Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
yang saya maksud adalah jika -2 + 2 = 0jika -2 = time-spacedan jika 2 = mass-energymakauniverse = time-space + mass-energy, sampai kapanpun akan selalu = 0
Iya, saya kayaknya sedikit mengerti tentang konsepnya... Tapi seperti yang saya bilang di post sebelumnya:Nah, dalam hipotesis Boss Farabi, cahaya/foton akan berubah kembali menjadi massa (materi) kalau energinya sudah tidak mumpuni dan akhirnya diam... Makanya saya tanya tadi, di kasus kalau cahaya nabrak tembok (contoh, senter yang disenterkan ke tembok), cahaya akan "dipaksa" untuk berhenti sebelum energinya hilang (dengan rumus Boss Farabi E*V)... Kalau hipotesis Boss Farabi benar, maka semakin lama tembok disinari senter, semakin besar massa tembok... Apa iya begitu yah...BSJS...
Yang menarik buat saya adalah munculnya debu saat sebuah ruangan disinari cahaya matahari, mungkinkah debu itu adalah cahaya yang telah diam? Tidak tahu, tembok disinari oleh senter hanya mendapatkan massa yang sangat sedikit untuk diukur, tapi kalau diukur selama ribuan tahun mungkin akan terlihat bedanya, misalkan tebal debu 1 mm mungkin
Pernyataan yang tidak bermakna. Dari mana 2=mass-energy , -2=space-time http://www.fibonicci.com/logical-reasoning/
ya itulah yang saya tau prof kalo salah saya minta maafkarena menurut saya mass-energy itu tidak kekal, bisa muncul dari ketiadaan dan bisa pula musnah menjadi tidak ada.mengenai angka 2 dan -2 itu hanya gambaran saja. saya hanya ingin menunjukan bahwa selain ada positive-energy (mass-energy) juga ada negative-energy (space-time). keduanya memiliki magnitude yang sama.semua berawal dari ketiadaan dan kembali ke ketiadaan.mass-energy, timee-space semuanya berawal dari ketiadaan(saya kira ini sesuai dengan teori kuantum?)dan alam semesta ini akan kembali menjadi singularitas dan kemudian lenyap menjadi ketiadaan.dan mungkin kemudian akan kembali muncul, dan seterusnya.sekarang jika mass-energy kekal, apakah itu berarti ia tidak berawal dan tidak berakhir?jika demikian maka saya tidak mengerti bagaimana logikanya?
Menurut saya......materi dapat musnah, kita ambil contoh saja ledakan nuklir. Dimana atom uranium meluruh(dalam arti hancur hingga musnah) dan memancarkan radiasi dan menghasilkan energi.... this right
Materi energi memang tidak bisa diciptakan ataupun dimusnahkan, ..
Berarti volume materi energi yang ada di jagad raya ini jumlahnya sama dari dulu sampai sekarang? kalau begitu bagaimana dengan teori yang mengatakan bahwa jagad raya ini mengembang apa itu bukan terjadi penambahan jumlah materi energi?
Dimulai oleh Pebri Kimia
Dimulai oleh nandaz « 1 2 3 4 » Biologi
Dimulai oleh humaam dz. « 1 2 ... 5 6 » Fisika
Dimulai oleh Takagi Fujimaru Fisika
Dimulai oleh truf777 Pseudo-science dan Science-Fiction