Forum Sains Indonesia




*
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?
Mei 22, 2013, 02:20:14 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

  ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

randy13

Mei 20, 2013, 08:45:31 AM
Assalamuallaikum...
admin, buat topik baru gimana caranya? :)
 

mustiyanidewi

Mei 19, 2013, 01:00:54 PM
kenapa baterai yang 9 volt setelah lama digunakan malah turun menjadi 7 volt ya?? pengaruhnya apa??
 
 

syx

Mei 17, 2013, 06:57:51 AM
done!
 

skuler

Mei 16, 2013, 06:18:41 PM
dear admin, tolong user ini di banned: http://www.forumsains.com/profile/assofamarwa/ dan topik buatannya ditaruh di tempat sampah. terima kasih
 

jeddew

Mei 15, 2013, 06:45:52 AM
Assalamu'alaikum...
 

nurul hidayah

Mei 14, 2013, 06:54:02 PM
ass...salam kenal..gimana cara upload artikel?
 

Malik05

Mei 14, 2013, 09:52:57 AM
assalamualaikum
salam ForSa...
bagaimana cara Post.?
 

yogamasteng

Mei 12, 2013, 07:50:21 PM
cara posting baru diforum gmna
 

Humaira

Mei 12, 2013, 08:30:53 AM
Darlington Array.. ???
 

Humaira

Mei 12, 2013, 08:30:45 AM
Darlington Array.. ???

Show 50 latest

Penulis Topik: energi murah dan tak terbatas  (Dibaca 6238 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline MonDay

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 658
  • IQ: 27
  • Gender: Pria
  • pengembara, mencari sesuap ilmu
    • Lihat Profil
Re: energi murah dan tak terbatas
« Jawab #45 pada: Mei 21, 2011, 04:23:22 PM »
yang punya ide blackidea mana ni?
sebenarnya banyak anak indonesia yang punya penemuan2 bagus
kemaren sy pernah lihat sebuah rangkaian alat listrik yg dpt menghemat pemakaian listrik
tp sy rasa sy tdk bs mempublikasikannya, intinya dia bermain pada variabel yang tdk banyak org yg memperhatikan :)

Offline laZr

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 155
  • IQ: 12
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: energi murah dan tak terbatas
« Jawab #46 pada: Mei 22, 2011, 04:32:25 PM »
nampaknya gagasan blackidea tetap gak bakalan jauh dari perpetual machine. karena sumber energi yang digunakan berasal dari yang dihasilkan oleh mesin itu sendiri, singkatnya menghasilkan mesin yang bisa membuat gain energy. jelas ini sangat bertentangan dengan termodinamika.
bisa dibaca ini:
http://en.wikipedia.org/wiki/Perpetual_motion_classification#Classification
dan
http://en.wikipedia.org/wiki/Perpetual_motion
percobaan seperti ini sudah berlangsung sedemikian lama, dan termodinamika modern secara analitis membuktikan bahwa mesin ini impossible.
untuk kasus gagasan dari black idea, sistem ini jatuh pada perpetual machine golongan pertama. dimana hukum yang dilanggar dalam hal ini adalah hukum pertama termodinamika, kekekalan energi.

Termodinamika sendiri merupakan ilmu yang sudah cukup teruji, baik secara analitis maupun eksperimental. Asumsi-asumsi termodinamika juga terbukti berlaku pada skala atomik, maupun kosmos.

@MonDay, mungkin yang anda maksud itu metode menghemat menggunakan penambahan elemen kapasitif atau induktif pada sistem listrik AC di rumah.
Prinsip dasar dari alat itu sama sekali tidak melawan hukum termodinamika, karena memanfaatkan keadaan resonansi dari bagian imajiner (kapasitansi dan induktansi) yang saling menghilangkan pada komponen rangkaian listrik RLC
http://en.wikipedia.org/wiki/RLC_circuit (mengenai rangkaian RLC)
http://en.wikipedia.org/wiki/Electrical_resonance (mengenai sifat resonansinya)


Kembali ke gagasan blackidea
Sampai sekarang saya tidak mengerti kenapa banyak sekali orang indonesia yang benar-benar tertarik untuk melakukan riset di bidang perpetual machine meskipun sudah ratusan tahun gagal. Kenapa menghabiskan energi dan antusiasme untuk hal yang sudah terbukti gagal? Saya tidak tahu apa ini suatu percobaan untuk membuktikan ego bahwa seseorang bisa lebih hebat dari berbagai fisikawan yang sudah mengkonstruksi teori yang ada sampai sekarang, dengan mematahkan teori itu. banyak orang yang sudah menghabiskan energi dan antusiasme sedemikian besar, sehingga sudah tidak mampu lagi mengikuti perkembangan fisika yang sekarang.

Memang yang namanya sains itu bisa saja berubah seiring fakta eksperimen baru, tetapi biasanya yang menemukan perubahan fakta ini justru berangkat dengan asumsi awal bahwa teori yang ada benar, lalu ternyata ada anomali yang menyebabkannya gugur. lalu dibentuk teori baru.
sedangkan kebanyakan para eksperimenter perpetual machine langsung berangkat dengan asumsi bahwa teori yang ada salah, tapi tanpa perhitungan teoretis awal yang cukup. karena itu perpetual machine ini akan selalu langsung bentrok dengan teori yang ada, dan langsung gugur karena memang mengambil asumsi-asumsi yang biasanya sudah obviously wrong.
dulunya 'bledug' sekarang udah jadi laZr ya...

Keep Moving Forward!!

Offline MonDay

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 658
  • IQ: 27
  • Gender: Pria
  • pengembara, mencari sesuap ilmu
    • Lihat Profil
Re: energi murah dan tak terbatas
« Jawab #47 pada: Mei 23, 2011, 01:10:31 AM »
@MonDay, mungkin yang anda maksud itu metode menghemat menggunakan penambahan elemen kapasitif atau induktif pada sistem listrik AC di rumah.
Prinsip dasar dari alat itu sama sekali tidak melawan hukum termodinamika, karena memanfaatkan keadaan resonansi dari bagian imajiner (kapasitansi dan induktansi) yang saling menghilangkan pada komponen rangkaian listrik RLC
http://en.wikipedia.org/wiki/RLC_circuit (mengenai rangkaian RLC)
http://en.wikipedia.org/wiki/Electrical_resonance (mengenai sifat resonansinya)

hmm sepertinya bukan

Offline rawWARus

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 639
  • IQ: 108
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: energi murah dan tak terbatas
« Jawab #48 pada: Mei 25, 2011, 05:21:23 PM »
Kembali ke gagasan blackidea
Sampai sekarang saya tidak mengerti kenapa banyak sekali orang indonesia yang benar-benar tertarik untuk melakukan riset di bidang perpetual machine meskipun sudah ratusan tahun gagal. Kenapa menghabiskan energi dan antusiasme untuk hal yang sudah terbukti gagal? Saya tidak tahu apa ini suatu percobaan untuk membuktikan ego bahwa seseorang bisa lebih hebat dari berbagai fisikawan yang sudah mengkonstruksi teori yang ada sampai sekarang, dengan mematahkan teori itu. banyak orang yang sudah menghabiskan energi dan antusiasme sedemikian besar, sehingga sudah tidak mampu lagi mengikuti perkembangan fisika yang sekarang.

Memang yang namanya sains itu bisa saja berubah seiring fakta eksperimen baru, tetapi biasanya yang menemukan perubahan fakta ini justru berangkat dengan asumsi awal bahwa teori yang ada benar, lalu ternyata ada anomali yang menyebabkannya gugur. lalu dibentuk teori baru.
sedangkan kebanyakan para eksperimenter perpetual machine langsung berangkat dengan asumsi bahwa teori yang ada salah, tapi tanpa perhitungan teoretis awal yang cukup. karena itu perpetual machine ini akan selalu langsung bentrok dengan teori yang ada, dan langsung gugur karena memang mengambil asumsi-asumsi yang biasanya sudah obviously wrong.

Kan kita bs belajar dari kesalahan...
Dari situ akan lahir :
PENEMU,INOVATOR & MODIFIKATOR
SeSuATu KarYa MaNusIa SerIng BeRaWaL dAri MimPI, MaKA eKSpresIkan MImpimU DenGAN Sains...
DaLAm HaL KeDUniAwiAn TAk AdA hAl yG tAk mUNgkin...

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
6 Jawaban
7777 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 10, 2010, 09:27:20 PM
oleh cakpredi
17 Jawaban
62981 Dilihat
Tulisan terakhir April 07, 2011, 11:39:52 AM
oleh ave91
15 Jawaban
2989 Dilihat
Tulisan terakhir September 19, 2009, 02:41:11 PM
oleh Sky
22 Jawaban
10305 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 11, 2010, 05:52:15 PM
oleh given
19 Jawaban
6319 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 04, 2010, 08:23:27 AM
oleh The Houw Liong

Copyright © 2006-2011 Forum Sains Indonesia