ForSa punya logo baru!! Ada komen?
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Dengan pemahaman waktu melambat di atas, hal ini lebih mudah dimengerti. Mobil yang berjalan akan mengalami perlambatan waktu. Semakin cepat dia bergerak, semakin lambat waktu yang dia rasakan, sehingga waktu yang diukur stopwatch semakin kecil. Dengan demikian, sesuai dengan L = v*t, panjang mobilpun semakin memendek.
ada satu benda di dunia ini, yang sudah ada semenjak alam semesta lahir, tapi tidak pernah merayakan hari kelahirannya alias tak berumur. Itulah foton, atau partikel cahaya. Tapi, bagaimana mungkin? Mari kita telaah dengan teori relativitas khusus Einstein. Tentu saja semakin masif (pejal) benda, semakin susah untuk bergerak cepat. Ketika kecepatannya dinaikkan menjadi 99,999?ecepatan cahaya, massanya bertambah 70.000 kali! Muon semakin masif dan semakin cenderung untuk tidak bergerak. Sehingga dibutuhkan energi yang tak berhingga untuk melewati kecepatan cahaya – jumlah energi yang tidak mungkin.
Orang awam mau nanya nih...hehehehehe...apakah ketika foton itu menabrak cerminnya tidak mengurangi kecepatan cahaya tersebut???
Di ruang hampa dan bebas dari gravitasi, manusia dan benda-benda melayang / mengambang. Bila di ruang itu dipancarkan berkas cahaya, bagaimana kejadiannya, apa si foton ini mengambang juga ?
Kutip dari: Bernando pada Januari 27, 2010, 05:23:31 PMOrang awam mau nanya nih...hehehehehe...apakah ketika foton itu menabrak cerminnya tidak mengurangi kecepatan cahaya tersebut???Mengapa harus berkurang kecepatan? Begini, kita jangan bayangin fotonnya nabrak benda mulus yg dinamakan kaca, tetapi yang terjadi adalah interaksi antara foton dengan atom/elekktron dari si kaca.. foton tidak bermuatan, maka dia tidak akan dibelokkan/ditahan oleh medan listrik/magnet di sekitar atom bukan. Lebih jauh medan listrik/magnet ini juga adalah salah satu baju daripada foton, dan kita tahu foton itu boson, tidak mematuhi larangan Pauli, jadi kalau tabrakan ya tidak masalah, akan saling tembus krn boleh memiliki state yang sama.. Nah, interaksi foton elektron kalau mau sangat presisi ya pake teori elektrodinamika kuantum ala Feynman-Schwinger-Tomonaga-Dyson, misalkan hamburan Compton..Tapi mungkin ini kejauhan, makanya pake hukum pemantulan gelombang sederhana saja, yaitu:1) sudut datang = sudut pantul2) sinar datang, sinar pantul dan garis normal berada pada satu bidang...
Pada awal topik ada pernyataan : " Benda bergerak akan merasakan waktu melambat dan ruang memendek. " Apakah pernyataan itu berupa kesimpulan dari percobaan fantasi / eksperimen imajiner/ gedanken-experiment, atau eksperimen betulan bukan eksperimen imajiner ?
Dimulai oleh milkqwe « 1 2 » Fisika
Dimulai oleh azer_dwi Mikrokontroler dan Robotika
Dimulai oleh herrutama Fisika
Dimulai oleh Segarawana3 Teknik Elektro