Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 23, 2012, 06:11:57 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

GhostInMachine

Hari Ini jam 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
 

army.fice

Hari Ini jam 12:22:47 AM
sepi banget sih :(
 

lustforscience

Kemarin jam 08:26:02 PM
amin
 

exile_rstd

Kemarin jam 08:24:55 PM
offline....
good night all  ;)
 

exile_rstd

Kemarin jam 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan  :D
 

Farabi

Kemarin jam 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
 

exile_rstd

Kemarin jam 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
 

N E R R O

Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
 

bangnono_swedye

Mei 20, 2012, 05:23:03 PM
pertanyaa2 ane di forum kesehatan cuma2 diliaat2in aj, kagak ada yang komen ato ngasih jawaban :'( kebiasaan di forsa kah..?? :'(
 

arydhamayanti

Mei 20, 2012, 07:41:11 AM
minggu pagi yang cerah!! ^^ have a glorious day.. :)

Show 50 latest

Penulis Topik: species organisme aseksual  (Dibaca 895 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1095
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
species organisme aseksual
« pada: Desember 01, 2011, 10:03:04 AM »
Saya masih penasaran nih, bagaimana menentukan species dari organisme aseksual? Maksudnya, apakah dua individu yang berbeda masih termasuk dalam satu species ataukah dikelompokkan dalam dua species yang berbeda.
Pada organisme seksual, seingat saya akan dikelompokkan dalam satu species jika keduanya mampu menghasilkan keturunan fertil. Keturunan hybrid antara dua species yang berbeda biasanya steril (CMIIW).
you may say I'm a dreamer, but I'm not the only one.

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:species organisme aseksual
« Jawab #1 pada: Desember 01, 2011, 01:59:46 PM »
cara termodern adalah dengan DNA.
hybrid tidak selamanya steril. di dunia flora bisa diketemukan adanya hybrida yang masih bersifat fertil dan bahkan dapat disilangkan lebih lanjut.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2581
  • IQ: 167
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:species organisme aseksual
« Jawab #2 pada: Desember 01, 2011, 02:10:06 PM »
Keturunan fertil? Keturunan yang bisa menghaislkan keturunan lagi?
Informasi yang aku anggap menarik
http://farabinewsnow.blogspot.com/

Saya Indonesia ASLI.

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:species organisme aseksual
« Jawab #3 pada: Desember 01, 2011, 02:21:42 PM »
yup... contoh yang ada misalnya di Nepenthes (kantung semar), ada silangan N. (globosa x mirabilis) x (chaniana x veitchii), N. rafflesiana x (albomarginata x veitchii), N. x kuchingensis (ampullaria x mirabilis), dll.


N. (globosa x mirabilis) x (chaniana x veitchii)


Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1095
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re:species organisme aseksual
« Jawab #4 pada: Desember 01, 2011, 03:56:48 PM »
cara termodern adalah dengan DNA.
hybrid tidak selamanya steril. di dunia flora bisa diketemukan adanya hybrida yang masih bersifat fertil dan bahkan dapat disilangkan lebih lanjut.
Sejauh mana perbedaan DNA yang diperlukan untuk mengelompokkan dua organisme dalam dua species terpisah?
AFAIK, kalau masih bisa menghasilkan keturunan fertil, masih dianggap satu species, cuma beda ras/varian. CMIIW.

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:species organisme aseksual
« Jawab #5 pada: Desember 01, 2011, 04:22:56 PM »
untuk lebih rincinya saya kurang tau. tapi ini dilakukan saat ada rekan yang mendaftar spesies baru temuannya. dari tes DNA ditemukan ada beberapa spesies yang salah genus. di kantung semar sendiri ada beberapa spesies yang ternyata ditemui bahwa itu hibrida. misalnya N. kuchingensis ternyata silangan, sehingga akhirnya namanya menjadi N. x kuchingensis atau N. ampullaria x mirabilis atau N. mirabilis x ampullaria (induk betina disebutkan di depan). juga disebutkan bahwa itu bukan varian, tetapi benar-benar spesies.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2581
  • IQ: 167
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:species organisme aseksual
« Jawab #6 pada: Desember 01, 2011, 07:01:31 PM »
Spesies baru harusnya dilihat dari struktur rangkanya ya? "Framework" istilahnya dalam komputer. Atau mau dari fungsionalnya?

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:species organisme aseksual
« Jawab #7 pada: Desember 02, 2011, 06:55:21 AM »
struktur rangka? kalo yang ga punya rangka gimana?

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2581
  • IQ: 167
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:species organisme aseksual
« Jawab #8 pada: Desember 02, 2011, 10:53:33 AM »
Berarti apanya biasanya? Mungkin rangka disini bisa dilihat dari anatominya, msalkan Kortex, dan Tubuh, nanti tubuh dibagi bagi lagi secara fungsional, misalkan "Tangan" dalam arti sesuatu yang bercabang, tapi mempunyai fungsi lain, misalkan menyerap energi untuk menyatuhkan karbon dan oksigen sehingga membentuk buah misalkan.

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2442
  • IQ: 220
  • Gender: Pria
  • G. R. W. Tjiasmanto
    • Lihat Profil
    • Natural History
Re:species organisme aseksual
« Jawab #9 pada: Desember 02, 2011, 11:57:32 PM »
yup... contoh yang ada misalnya di Nepenthes (kantung semar), ada silangan N. (globosa x mirabilis) x (chaniana x veitchii), N. rafflesiana x (albomarginata x veitchii), N. x kuchingensis (ampullaria x mirabilis), dll.


N. (globosa x mirabilis) x (chaniana x veitchii)



OOT dulu ya syx, ayo kapan ketemuan kita saling melihat koleksi Nepenthes masing-masing... anyway sudah piara dari lama nih campur anggrek hanya saja baru belakangan interaksi di FTB jadi baru tahu bos syx pelihara juga hehehe

untuk lebih rincinya saya kurang tau. tapi ini dilakukan saat ada rekan yang mendaftar spesies baru temuannya. dari tes DNA ditemukan ada beberapa spesies yang salah genus. di kantung semar sendiri ada beberapa spesies yang ternyata ditemui bahwa itu hibrida. misalnya N. kuchingensis ternyata silangan, sehingga akhirnya namanya menjadi N. x kuchingensis atau N. ampullaria x mirabilis atau N. mirabilis x ampullaria (induk betina disebutkan di depan). juga disebutkan bahwa itu bukan varian, tetapi benar-benar spesies.


Rekan = mas Adrian kah?

struktur rangka? kalo yang ga punya rangka gimana?

Mungkin maksudnya penampakan anatomis.

Spesies baru harusnya dilihat dari struktur rangkanya ya? "Framework" istilahnya dalam komputer. Atau mau dari fungsionalnya?

Pada jaman dulu memang diklasifikasikan sedemikian, namun modern ini DNA lebih diutamakan dalam klasifikasi.
Scientia Sapientes Elegit
(Knowledge Choose The Wise One)

Offline peregrin

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 539
  • IQ: 100
  • Gender: Wanita
  • 'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)
    • Lihat Profil
Re:species organisme aseksual
« Jawab #10 pada: Desember 03, 2011, 04:45:45 AM »
Pada jaman dulu memang diklasifikasikan sedemikian, namun modern ini DNA lebih diutamakan dalam klasifikasi.

Bagaimana tepatnya klasifikasi species berdasarkan DNA om biobio? atau sudah pernah dibahas di Forsa?
Free software [knowledge] is a matter of liberty, not price. To understand the concept, you should think of 'free' as in 'free speech', not as in 'free beer'. (fsf)

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2442
  • IQ: 220
  • Gender: Pria
  • G. R. W. Tjiasmanto
    • Lihat Profil
    • Natural History
Re:species organisme aseksual
« Jawab #11 pada: Desember 03, 2011, 10:37:45 AM »
Bagaimana tepatnya klasifikasi species berdasarkan DNA om biobio? atau sudah pernah dibahas di Forsa?


Sementara ini, masih dapat 1 link jurnal yang mudah dipahami:
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1893011/

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4439
  • IQ: 338
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:species organisme aseksual
« Jawab #12 pada: Desember 05, 2011, 06:10:37 AM »
OOT dulu ya syx, ayo kapan ketemuan kita saling melihat koleksi Nepenthes masing-masing... anyway sudah piara dari lama nih campur anggrek hanya saja baru belakangan interaksi di FTB jadi baru tahu bos syx pelihara juga hehehe
koleksi sedang hancur kena serangan tikus dan panas barusan. ini masi perbaikan bog garden. tapi bingung juga karena halaman depan dipaving, jadi suhu sekitar pun jadi tinggi karena pantulan panas dari batu paving. bagus lah ada temen lagi di surabaya. udah banyak kolektor yang menyerah karena keganasan surabaya.

Rekan = mas Adrian kah?
yup... waktu daftarin Nepenthes adrianii di jerman.

Offline biobio

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2442
  • IQ: 220
  • Gender: Pria
  • G. R. W. Tjiasmanto
    • Lihat Profil
    • Natural History
Re:species organisme aseksual
« Jawab #13 pada: Desember 10, 2011, 08:55:50 AM »
koleksi sedang hancur kena serangan tikus dan panas barusan. ini masi perbaikan bog garden. tapi bingung juga karena halaman depan dipaving, jadi suhu sekitar pun jadi tinggi karena pantulan panas dari batu paving. bagus lah ada temen lagi di surabaya. udah banyak kolektor yang menyerah karena keganasan surabaya.

Main dong ke rumah, kebetulan saya ada halaman non-paving jadi bisa digunakan buat Nepenthes hehehe
--OOT sekali lagi--

 

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia