Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

ghea1905

Kemarin jam 02:34:03 PM
Salam Kenal :D

yansen

April 21, 2014, 05:08:03 PM
salam kenal

Shadiq

April 20, 2014, 08:14:17 PM
Salam Kenal Semuanya   :D

cheaters123

April 19, 2014, 08:58:55 AM
salam kena

presellya nur oktavia

April 15, 2014, 01:54:42 PM
butuh bantuan yang bisa ngerti scada buat tugas akhir,maaf saya baru disini salam kenal semua
 

Andrew96

April 09, 2014, 09:51:58 PM
info nya menarik smua ya.

Hikikomori

April 09, 2014, 02:59:13 PM
Salam kenal, saya ingin belajar pemrograman C++ melalui forum ini. Mohon bantuan kawan-kawan.
 :)

kaoskaki

April 08, 2014, 11:58:37 AM
salam kenal, klau mau belajar ic ke mana y??
tq

Show 50 latest

Penulis Topik: PENEMUAN TERBARU YANG MENGGEGERKAN TEORI FISIKA MODERN  (Dibaca 69865 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline POI

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 1
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
PENEMUAN TERBARU YANG MENGGEGERKAN TEORI FISIKA MODERN
« pada: Juli 13, 2009, 04:18:09 PM »
 :angel:

Tolong Dibaca ya? nanti diskusiin sma2, oke....

Belum lama berselang, tepatnya tanggal 5 Juni yang lalu, suatu berita
besar iptek muncul dari sebuah konperensi fisika “Neutrino 98″ yang
berlangsung di Jepang. Neutrino, salah satu partikel dasar yang jauh lebih
kecil daripada elektron, ternyata memiliki massa, demikian laporan dari
suatu tim internasional yang tergabung dalam eksperimen
Super-Kamiokande. Tim ahli-ahli fisika yang terdiri dari kurang lebih 120 orang dari
berbagai negara termasuk AS, Jepang, Jerman, dan Polandia tersebut
melakukan penelitian terhadap data-data yang dikumpulkan selama setahun oleh
sebuah laboratorium penelitian neutrino bawah tanah di Jepang.

Jika laporan ini terbukti benar dan dapat dikonfirmasi kembali oleh tim
lainnya maka akan membawa dampak yang sangat luas terhadap beberapa
teori fisika, terutama pembahasan mengenai interaksi partikel dasar, teori
asal mula daripada alam semesta ini serta problema kehilangan massa
(missing mass problem) maupun teori neutrino matahari.

Neutrino, atau neutron kecil, adalah suatu nama yang diberikan oleh
fisikawan dan pemenang hadiah Nobel terkenal dari Jerman: Wolfgang Pauli.
Neutrino adalah partikel yang sangat menarik perhatian para fisikawan
karena kemisteriusannya. Neutrino juga merupakan salah satu bangunan
dasar daripada alam semesta yang bersama-sama dengan elektron, muon, dan
tau, termasuk dalam suatu kelas partikel yang disebut lepton. Lepton
bersama-sama dengan enam jenis partikel quark adalah pembentuk dasar semua
benda di alam semesta ini.

Ditemukan secara eksperimental pada tahun 1956 (dalam bentuk anti
partikel) oleh Fred Reines (pemenang Nobel fisika tahun 1995) dan Clyde
Cowan, neutrino terdiri dari 3 rasa (flavor), yakni: neutrino elektron,
neutrino mu dan neutrino tau. Neutrino tidak memiliki muatan listrik dan
selama ini dianggap tidak memiliki berat, namun neutrino memiliki
antipartikel yang disebut antineutrino. Partikel ini memiliki keunikan karena
sangat enggan untuk berinteraksi. Sebagai akibatnya, neutrino dengan
mudah dapat melewati apapun, termasuk bumi kita ini, dan amat sulit untuk
dideteksi.

Diperkirakan neutrino dalam jumlah banyak terlepas dari hasil reaksi
inti pada matahari kita dan karenanya diharapkan dapat dideteksi pada
laboratorium di bumi. Untuk mengurangi pengaruh distorsi dari sinar
kosmis, detektor neutrino perlu ditaruh di bawah tanah. Dengan mempergunakan
tangki air sebanyak 50 ribu ton dan dilengkapi dengan tabung foto
(photomultiplier tube) sebanyak 13 ribu buah, tim Kamiokande ini menemukan
bahwa neutrino dapat berosilasi atau berganti rasa. Karena bisa
berosilasi maka disimpulkan bahwa neutrino sebenarnya memiliki massa.

Penemuan ini sangat kontroversial karena teori fisika yang selama ini
kerap dipandang sebagai teori dasar interaksi partikel, yakni disebut
teori model standard, meramalkan bahwa neutrino sama sekali tidak
bermassa. Jika penemuan neutrino bermassa terbukti benar maka boleh jadi akan
membuat teori model standard tersebut harus dikoreksi.

Penemuan neutrino bermassa juga mengusik bidang fisika lainnya yakni
kosmologi. Penemuan ini diduga dapat menyelesaikan problem kehilangan
massa pada alam semesta kita ini (missing mass problem). Telah sejak lama
para ahli fisika selalu dihantui dengan pertanyaan: Mengapa terdapat
perbedaan teori dan pengamatan massa alam semesta? Jika berat daripada
bintang-bintang, planet-planet, beserta benda-benda alam lainnya
dijumlahkan semua maka hasilnya ternyata tetap lebih ringan daripada berat
keseluruhan alam semesta.

Para ahli fisika menganggap bahwa terdapat massa yang hilang atau tidak
kelihatan. Selama ini para ahli tersebut berteori bahwa ada partikel
unik yang menyebabkan selisih massa pada alam semesta. Namun teori
semacam ini memiliki kelemahan karena partikel unik yang diteorikan tersebut
belum pernah berhasil ditemukan.

Dari hasil penemuan tim Kamiokande ini dapat disimpulkan bahwa ternyata
partikel unik tersebut tidak lain daripada neutrino yang bermassa.

Menurut teori dentuman besar (Big Bang) alam semesta kita ini bermula
dari suatu titik panas luar biasa yang meledak dan terus berekspansi
hingga saat ini. Fisikawan Arno Penzias dan Robert Wilson (keduanya
kemudian memenangkan hadiah Nobel fisika tahun 1978) pada tahun 1965
menemukan sisa-sisa gelombang mikro peninggalan dentuman besar yang sekarang
telah mendingin hingga suhu sekitar 3 Kelvin. Namun salah satu hal yang
masih diperdebatkan adalah masalah ekspansi alam semesta itu sendiri.
Apakah hal ini akan terus menerus terjadi tanpa akhir? Penemuan neutrino
bermassa diharapkan akan bisa menjawab pertanyaan yang sulit ini.

Bayangkan suatu neutrino yang sama sekali tidak bermassa, seperti yang
diperkirakan selama ini. Gaya gravitasi tentu tidak akan berpengaruh
sama sekali pada partikel yang tidak memiliki berat. Namun apa yang
terjadi jika neutrino ternyata memiliki berat? Dalam jumlah yang amat sangat
banyak neutrino-neutrino ini tentu akan bisa mempengaruhi ekspansi alam
semesta. Tampaknya ada kemungkinan ekspansi alam semesta suatu saat
akan terhenti dan terjadi kontraksi atau penciutan kembali jika ternyata
neutrino memiliki massa.

Terakhir masih ada satu lagi problem fisika yang akan diusik oleh hasil
penemuan ini yaitu problem neutrino matahari, dimana terjadi selisih
jumlah perhitungan dan pengamatan neutrino yang dihasilkan oleh matahari
kita.

Untuk keabsahan penemuan ini tim internasional dari eksperimen super
Kamiokande dalam laporannya juga mengajak tim-tim saintis lainnya untuk
mengkonfirmasi penemuan mereka. Namun menurut pengalaman di masa lalu,
laporan osilasi neutrino dan neutrino bermassa selalu kontroversi dan
jarang bisa dikonfirmasi kembali.

Untuk sementara ini para ahli harus sabar menunggu karena eksperimen
semacam ini hanya bisa dilakukan oleh segelintir eksperimen saja di
seluruh dunia. Yang pasti jika hasil penemuan ini memang nantinya terbukti
benar maka jelas dampaknya akan sangat terasa pada beberapa teori fisika
modern.


hihihihihihi

Offline Pi-One

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6697
  • IQ: 31
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Lihat Profil
    • Indonesian Flash Game
Re: PENEMUAN TERBARU YANG MENGGEGERKAN TEORI FISIKA MODERN
« Jawab #1 pada: Juli 13, 2009, 04:29:54 PM »
Gak masalah. Toh sains bukan dogma, jadi update informasi, sebesar apapun itu, adalah hal yang baik. Bahkan jika haus meruntuhkan teori-teori lama pun tak masalah.
Membantah Harun Yahya
Blog Anti Hoax
Tidak menanggapi Matt asbun, semut asb

Offline sith lord

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 194
  • IQ: 17
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: PENEMUAN TERBARU YANG MENGGEGERKAN TEORI FISIKA MODERN
« Jawab #2 pada: Juli 13, 2009, 11:26:19 PM »
:angel:

Tolong Dibaca ya? nanti diskusiin sma2, oke....

Belum lama berselang, tepatnya tanggal 5 Juni yang lalu, suatu berita
besar iptek muncul dari sebuah konperensi fisika “Neutrino 98″ yang
berlangsung di Jepang. Neutrino, salah satu partikel dasar yang jauh lebih
kecil daripada elektron, ternyata memiliki massa, demikian laporan dari
suatu tim internasional yang tergabung dalam eksperimen
Super-Kamiokande. Tim ahli-ahli fisika yang terdiri dari kurang lebih 120 orang dari
berbagai negara termasuk AS, Jepang, Jerman, dan Polandia tersebut
melakukan penelitian terhadap data-data yang dikumpulkan selama setahun oleh
sebuah laboratorium penelitian neutrino bawah tanah di Jepang.

Jika laporan ini terbukti benar dan dapat dikonfirmasi kembali oleh tim
lainnya maka akan membawa dampak yang sangat luas terhadap beberapa
teori fisika, terutama pembahasan mengenai interaksi partikel dasar, teori
asal mula daripada alam semesta ini serta problema kehilangan massa
(missing mass problem) maupun teori neutrino matahari.

Neutrino, atau neutron kecil, adalah suatu nama yang diberikan oleh
fisikawan dan pemenang hadiah Nobel terkenal dari Jerman: Wolfgang Pauli.
Neutrino adalah partikel yang sangat menarik perhatian para fisikawan
karena kemisteriusannya. Neutrino juga merupakan salah satu bangunan
dasar daripada alam semesta yang bersama-sama dengan elektron, muon, dan
tau, termasuk dalam suatu kelas partikel yang disebut lepton. Lepton
bersama-sama dengan enam jenis partikel quark adalah pembentuk dasar semua
benda di alam semesta ini.

Ditemukan secara eksperimental pada tahun 1956 (dalam bentuk anti
partikel) oleh Fred Reines (pemenang Nobel fisika tahun 1995) dan Clyde
Cowan, neutrino terdiri dari 3 rasa (flavor), yakni: neutrino elektron,
neutrino mu dan neutrino tau. Neutrino tidak memiliki muatan listrik dan
selama ini dianggap tidak memiliki berat, namun neutrino memiliki
antipartikel yang disebut antineutrino. Partikel ini memiliki keunikan karena
sangat enggan untuk berinteraksi. Sebagai akibatnya, neutrino dengan
mudah dapat melewati apapun, termasuk bumi kita ini, dan amat sulit untuk
dideteksi.

Diperkirakan neutrino dalam jumlah banyak terlepas dari hasil reaksi
inti pada matahari kita dan karenanya diharapkan dapat dideteksi pada
laboratorium di bumi. Untuk mengurangi pengaruh distorsi dari sinar
kosmis, detektor neutrino perlu ditaruh di bawah tanah. Dengan mempergunakan
tangki air sebanyak 50 ribu ton dan dilengkapi dengan tabung foto
(photomultiplier tube) sebanyak 13 ribu buah, tim Kamiokande ini menemukan
bahwa neutrino dapat berosilasi atau berganti rasa. Karena bisa
berosilasi maka disimpulkan bahwa neutrino sebenarnya memiliki massa.

Penemuan ini sangat kontroversial karena teori fisika yang selama ini
kerap dipandang sebagai teori dasar interaksi partikel, yakni disebut
teori model standard, meramalkan bahwa neutrino sama sekali tidak
bermassa. Jika penemuan neutrino bermassa terbukti benar maka boleh jadi akan
membuat teori model standard tersebut harus dikoreksi.

Penemuan neutrino bermassa juga mengusik bidang fisika lainnya yakni
kosmologi. Penemuan ini diduga dapat menyelesaikan problem kehilangan
massa pada alam semesta kita ini (missing mass problem). Telah sejak lama
para ahli fisika selalu dihantui dengan pertanyaan: Mengapa terdapat
perbedaan teori dan pengamatan massa alam semesta? Jika berat daripada
bintang-bintang, planet-planet, beserta benda-benda alam lainnya
dijumlahkan semua maka hasilnya ternyata tetap lebih ringan daripada berat
keseluruhan alam semesta.

Para ahli fisika menganggap bahwa terdapat massa yang hilang atau tidak
kelihatan. Selama ini para ahli tersebut berteori bahwa ada partikel
unik yang menyebabkan selisih massa pada alam semesta. Namun teori
semacam ini memiliki kelemahan karena partikel unik yang diteorikan tersebut
belum pernah berhasil ditemukan.

Dari hasil penemuan tim Kamiokande ini dapat disimpulkan bahwa ternyata
partikel unik tersebut tidak lain daripada neutrino yang bermassa.

Menurut teori dentuman besar (Big Bang) alam semesta kita ini bermula
dari suatu titik panas luar biasa yang meledak dan terus berekspansi
hingga saat ini. Fisikawan Arno Penzias dan Robert Wilson (keduanya
kemudian memenangkan hadiah Nobel fisika tahun 1978) pada tahun 1965
menemukan sisa-sisa gelombang mikro peninggalan dentuman besar yang sekarang
telah mendingin hingga suhu sekitar 3 Kelvin. Namun salah satu hal yang
masih diperdebatkan adalah masalah ekspansi alam semesta itu sendiri.
Apakah hal ini akan terus menerus terjadi tanpa akhir? Penemuan neutrino
bermassa diharapkan akan bisa menjawab pertanyaan yang sulit ini.

Bayangkan suatu neutrino yang sama sekali tidak bermassa, seperti yang
diperkirakan selama ini. Gaya gravitasi tentu tidak akan berpengaruh
sama sekali pada partikel yang tidak memiliki berat
. Namun apa yang
terjadi jika neutrino ternyata memiliki berat? Dalam jumlah yang amat sangat
banyak neutrino-neutrino ini tentu akan bisa mempengaruhi ekspansi alam
semesta. Tampaknya ada kemungkinan ekspansi alam semesta suatu saat
akan terhenti dan terjadi kontraksi atau penciutan kembali jika ternyata
neutrino memiliki massa.

Terakhir masih ada satu lagi problem fisika yang akan diusik oleh hasil
penemuan ini yaitu problem neutrino matahari, dimana terjadi selisih
jumlah perhitungan dan pengamatan neutrino yang dihasilkan oleh matahari
kita.

Untuk keabsahan penemuan ini tim internasional dari eksperimen super
Kamiokande dalam laporannya juga mengajak tim-tim saintis lainnya untuk
mengkonfirmasi penemuan mereka. Namun menurut pengalaman di masa lalu,
laporan osilasi neutrino dan neutrino bermassa selalu kontroversi dan
jarang bisa dikonfirmasi kembali.

Untuk sementara ini para ahli harus sabar menunggu karena eksperimen
semacam ini hanya bisa dilakukan oleh segelintir eksperimen saja di
seluruh dunia. Yang pasti jika hasil penemuan ini memang nantinya terbukti
benar maka jelas dampaknya akan sangat terasa pada beberapa teori fisika
modern.

pak guru mau nanya dong:

kenapa dinamain flavor?

tau dari mana beratnya kurang? lagian bukannya istilah yg lbh tepat itu massa ya?

tapi kenapa cahaya bisa ditarik black hole?

Offline HyawehHoshikawa

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 499
  • IQ: 22
  • Gender: Pria
  • ehm...gua itu cowo' yah...
    • Lihat Profil
Re: PENEMUAN TERBARU YANG MENGGEGERKAN TEORI FISIKA MODERN
« Jawab #3 pada: Juli 14, 2009, 04:03:49 AM »
@sith lord,
1.knapa namanya flavor?ga tau juga sih tapi biasanya emang partikel elementer macem gitu punya flavor buat mbedainnya itu cuman sekedar nama, untuk quark slain punya flavor juga punya color...tapii ya flavor maupun color ni ga ada hubunganya ama "rasa" menurut lidah, bgitu pula dengan color, ga ada hubungan dengan frequensi gelombang EM yang dipancarkan.
2.setau gw sih Dari gravitasinya ...jadi macem, disini gravitasinya sekian tapi kok massa yang menyebabkan itu ga nyampe segitu...Bukannya ini masalahnya Dark Matter yah?apa dark matter itu neutrino?
Kutip
Gaya gravitasi tentu tidak akan berpengaruh
sama sekali pada partikel yang tidak memiliki berat.
3. lah piye toh, keliatanya udah pake perhitungan tingkat tinggi, tapi kok masi make aproximasi newton buat ngitung gravitasi? walopun menurut approximasi Newton F = GMM/R^2, tapi kan menurut Relativitas umum kaga, gravitasi lebih karena bended space-time,jadi walopun cahaya ama neutrino ga b'massa kalo' lwat blek-ol ya tetp aja ketarik, apalagi kalo' b'massa
« Edit Terakhir: Juli 14, 2009, 04:10:36 AM oleh HyawehHoshikawa »
Rationality alone isn't enough, the world is Complex.

Offline Sky

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 473
  • IQ: 36
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re: PENEMUAN TERBARU YANG MENGGEGERKAN TEORI FISIKA MODERN
« Jawab #4 pada: Juli 14, 2009, 06:41:17 PM »
@hoshikawa
setuju sama no 3.

Hmm, aku masih agak bingung dengan pernyataan:
"Jika semua massa benda di alam semesta dijumlahkan, maka akan tetap lebih ringan dari pada massa alam semesta".
Bukannya selisih massanya itu diakibatkan karena , massa yang hilang tersebut berbentuk energi?

Offline HyawehHoshikawa

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 499
  • IQ: 22
  • Gender: Pria
  • ehm...gua itu cowo' yah...
    • Lihat Profil
Re: PENEMUAN TERBARU YANG MENGGEGERKAN TEORI FISIKA MODERN
« Jawab #5 pada: Juli 15, 2009, 10:13:15 PM »
@sky
mungkin pada waktu yang "relatif" sama yang dimaksudkan...
bukan massa sekarang, sama massa alam semesta waktu terbentuk pertama kali....
kalo' gue sih cenderung ke dark matter selisih itu

Offline walesa

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 3
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: PENEMUAN TERBARU YANG MENGGEGERKAN TEORI FISIKA MODERN
« Jawab #6 pada: Juli 24, 2009, 08:45:05 AM »
kalau kenapa neutrinos tertarik gravitasi atau partikel tidak bermasa dapat tertarik oleh black hole ini telah dijelaskan oleh einstein dalam teori relativitasnya, massa black hole yang sangat besar mendistorsi ruang.
sehingga apa pun yang melewatinya pasti akan tertarik termasuk cahaya yang tidak bisa lepas dari gravitasi black hole.. dengan menggunakan rumus escape velosity, anda bisa mengetahui berapa massa black hole atau massa sesuatu yang dapat menarik cahaya atau neutrinos..

menurut orang yang paling saya hormati, pembina HAAJ dan wakil ketua HAI, baru Amerika dan jepang yang meneliti tentang neutrinos ini.. karena sulitnya untuk mengidentifikasi partikel ini. neutrinos bergerak hampir secepat kecepatan cahaya.

Offline jimbo88

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 2
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: PENEMUAN TERBARU YANG MENGGEGERKAN TEORI FISIKA MODERN
« Jawab #7 pada: Agustus 14, 2009, 01:11:48 PM »
justru pembenaran akan sains itu akan memicu kebenaran dan fakta fisika.....gak masalah  menurut saya.....

Offline The Houw Liong

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1285
  • IQ: 16
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
    • Sains, Filsafat dan Teknologi
Re: PENEMUAN TERBARU YANG MENGGEGERKAN TEORI FISIKA MODERN
« Jawab #8 pada: Agustus 18, 2009, 05:26:10 PM »
Menurut teori relativitas semua partikel yang bergerak termasuk juga foton, mempunyai energi E= m.c2, berarti  mempunyai massa m.
« Edit Terakhir: Agustus 18, 2009, 05:29:29 PM oleh The Houw Liong »
HouwLiong

Offline Scorpion

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 125
  • IQ: 1
    • Lihat Profil
Re: PENEMUAN TERBARU YANG MENGGEGERKAN TEORI FISIKA MODERN
« Jawab #9 pada: Maret 16, 2010, 08:41:39 PM »
@hoshikawa
setuju sama no 3.

Hmm, aku masih agak bingung dengan pernyataan:
"Jika semua massa benda di alam semesta dijumlahkan, maka akan tetap lebih ringan dari pada massa alam semesta".
Bukannya selisih massanya itu diakibatkan karena , massa yang hilang tersebut berbentuk energi?
hemmm.. stuju, massa yang tak terhitung psti dalam bentuk energi

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
10 Jawaban
13046 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 09, 2008, 08:21:24 PM
oleh lovianettesherry_gonz
14 Jawaban
8302 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 18, 2010, 09:11:44 PM
oleh k4guya
1 Jawaban
2001 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 26, 2011, 10:15:32 PM
oleh 12
4 Jawaban
2285 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 10, 2011, 03:23:15 AM
oleh mynick
3 Jawaban
331 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 26, 2014, 07:36:14 AM
oleh Monox D. I-Fly

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia