik dalam artian menyembuhkan ketagihan narkotik seperti metadon, mempunyai toleransi terhadap tubuh setelah 1 tahun. Mungkin dengan ditemukannya obat anti depresan yang bebas efek samping kita bisa menembukan obat pengganti alkohol untuk orang yang mengalami stress akibat pekerjaan tapi tidak menimbulkan adiksi.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2788
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:Serotonin
« Jawab #5 pada: Juni 02, 2012, 11:38:06 AM »
Wew ternyata salah. Metil bukan zat untuk euphoria, ada metili ada metilasi.
« Edit Terakhir: Juni 02, 2012, 11:40:27 AM oleh Farabi »

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4500
  • IQ: 341
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:Serotonin
« Jawab #6 pada: Juni 04, 2012, 06:33:17 PM »
gugus metil itu -CH3
umum banget di kimia organik. hampir semua senyawa kimia organik punya gugus ini. jadi sepertinya kurang tepat kalo mengkaitkan gugus metil ini dengan efek antidepresan.
senyawa antidepresan memiliki gugus metil ... mungkin benar (saya belum cek satu per satu, tetapi kemungkinan benar sangat tinggi mengingat hampir semua senyawa organik punya gugus ini)
senyawa yang memiliki gugus metil pasti adalah antidepresan ... salah!

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2788
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:Serotonin
« Jawab #7 pada: Juli 09, 2012, 09:18:02 AM »

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4500
  • IQ: 341
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:Serotonin
« Jawab #8 pada: Juli 10, 2012, 07:03:44 AM »
apa yang buat farabi tertarik dari artikel tersebut?

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2788
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:Serotonin
« Jawab #9 pada: Juli 14, 2012, 11:42:00 AM »
apa yang buat farabi tertarik dari artikel tersebut?

Informasi tentang bagaimana cara untuk meningkatkan level dophamin. Itu yang membuat saya tertarik.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2788
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:Serotonin
« Jawab #10 pada: Agustus 12, 2012, 01:52:30 PM »
Setiap kali kita melakukan kegiatan yang menunjang keberlangsungan hidup kita (survavibilitas) otak kita melepaskan dopamin pada sirkuit kesenangan di otak kita yang memebuat kita merasa bahagia atau minimal senang. Masalah timbul pada saat kita mencoba untuk memodifikasi (altering) cara kita merasa bahagia dengan obat obatan seperti obat penenang, morphin, alkohol, nikotin dsb. Sehingga pada umumnya seorang penyalahgunaan obat sudah tidak begitu peduli lagi dengan keberlangsungan hidup mereka (misal, tetap pakai morphin sampai Over Doses).

Penelitian terbaru menyatakan, seorang yang menunjukan ketidak tertarikan pada makanan, pasti mengalami ketergantungan, minimal terhadap rokok, atau malah obat obatan.

Pesan Moral: Kebahagiaan bisa didapat dengan memastikan keberlangsungan hidup kita, tapi tentunya dengan cara yang baik, yang membuat kita benar benar hidup tanpa masalah. Bukan seperti misalkan, meminjam uang riba dengan bunga 20% supaya bisa makan, ini akan membuat tubuh merasa bahagia, tapi tidak lama, saat anda mendapat tagihan dari hutang tersebut, tubuh akan melepas hormon lain yang membuat anda menderita supaya anda tidak melakukan hal seperti itu lagi. Tubuh kita sebetulnya adalah robot yang sudah terprogram dengan baik.

 

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia