ForSa punya logo baru!! Ada komen?
0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Tapi kalo mengenai ukuran waktunya agak logis yaitu bahwa A`B` lebih dari AB tapi apakah selisihnya itu (A`B`-AB) tepat sama seperti yg di teori saya agak ragu.
OK, karena event di pesawat berarti pesawat adalah rest-frame. sehingga waktu menurut pengamat di pesawat (AB) lebih kecil dari waktu menurut pengamat di tanah (A'B') saya setuju, gambarnya sudah intuitif. tapi sumbu x di gambar itu tidak mempunyai arti dan justru membingungkan.
pada dasarnya di teori relativitas, waktu bisa dianggap bagian dari ruang, keduanya disebut ruang-waktu. Karena itu digambarkan disini waktu sebagai sumbu ct, dg c kec.cahaya, t waktu, x mewakili ruang.Sekarang begini, ada dua orang, satu di tanah, satu lagi naik pesawat dg kecepatan konstan.Grafik itu digunakan untuk kedua pengamat: diam dan bergerak, tentu saja titik 0, berbeda buat dua pengamat, tapi yg coba dilihat disini adl intervalnya.Orang di tanah melihat gerak pesawat diwakili dg garis merah.1)Kemudian ada dua kejadian berurutan A disusul B, yg terjadi di pesawat. Buat orang di pesawat, dia diam ditempat, karena itu A dan B tidak ada perpindahan posisi. Maka digambarkan di grafik, kedua titik sama sama di x=0, hanya saja di waktu berbeda.2)sekarang kejadian itu dilihat dari pengamat di tanah. Pesawat bergerak, maka ada perpindahan posisi, kejadian A dan B tampak terjadi di A' dan B'.Ruang dan waktu tidak dibedakan, jadi jika pengamat di ingin mengukur selang waktu AB pada dasarnya ia mengukur interval A'B'.Tampak A'B' lebih panjang dari AB. misal kejadian A adalah jam penumpang pesawat menunjuk 01:00:00 dan perisiwa B adalah jam menunjuk 01:00:01 ada selisih waktu 1 detik.A'B' kelihatan lebih panjang dari AB misalnya 2 detik. Jadi 1 detik di pesawat terasa 2 detik di tanah. Waktu di pesawat tampak lebih lambat bagi si pengamat di tanah.Makin cepat pesawat pesawat b'gerak, makin tegak garis merah, akibatnya A'B' semakin panjang.Betul ngga sih??