Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
Total Pemilih: 19
0 Anggota dan 4 Pengunjung sedang melihat topik ini.
2. Sistem imun cellular (sistem imun yang bekerja pada sel yang terinfeksi antigen, yang berperan adalah sel T (Th, Tc, Ts)
Innate immunity terjadi karena tubuh dapat mengenali struktur mikroba yang masuk, bisa karena sebelumnya mikroba tersebut sudah pernah menginfeksi tubuh, atau karena struktur mikroba tersebut mirip seperti struktur mikroba lain yang pernah menginfeksi tubuh...
Ini yang disebut sebagai "infeksi berulang" atau reinfection. Ini bukan kerjaannya si innate, tapi kerjaannya si memory (immunological memory). Memori ini dihasilkan oleh sistem imun adaptif, yaitu sel B. Presentasi antigen oleh APC terhadap Th memicu diferensiasi sel B, sebagian subset menjadi sel plasma yang menghasilkan antibodi, subset yang lain menjadi sel memori. Reinfeksi di kemudian hari akan "membangunkan" sel memori ini sehingga responnya cepat/segera/akut, seperti respon imun nonspesifik meskipun sebenarnya yang memulai adalah sel B.Pengenalan antigen oleh innate immunity berdasarkan sama tidaknya pola molekul permukaan sel, atau dikenal dengan (pattern recognition). Apabila polanya sama dengan pola sel-sel tubuh (self), maka akan dibiarkan saja. Akan tetapi apabila polanya berbeda, maka akan dikenali sebagai benda asing atau nonself, hal inilah yang memicu munculnya respon imun.
Mau tanya nih,Th = T helper (Th1, Th2) -- CD4+ T cellTc = T cytotoxic atau CTL -- CD8+ T cellTs = apa ya?
Ini yang disebut sebagai "infeksi berulang" atau reinfection. Ini bukan kerjaannya si innate, tapi kerjaannya si memory (immunological memory). Memori ini dihasilkan oleh sistem imun adaptif, yaitu sel B. Presentasi antigen oleh APC terhadap Th memicu diferensiasi sel B, sebagian subset menjadi sel plasma yang menghasilkan antibodi, subset yang lain menjadi sel memori. Reinfeksi di kemudian hari akan "membangunkan" sel memori ini sehingga responnya cepat/segera/akut, seperti respon imun nonspesifik meskipun sebenarnya yang memulai adalah sel B.
Ts = T supresor. Fungsi supresor untuk mengatur aktivitas Th dan Tc. Sel Th dan Th bersama-sama disebut sel T regulator. Sel T supresor berperan penting dalam membatasi kemampuan sistem imun untuk menyerang jaringan tubuh sendiri (toleransi imun).
Sebagai tambahan, sel memori, selain dihasilkan oleh sel B juga bisa dihasilkan oleh sel T. Sel-sel memori ini nantinya ditambahkan ke dalam jaringan limfoid dan menyebar ke seluruh jaringan limfoid pada tubuh.
1. Sel T yang bisa menghasilkan memori itu subset yang mana ya? CD8+, CD4+, atau subset yang lain?
2. Aktivasi T tersebut terjadi di mana? Karena ada antigen, yang jelas bukan di timus. Apakah di nodus limfatikus seperti pada kasus infeksi biasa, atau di lien, atau di mana?
3. Karena ada penambahan klon sel T akibat aktivasi ini, berarti "clonal expansion" yang terjadi selama perkembangan timus tidak berhenti donk alias tetap jalan terus? Katanya setelah kita dewasa timus menyusut jumlah sel-selnya (involusi), dan sel-sel tersebut adalah sel pokok yang akan proliferasi setelah dikenai antigen yang sesuai. Berarti ada sel pokok baru yang terbentuk akibat paparan antigen baru ya?