ForSa punya logo baru!! Ada komen?
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
........Semua pembenaran / pembuktian terhadap hipotesa-hipotesa yang dilakukan tidak sesuai dengan metoda sains terkini, harus ditolak ........
Kutip dari: semut-ireng pada Pebruari 17, 2010, 02:32:18 PM........Semua pembenaran / pembuktian terhadap hipotesa-hipotesa yang dilakukan tidak sesuai dengan metoda sains terkini, harus ditolak ........Ini bisa diperjelas maksudnya apa? Apa anda tahu pergulatan para ahli teori garvitasi/partikel saat ini?
saya udah selesai kuliah fisika n udah bolak-balik baca bukunya Kenneth Krane masih belum bener2 paham dengan teori ini..... Bahkan pernah baca juga buku Einstein yang berjudul Relativitas, yang murni tulisan Einstein dengan bahasa awam (tapi udah terjemahan)... lumayan nyambung, tapi ya masih aja belum ngeh sepenuhnya.......kayaknya emang butuh waktu khusus buat mempelajari teori ini..... rasanya pas kuliah Fisika Modern dulu belum cukup........
1. Bahwa kecepatan cahaya konstan. Tentang hal ini sudah ada postingan saya dalam diskusi topik lain, antara lain saya sebutkan klaim Alphonsus Kelly dan eksperimen Sagnac.2. Bahwa cahaya dibelokkan oleh gravitasi benda masif. Tentang hal ini juga sudah ada postingan saya, dan ada argumentasi yang saya sampaikan. Saya hanya bisa menyatakan bahwa saya " meragukan " hipotesa ini, karena saya tidak memiliki dokumen cara perhitungan Einstein di tahun 1915 menghasilkan 1,75 detik beda busur, dan juga tidak memiliki dokumen cara perhitungan tim Inggris di tahun 1919 yang memotret bintang saat gerhana matahari, sehingga menghasilkan 1,64 detik beda busur, hasil yang dekat dengan perhitungan Einstein. Dari referensi yang saya baca, angka 1,64 detik beda busur itu didapat dengan cara membandingkan potret bintang sebelum gerhana pada saat yang lain, kemudian dibandingkan dengan potret bintang yang sama pada saat gerhana.Bila benar cara yang digunakan adalah dengan cara membandingkan potret bintang seperti di atas, mungkin pada tahun 1915 - 1919 cara seperti itu masih dianggap akurat. Tapi sains tidak statis, menurut metode terkini, sepanjang yang saya ketahui, cara menghitung beda busur antara posisi sejati bintang dengan posisi semu bintang secara akurat, harus dilakukan pada posisi yang memiliki lintang bujur yang jelas dan waktu / saat yang tepat. Perhitungan yang dilakukan oleh 2 pengamat, posisi lintang bujurnya sama tetapi waktu selisih 5 menit saja, hasilnya akan berbeda. Lebih-lebih lagi jika 2 pengamat itu pada posisi yang lintang bujurnya berbeda, dan waktunya juga berbeda ....... Dalam contoh di atas, metode yang saya sebut terkini, mungkin saja sudah ada metode yang terbaru lagi yang lebih akurat ......Demikian juga berkaitan dengan eksperimen Sagnac, mungkin sekarang atau di masa yang akan datang ditemukan metode yang lebih baru lagi yang lebih akurat ......
1. apakkah anda berharap kecepatan cahaya dalam vakum bisa berbeda-beda?silahkan cek link NASA berikut:http://www.nasa.gov/centers/goddard/news/topstory/2003/1212einstein.html2. kalau anda mau tahu perhitungan defleksi cahaya bintang ketika melewati matahari, silahakn donlod dulu (ilegal) buku relativitas umum karangan JB Hartle di link brkt:http://uploading.com/files/54ROYOL0/1901.zip.htmlpalajari halaman 210, tentunya dengan mengerti beberapa material sebelumnya.. disana diturunkan dengan cukup 'readable' bagaimana angka 1.7'' dapat dihasilkan.. Setelah anda mengerti ini - buktikan semua perhitungannya - silahkan berkomentar lebih jauh.. saya yakin komentar anda akan jauh lebih bernas..Tentang metode pengukuran, OK lah mungkin kerjaan Eddington dan Dyson dulu sangat sederhana..Tapi pasti anda terima khan bahwa di NASA sana banyakk ilmuwan dan teknisi benaran yg cerdas yg akan melakukan verifikasi.. Sejauh ini ga ada komplain, bahkan dalam link di atas percobaan yg lebih maju dilakukan dan hasilnya Teori Einstein tetap OK..Sudahlah, dalam skala makro teori Einstein tok cer alias manstap..yg jadi masalah adalah skala mikro.. bagaimana menemukan teori gravitasi (interaksi antara massa) yg juga valid dalam level kuantum..makanya saya katakan, kita butuh framework baru, artinya jangan terlalu berpedoman pada gambaran Einstein.. Meskipun demikian, dalam pencarian teori gravitasi kuantum ini, test pertama untuk setiap calon teorinya adalah bahwa 'ia' dalam limit sistem makro (bukan kuantum), persamaan Einstein harus dapat ditemukan kembali, sebagaimana teori gravitasi Newton dapat diturunkan dari persamaan Einstein untuk aproksimasi gravitasi yg lemah.. Ini namanya syarat kekonsistenan dengan teori (yg diterima dan 'baik') sebelumnya..Hendaknya kalau anda meragukan sebuah teori, haruslah berdasarkan fakta yg jelas (fenomena menyimpang a.k.a. anomali).. Atau minimal periksa dulu teori yg henda anda 'robohkan', pelajari dengan baik, jadi anda tahu kekurangannya dimana..
Saya tidak sependapat dalam skala makro teori Einstein tok cer alias manstap. Soal ngga ada ilmuwan di NASA yang komplain, itu bukan hal yang aneh, dan tidak bisa digunakan sebagai ukuran untuk mengatakan teori Einstein tok cer alias mantap. Fakta sejarah, Einstein mendapat hadiah Nobel bukan karena menemukan Teori Relativitas Khusus dan Umum, tetapi berkat eksperimen Efek Fotolistrik yang dilakukannya.
Komisi yang menganugerahi Nobel kepada Einstein juga tidak komplain terhadap teori relativitas masa Einstein dalam skala mikro ......
Saya justru merasa aneh kalau ada orang yang merasa mengerti teori relativitas secara utuh........ Cahaya membelok karena pengaruh gravitasi benda masif ? Sayang sekali, belum ada buktinya. Masih Hipotesa. Semua teori yang berbasis pada hipotesa ini, pada dasarnya juga hipotesa-hipotesa ........
Aha, jangan terlalu serius. Saya tidak pernah menganggap teori Einstein sebagai garbage. Saya justru mengagumi Einstein, Carl Sagan, Steppen Hawking dsb yang saya anggap jago-jago Fisika di dunia. Saya mengagumi kecerdasannya. Semua teori-teori itu HARUS dipelajari dan HARUS diajarkan. Teori adalah Teori. Bisa benar bisa Salah. Soal benar dan salahnya suatu teori bisa diperdebatkan. Tapi kita harus percaya dengan konsep Terbukti Dengan Sendirinya. Teori yang benar pada saatnya nanti Akan Terbukti Dengan Sendirinya ........
" Hari ini di Jerman, saya dinamakan seorang pria Jerman dalam ilmu pengetahuan dan di Inggris saya diwakili sebagai seorang Yahudi Swiss. Jika teori saya dijatuhkan, maka diskripsi itu akan dibalik, dan saya akan menjadi seorang Yahudi Swiss untuk orang-orang Jerman dan menjadi seorang Jerman untuk orang-orang Inggris. "
Dimulai oleh reborn Fisika
Dimulai oleh agus ilmi Fisika
Dimulai oleh Sky « 1 2 » Fisika
Dimulai oleh Ivan_93 Fisika
Dimulai oleh danzJr Astronomi dan Kosmologi