Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

MuhammadRyan

Kemarin jam 08:49:32 AM
koveran jaringannya, mas. Indonesia musatinnya di Jawa, klo di luar jawa pke parabola smua; yg di Kalimantan ama Riau byk pke router Malaysia
 

Farabi

Maret 04, 2015, 10:51:44 AM
Kalo alasan kuota karena jaringan kurang kuat? Kenapa tiap akhir bulan dimana semua orang abis kuota jaringan tidak jadi lebih cepat? Sebenarnya Internet Indonesia lambat lebih karena masalah nyari duit kan?
 

Farabi

Maret 04, 2015, 10:49:30 AM
Tarolah setiap gajian orangindonesia beli pulsa.  Berarti ada 10 juta orang yang kuotanya bisa akses internet kecepatan full.  Berarti kekuatan jaringan sebetulnya kuat kan.  Tapi kenapa setelah kuota abis jadi lambat?
 

Farabi

Maret 04, 2015, 10:39:28 AM
Apaan nih ganti menkominfo internet kecepatan nya malah ancur bae gini.

Raidahafi27

Pebruari 28, 2015, 07:12:04 AM
departemen tehnik lingkungan banyak menggambar nya ga??

jayanusantaraku

Pebruari 24, 2015, 08:46:50 PM
 >:(

jayanusantaraku

Pebruari 24, 2015, 08:42:11 PM
ada yg tau gk bahan kimia /material pembuat n pembentuk plastik n bagaimana proses campurane/takaran yg pas untuk membuat plastik frame kacamata yg celluloid n thanks ya

jayanusantaraku

Pebruari 24, 2015, 08:40:36 PM
hy saya anggota baru dr kota surabaya n salam kenal n thanks udh d ijinin gabung

abdillahibnunasrullah

Pebruari 24, 2015, 07:53:17 PM
Assalamualaikum, shalom kenal semuanya, ane temennya MuhammadRyan
 

MuhammadRyan

Pebruari 23, 2015, 10:23:33 PM
YAOW, Akhirnya pulang juga dari Haifah, Israel. Ada proyek... bkan soal Mossad...

Show 50 latest

Penulis Topik: SI gak selamanya konsisten  (Dibaca 3020 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline herrutama

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 16
  • IQ: 6
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
SI gak selamanya konsisten
« pada: November 14, 2011, 01:48:43 PM »
Hmmm,
udah kita ketahui bahwa satuan ukur SI untuk panjang= meter , waktu=sekon , dll

tapi ada 1 ketidak konsisten dari SI .
mengapa satuan ukur SI untuk massa adalah kilogram ? ???

mengapa bukan gram ?
tampak sebuah ketidak konsisten dari hal itu  ;)



Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1443
  • IQ: 45
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re: SI gak selamanya konsisten
« Jawab #1 pada: November 23, 2011, 10:39:50 PM »
Menurut saya ada satu hal lagi yang agak mengganjal, yaitu mengenai pemilihan besaran pokok.
Besaran pokok untuk kelistrikan adalah arus listrik, dengan satuan dasar Ampere. Sedangkan besar muatan listrik dianggap sebagai besaran turunan, dengan satuan dasar Coulomb, atau Ampere detik.
IMO, muatan listrik lebih sesuai untuk dijadikan sebagai besaran pokok, sedangkan arus listrik sebagai besaran turunan dengan satuan dasar Coulomb per detik.
Jika muatan dianalogikan sebagai panjang, arus listrik bisa dianalogikan sebagai kecepatan.
once we have eternity, everything else can wait

Offline Pi-One

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6912
  • IQ: 38
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Lihat Profil
    • Membantah Hoax
Re: SI gak selamanya konsisten
« Jawab #2 pada: November 24, 2011, 08:24:30 AM »
Hmmm,
udah kita ketahui bahwa satuan ukur SI untuk panjang= meter , waktu=sekon , dll

tapi ada 1 ketidak konsisten dari SI .
mengapa satuan ukur SI untuk massa adalah kilogram ? ???

mengapa bukan gram ?
tampak sebuah ketidak konsisten dari hal itu  ;)
Kenapa gak konsisten?
Sebelum penetapan SI, sudah ada satuan-satuan yang umum dikenal.
Satuan meter, satuan detik, satuan kilogram sudah dikenal sebelum penetapan SI.
SI hanya memberi standar pasti akan satuan-satuan tersebut.

Soal massa, awalnya satuan kilogram digunakan untuk massa 1 liter air. Nah, kalau mau 1 gram air, berapa banyak air yang harus digunakan? Terlalu sedikituntuk bisa jadi standar acuan.


Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2982
  • IQ: 170
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re: SI gak selamanya konsisten
« Jawab #3 pada: November 24, 2011, 07:12:08 PM »
Bentar pening nih. Elektron mengalir dari tegangan tinggi ke tengangan rendah. Banyaknya elektron adalah amper, kecepatan eletron adalah coloumb betul?

Amper=Tinggi sampel
Couloumb=jumlah sampel per detik

???
Informasi yang aku anggap menarik
http://farabinewsnow.blogspot.com/

Saya Indonesia ASLI.

Offline Jim Heart

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 108
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
    • Lihat Profil
Re:SI gak selamanya konsisten
« Jawab #4 pada: November 28, 2011, 09:50:46 PM »
Menurut saya ada satu hal lagi yang agak mengganjal, yaitu mengenai pemilihan besaran pokok.
Besaran pokok untuk kelistrikan adalah arus listrik, dengan satuan dasar Ampere. Sedangkan besar muatan listrik dianggap sebagai besaran turunan, dengan satuan dasar Coulomb, atau Ampere detik.
IMO, muatan listrik lebih sesuai untuk dijadikan sebagai besaran pokok, sedangkan arus listrik sebagai besaran turunan dengan satuan dasar Coulomb per detik.
Jika muatan dianalogikan sebagai panjang, arus listrik bisa dianalogikan sebagai kecepatan.
eh mungkin karena memang listrik lebih identik dengan arus ...
lagipula mungkin karena kalo muatan sama nanti kan yang dimaksud bisa positif bisa negatif ( elektron dan proton, masanya beda, volumenya beda dsb ), sementara arus walau juga bisa begitu tapi kan secara alaminya yang 'bereaksi' cuma elektron ...
asal jawab sih, agak memaksakan ... tapi itu hanya soal pemilihan yang juga ...
seharusnya kalo begitu boleh juga dong dipertanyakan kenapa bukan kecepatan yang besaran pokok ( lagian ada hukum inersia juga, salah satu hukm terpenting ) ...

Bentar pening nih. Elektron mengalir dari tegangan tinggi ke tengangan rendah. Banyaknya elektron adalah amper, kecepatan eletron adalah coloumb betul?

Amper=Tinggi sampel
Couloumb=jumlah sampel per detik


???
tidak, kebalik ...

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2982
  • IQ: 170
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:SI gak selamanya konsisten
« Jawab #5 pada: Desember 02, 2011, 08:33:37 PM »
6.24×10^18 adalah 1 coloumb atau tinggi resolusi sebuah sampel. Dan 1 Amper adalah 1 coloumb perdetik.

Coloumb=Resolusi
Ampere=Jumlah sampel

Offline ksatriabajuhitam

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 791
  • IQ: 97
  • Gender: Pria
  • keep holding on
    • Lihat Profil
    • hsw weblog
Re:SI gak selamanya konsisten
« Jawab #6 pada: Desember 03, 2011, 07:53:31 AM »
Kutip
The SI is founded on seven SI base units for seven base quantities assumed to be mutually independent,
http://physics.nist.gov/cuu/Units/units.html


saya rasa ada aspek historis kenapa dalam kelistrikan "arus" yang dijadikan "satuan dasar", bukannya "muatan listrik".
apakah karena saat didefinisikan, lebih mudah (dan akurat) mengukur arus daripada mengukur muatan listrik.

(mengapa harus US$ yang dijadikan patokan mata uang, kenapa tidak Dollar Zimbabwe?)

mungkin bisa diambil asumsi: berikan 2 besaran pokok (A dan B) dan 1 besaran turunan kesatu (C, anggap bergantung pada A dan B), maka kita masih bisa memilih apakah akan menjadikan A (atau B) sebagai besaran pokok atau C sebagai besaran pokok. tetapi tidak untuk level kedua. setuju kah?


terkait jumlah partikel dengan besaran pokok "mol", kenapa tidak "biji"/'unit' saja, itu sama saja dengan kenapa "kg" bukannya "gram".
« Edit Terakhir: Desember 03, 2011, 07:55:10 AM oleh ksatriabajuhitam »
not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems.
ForSa versi mobile: http://www.forumsains.com/forum?wap2

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
2 Jawaban
1779 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 20, 2008, 12:08:52 AM
oleh zonsopgang
6 Jawaban
2577 Dilihat
Tulisan terakhir April 10, 2009, 02:07:23 PM
oleh Ginji
7 Jawaban
5620 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 12, 2009, 07:15:26 AM
oleh biobio
3 Jawaban
1292 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 30, 2010, 03:45:48 PM
oleh syx
4 Jawaban
2329 Dilihat
Tulisan terakhir November 13, 2012, 05:05:06 AM
oleh gtx

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia