ForSa punya logo baru!! Ada komen?
0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Kutip dari: Bernando pada Maret 03, 2010, 05:30:58 PMbukannya waktu itu dipengaruhi kecepatan?Ya waktu adalah relatif, bergantung pada kecepatan,Apa yang dimaksud waktu dipengaruhi kecepatan ( cahaya ) seperti logika di bawah ini : " Dalam fisika, waktu merupakan salah satu besaran pokok yang melambangkan periode atau interval yang bisa diukur secara pasti (satuan internasionalnya adalah detik). Kita tahu bahwa 1 hari terdiri dari 24 jam, 1 jam 60 menit, dan 1 menit 60 detik. 1 detik didefinisikan sebagai jumlah osilasi atom Cesium-133 (9.192.631.770 osilasi) pada jam atom. Dengan konstanta-konstanta yang terlibat ini, kita tentunya langsung menyimpulkan bahwa waktu memiliki nilai absolut (eksak) dan bukan merupakan besaran yang nilainya relatif terhadap suatu acuan tertentu. Tetapi Einstein mengubah pandangan ini saat mengemukakan teori relativitasnya. Menurut Einstein, semakin besar kecepatan gerak suatu benda atau partikel, Waktu akan berjalan semakin lambat bagi benda atau partikel tersebut. Saat kecepatannya mendekati kecepatan cahaya, waktu berjalan sangat lambat. Bagaimana kalau ada benda atau partikel yang bisa bergerak dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya? Waktu akan berjalan begitu lambatnya sehingga benda yang bergerak dengan kecepatan setinggi itu bisa kembali ke posisi awal dengan sangat cepat. Saking cepatnya, benda itu sudah kembali berada di posisi awalnya sebelum benda itu mulai bergerak! " ( Kutipan )
bukannya waktu itu dipengaruhi kecepatan?Ya waktu adalah relatif, bergantung pada kecepatan,
maksudnya kembali ke masa lalu ya kalo melebihi kecepatan cahaya?
teori ini potensial salah dan selevel dengan fiksi ilmiah saja.
sebenarnya kalo ada benda yang melebihi kecepatan cahaya maka teori einstein akan gugur...karena ketika melebihi kecepatan cahaya maka akan terjadi akar bilangan negatif...dan akan bilangan negatif adalah bilangan imajiner...apakah bilangan imajiner itu eksis?rasanya tidak...atau bisa jadi dengan ini teori bilangan imajiner akan terpecahkan...tapi kembali kepada metode ilmiah..selama belum dapat diuji secara eksperimen hanya akan terjadi pro dan kontra....
tergantung kita memandangnya berdasarkan teori siapa?kalo berdasarkan teori einstein bahwa tidak ada sesuatupun yang dapat melebihi kecepatan cahaya..tetapi kita dengar sekarang bahwa sudah ada yang melebihi keceptan cahaya (tycon red)..kalo gak salah..tapi semua kan masih hanya sebatas hipotesa yang belum eksperimen...so masih bisa salah ato gak....
apakah ada sesuatu dalam wujud apapun di alam semeste ini yang kecepatannya tak hingga?