Selamat datang,
Pengunjung
. Silahkan
masuk
atau
mendaftar
. Apakah anda lupa
aktivasi email
?
1 Jam
1 Hari
1 Minggu
1 Bulan
Selamanya
Berita:
ForSa punya logo baru!!
Ada komen?
Home
Forum
Anggota
Lihat daftar anggota
Mencari anggota
Masuk
Registrasi
Forum Sains Indonesia
»
Forum
»
Ilmu Alam
»
Fisika
(Moderator:
Haryanto
,
ksatriabajuhitam
) »
Benarkah kita memerlukan dark matter?
User
Selamat datang,
Pengunjung
. Silahkan
masuk
atau
mendaftar
. Apakah anda lupa
aktivasi email
?
Mei 23, 2012, 08:03:49 PM
1 Jam
1 Hari
1 Minggu
1 Bulan
Selamanya
Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Artikel Sains
Biologi
Astronomi
Fisika
Kesehatan
Kimia
Matematika
Sains Umum
Teknologi
Diskusi Sains
Aku Cinta ForSa
Pranala Luar
Download Freeware
ShoutBox!
Last 10 Shouts:
GhostInMachine
Hari Ini
jam 03:52:17 PM
kk mau tanya cara upload Tulisan dong??
army.fice
Hari Ini
jam 12:22:47 AM
sepi banget sih
lustforscience
Kemarin
jam 08:26:02 PM
amin
exile_rstd
Kemarin
jam 08:24:55 PM
offline....
good night all
exile_rstd
Kemarin
jam 08:23:08 PM
iyaaaa jumat saya mau ujian kenaikan kelas. doain ya om Farabi, semoga ujiannya lancar dan dpt nilai memuaskan
Farabi
Kemarin
jam 08:20:37 PM
KMana aja non? Sibuk belajar?
exile_rstd
Kemarin
jam 07:44:23 PM
argh lama ga buka forsa, comment di beberapa thread jd membingungkan saya. apa karena udh lama ga asah ya...
N E R R O
Mei 20, 2012, 07:41:57 PM
udah lama gak mampi ke forsa, sdh banyak berubah
bangnono_swedye
Mei 20, 2012, 05:23:03 PM
pertanyaa2 ane di forum kesehatan cuma2 diliaat2in aj, kagak ada yang komen ato ngasih jawaban
kebiasaan di forsa kah..??
arydhamayanti
Mei 20, 2012, 07:41:11 AM
minggu pagi yang cerah!! ^^ have a glorious day..
Show 50 latest
« sebelumnya
berikutnya »
Kirim topik ini
Cetak
Halaman: [
1
]
Turun
Penulis
Topik: Benarkah kita memerlukan dark matter? (Dibaca 545 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
mhyworld
Profesor
Tulisan: 1096
IQ: 31
Gender:
.start with the end in mind.
Benarkah kita memerlukan dark matter?
«
pada:
November 03, 2011, 09:44:48 PM »
Publish
Sejauh yg saya tahu, dark matter diperlukan untuk menjelaskan selisih/perbedaan antara data observasi dengan aturan kuadrat jarak terbalik (yang bisa diturunkan menjadi hukum III Keppler) yang digunakan oleh teori gravitasi universal Newton maupun Relativitas umum Einstein. Hal ini ditunjukkan oleh diagram berikut, yang menampilkan grafik pemetaan antara jarak bintang-bintang dari pusat galaksi spiral terhadap kecepatan gerakan bintang-bintang itu mengelilingi pusat galaksi.
Rotation curve of a typical spiral galaxy: predicted (A) and observed (B). The discrepancy between the curves is attributed to dark matter.
Saya kira kita mungkin telah melewatkan sesuatu. Aturan kuadrat jarak terbalik hanya valid jika benda yang mengorbit letaknya jauh dari objek lain yg signifikan. Kita telah belajar bahwa orbit Uranus memiliki perbedaan sistematik dibandingkan orbit yang diprediksi oleh hukum gravitasi Newton karena terpengaruh oleh kehadiran Neptunus. Efek yg bahkan lebih besar tampak pada pergerakan bulan. Jika diamati dari luar tata surya, bentuk lintasannya berupa cycloid/limacon.
Pertimbangkan situasi berikut: Venus mengorbit matahari dengan lintasan mendekati lingkaran dengan periode 224.7 hari. Venus tidak punya satelit alam, jadi kita akan menempatkan satelit buatan dengan periode orbit 224.7 hari, sama dengan periode Venus mengorbit matahari, dengan arah yg sama.
Jika kita mulai dengan Venus berada di antara matahari dan satelit, maka Venus akan selalu berada di antara mereka setiap saat dan di manapun sepanjang lintasan orbitnya. Ini berarti bahwa satelit akan memiliki lintasan melingkar mengelilingi matahari dengan periode sama dengan Venus. Namun karena jaraknya ke matahari lebih besar, maka kecepatannya juga lebih besar. Sehingga lintasan satelit tersebut akan tampak menyimpang dari aturan kuadrat jarak terbalik.
Situasi serupa dapat ditemui pada lintasan orbit dari bongkahan-bongkahan es di cincin Saturnus. Saya perkirakan lintasan-lintasan itu juga menyimpang dari aturan kuadrat jarak terbalik.
Situasi-situasi di atas dapat dijelaskan tanpa memerlukan dark matter. Jadi saya pikir kita bisa menggunakan pendekatan yang sama untuk menjelaskan rotasi galaksi. Kurva A di gambar mengasumsikan bahwa bintang-bintang hanya berinteraksi dengan pusat galaksi, sedang pada kenyataannya, interaksi antara bintang-bintang yang berdekatan memiliki dampak yang lebih besar, terutama di bagian tepi galaksi.
Tercatat
you may say I'm a dreamer, but I'm not the only one.
mhyworld
Profesor
Tulisan: 1096
IQ: 31
Gender:
.start with the end in mind.
Re: Benarkah kita memerlukan dark matter?
«
Jawab #1 pada:
November 12, 2011, 12:55:42 PM »
Publish
Mungkin ada yang bertanya, berapa jarak orbit satelit dari Venus untuk mencapai periode 224.7 hari?
Sebagai langkah awal, kita abaikan dulu efek dari matahari. Kita akan memperhitungkannya nanti.
Gaya tarik oleh gravitasi sama dengan gaya sentripetal untuk mengorbit, agar orbitnya stabil.
Masukkan nilainya dalam MKS/SI
Jadi jarak antara satelit dan titik pusat Venus kurang lebih 1.35% dari jarak rata-rata Venus ke matahari.
Tercatat
Kirim topik ini
Cetak
Halaman: [
1
]
Naik
« sebelumnya
berikutnya »
Forum Sains Indonesia
»
Forum
»
Ilmu Alam
»
Fisika
(Moderator:
Haryanto
,
ksatriabajuhitam
) »
Benarkah kita memerlukan dark matter?
Copyright © 2006-2011
Forum Sains Indonesia