ForSa punya logo baru!! Ada komen?
0 Anggota dan 4 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Menurut ilmuwan sesuatu yang bisa diukur/diamati adalah nyata, termasuk materi, energi dan informasi.
Kutip dari: The Houw Liong pada Desember 31, 2009, 09:16:02 AMMenurut ilmuwan sesuatu yang bisa diukur/diamati adalah nyata, termasuk materi, energi dan informasi.Saya setuju untuk yg materi dan energi (meskipun tetap ada batasan kita mengekstrak ini, prinsip ketidak pastian).. Tapi bagaimana kita mengukur informasi??
A key measure of information in the theory is known as entropy, which is usually expressed by the average number of bits needed for storage or communication. Intuitively, entropy quantifies the uncertainty involved when encountering a random variable.
Menurut Descartes :" I think therefore I am".Logika, matematika dan hukum alam (LOGOS) mendahului eksistensi alam semesta (ruang-waktu dan materi).
pi-one..terus definisi nyata itu kayak apa?bukannya memang bener bisa ditangkap panca indera?
Kutip dari: humaam dz. pada Mei 25, 2009, 09:10:38 PMpi-one..terus definisi nyata itu kayak apa?bukannya memang bener bisa ditangkap panca indera?Banyak yang tidak bisa ditangkap panca indera tapinya. Tapi kalo yang dimaksud "nyata" itu pada suatu pertanyaan "sebenarnya ada atau tidak?", memang menimbulkan pemikiran lebih berat lagi.Mengapa bisa terkesan "ada", karena panca indera dan olah pikir.Pada kenyataannya adalah apa yang ditangkap indera adalah biasedSaya tidak tahu apa-apa tentang saya pada waktu belum lahir.Setelah mati, panca indera juga hilang, berarti juga apa yang dialami orang mati tak bisa dibayangkan orang hidup dengan inderanya.Memang tepatnya kita hidup dalam persepsi. Besaran-besaran fisika pun karena tangkapan indera dan pikiran. Berat topik ini.
Semua informasi yang kita terima dari dunia ini merupakan hasil interpretasi dari alat-alat indra yang kita miliki. objek yang kita lihat, suara yang kita dengar, aroma yang kita cium, sentuhan yang kita rasakan dan rasa yang kita ecap, semua merupakan informasi yang kita terima memalui indra dan di olah di otak dan diinterpretasikan disana. jadi semua yang ada di dunia kita ini merupakan hasil interpretasi dalam otak kita yang gelap gulita. jadi apakah dunia ini benar-benar ada atau hanya 'image' yang berada dalam otak kita?
Bagimana kalau kita balik, memiliki alat indra yang lengkap, tetapi tidak punya otak?
Semua informasi yang kita terima dari dunia ini merupakan hasil interpretasi dari alat-alat indra yang kita miliki. objek yang kita lihat, suara yang kita dengar, aroma yang kita cium, sentuhan yang kita rasakan dan rasa yang kita ecap, semua merupakan informasi yang kita terima memalui indra dan di olah di otak dan diinterpretasikan disana. jadi semua yang ada di dunia kita ini merupakan hasil interpretasi dalam otak kita yang gelap gulita. contohnya jika seseorang yang buta sejak lahir maka warna tidak ada baginya, bagaimana cara menjelaskan kepadanya warna merah, hijau dll sedangkan ia belum pernah melihat. contoh lain jika seseorang yang tuli total sejak lahir, bagaimana cara kita menjelaskan perbedaan suara gitar, bas, biola dll. maka musik itu sebenarnya tidak pernah ada baginya. Seandainya seluruh manusia di dunia ini tidak memiliki indra pengecapan maka rasa asin, asam dll itu tidak akan pernah ada di dunia ini. jadi apakah dunia ini benar-benar ada atau hanya 'image' yang berada dalam otak kita? Sama seperti kita tertidur saat kita bermimpi kita hampir tidak bisa membedakan mana yang nyata atau tidak? sat kita terbangun baru kita sadar bahwa itu hanya mimpi. mungkin sama halnya dengan kehidupan yang kita alami sekarang ini, saat kita "terbangun" kita baru menyadari bahwa yang kita alami saat ini hanya mimpi yang sangat panjang.