Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

ariess

Hari Ini jam 03:16:41 PM
halo ada yang onlen ?
 

Sandy_dkk

Hari Ini jam 10:55:16 AM
nulisnya kepotong y? mending tulis di forum aja.
intinya kalo soal kayak gitu buat aja persamaan aljabarnya.

irapurnamasari

Hari Ini jam 08:48:31 AM
Tolong di bantu y teman.
Sebuah bilangan terdiri atas dua angka angka puluhan 2 lebih besar dari pada tiga kali angka satuan
Jika kedua angka ditukar letaknya
Diperoleh  bilangan baru yang 13 lebih kecil dari pada bilangan mula  :
 

Sandy_dkk

Kemarin jam 03:21:04 PM
tulis saja langsung soalnya.
koordinat apa yang diketahui? kalau koordinat busur, minimal harus diketahui 3 koordinat.

Nursaadah

September 16, 2014, 05:41:54 PM
halooo
temannn...z punya pertanyaan nih ...bgmn mencari panjang busur sebuah lingkaran jika yang di ketahui titik koordinat ???

iyon7

September 16, 2014, 09:56:49 AM
gimana sih cara bertanya ato buat diskusi
 

LabSatu

September 05, 2014, 04:47:59 PM
Halooo,, salam kenal semua dari labsatu

UlfaSeptilia

September 05, 2014, 03:26:53 PM
Selamat sore teman2 yang disini, saya mau tanya soal cisco. kalau ACL pakainya Static Routing bisa gak yah? atau harus EIGRP ama OSPF yah? Makasih sebelumnya
 

Sandy_dkk

Agustus 31, 2014, 01:36:12 PM
bukan rumit kang Farabi, tapi memang tidak bisa.

peterkusuma

Agustus 25, 2014, 10:03:23 PM
Teman2, ada yg tau kelarutan aluminium klorida dalam benzena ga?
Thx

Show 50 latest

Penulis Topik: Nanotechnology : The Future of Brain Surgery?  (Dibaca 6231 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline reborn

  • Founder
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2238
  • IQ: 317
  • Gender: Pria
  • ForSa
    • Lihat Profil
Nanotechnology : The Future of Brain Surgery?
« pada: Maret 02, 2007, 04:20:41 AM »
Nanotechnology mungkin bisa digunakan untuk brain surgery/brain healing.

Walau penderita stroke, traumatic brain injury dan  spinal cord injuries dapat sembuh melalui terapi rehabilitasi, mereka sering menderita gangguan permanen yang sebagian merupakan akibat dari kerusakan sel-sel syaraf pada otak.

Rutledge Ellis-Behnke, neuroscientist dan brain and cognitive sciences researcher dari Deshpande Center, MIT berhasil melakukan  nanoknitting  mengembalikan penglihatan hamster yang buta.

Kutip
In their experiments, the researchers first cut into a brain structure that conveys signals for vision, causing the small lab animals to be blinded in one eye. They then injected a clear fluid containing chains of amino acids into the damaged area. Once in the environment of the brain, these chains, called peptides, bind to one another, assembling into nano-scale fibers that bridge the gap left by the damage. The mesh of fibers prevents scar tissue from forming and may also encourage cell growth (the researchers are still investigating the mechanisms involved).

As a result, nerve cells restored severed connections, allowing 75 percent of the animals to see well enough to detect and turn toward food. The treatment restored around 30,000 nerve connections, compared with 25-30 connections made possible in other experimental treatments, Ellis-Behnke says.


Di Amerika sendiri, 5 juta orang menderita spinal cord injuries, stroke dan traumatic brain injuries dan total cost yang dikeluarkan adalah $65 milyar setiap tahunnya  :o

Ini artikel Maret 2006, gak tau perkembangannya dah sampe mana yah sekarang?



Offline reborn

  • Founder
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2238
  • IQ: 317
  • Gender: Pria
  • ForSa
    • Lihat Profil
Re: Nanotechnology : The Future of Brain Surgery?
« Jawab #1 pada: Maret 02, 2007, 10:33:42 AM »
Nambahin lagi, jurnalnya Rutledge Ellis-Behnke :
Nano neuro knitting: Peptide nanofiber scaffold for brain repair and axon regeneration with functional return of vision

Sedikit sejarah nanotechnology... konsep ini pertama kali diperkenalkan pada December 29, 1959 pada pertemuan tahunan American Physical Society di Caltech sama Richard P. Feynman  ;D Sampe sekarang dikenal Feynman's classic talk : There's Plenty of Room at the Bottom. walau dia gak pernah bilang namanya "nanotechnology".

Di situ dia melontarkan banyak pertanyaan yg (seperti biasa) bikin orang penasaran sampe akhirnya berkembang seperti skrg.
 
Why cannot we write the entire 24 volumes of the Encyclopedia Brittanica on the head of a pin?
How do we write small?

Quote dari Feynman di bawah ini adalah "awal" dari nanotechnology :

Kutip
"The principles of physics, as far as I can see, do not speak against the possibility of maneuvering things atom by atom. It is not an attempt to violate any laws; it is something, in principle, that can be done; but in practice, it has not been done because we are too big."


Kalo mau baca lengkapnya klik ini


Oke, back to topik. Aplikasi nanotech pada dunia medis (nanomedicine) bisa diliat di sini, situ sama di sana ;D

Offline cassle

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 89
  • IQ: 5
  • Gender: Wanita
    • Lihat Profil
Re: Nanotechnology : The Future of Brain Surgery?
« Jawab #2 pada: Juli 30, 2009, 09:19:08 PM »
Nanotechnology Di Amerika sendiri, 5 juta orang menderita spinal cord injuries, stroke dan traumatic brain injuries dan total cost yang dikeluarkan adalah $65 milyar setiap tahunnya  :o

Menanggapi yang ini, spinal cord injuries memang sedang ramai, biasa dikenal oleh masyarakat umum dengan nama cervical (yang saya tangkap definisinya adalah pergeseran ruas tulang belakang sehingga menghimpit saraf yang berada di dalamnya).

Kebetulan ibu saya sendiri mengalami hal tersebut dan untuk melakukan penanaman titanium per 1 ruas tulang belakang (bertahun-tahun yang lalu, sekitar 4 atau 5 tahun yang lalu) harganya sudah 100 juta rupiah.

Mengenai tulisan ini, disebutkan bahwa yg dipotong adalah saraf sebuah mata, apa nanoteknologi sudah bisa mengganti saraf yang berukuran lebih besar?


Offline tonidanza

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 15
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: Nanotechnology : The Future of Brain Surgery?
« Jawab #3 pada: Oktober 16, 2009, 05:03:44 AM »
salam,
kalo dari ilmu tissue engineering yang saya ketahui, para periset sudah berhasil menumbuhkan saraf (ingat: axon-dendrit-neuron), tetapi masih ex-vivo (diluar tubuh ato di bioreaktor).
Tahap selanjutnya adalah melakukannya secara in-vivo. Ini yang sampai sekarang masih menjadi tujuan besar bagi para periset di seluruh dunia.
:D


Offline cassle

  • Asisten Dosen
  • ***
  • Tulisan: 89
  • IQ: 5
  • Gender: Wanita
    • Lihat Profil
Re: Nanotechnology : The Future of Brain Surgery?
« Jawab #4 pada: Desember 05, 2009, 04:31:24 PM »
salam,
kalo dari ilmu tissue engineering yang saya ketahui, para periset sudah berhasil menumbuhkan saraf (ingat: axon-dendrit-neuron), tetapi masih ex-vivo (diluar tubuh ato di bioreaktor).
Tahap selanjutnya adalah melakukannya secara in-vivo. Ini yang sampai sekarang masih menjadi tujuan besar bagi para periset di seluruh dunia.
:D



wah ini mungkin bisa menjadi jawaban pengobatan sistem saraf pusat ya.. menarik, ada info lebih lanjut?

Offline tonidanza

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 15
  • IQ: 0
    • Lihat Profil
Re: Nanotechnology : The Future of Brain Surgery?
« Jawab #5 pada: Januari 14, 2011, 10:36:51 PM »
betul sekali bang cassle. sekarang berkembang yg namanya nerve regeneration yang kira2 mengamati dan merekayasa bagaimana menyambung saraf pusat yang putus karena rusak misalnya dalam kasus spinal cord trauma.

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1277 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 04, 2009, 08:04:04 PM
oleh skuler
3 Jawaban
1705 Dilihat
Tulisan terakhir September 16, 2010, 06:22:36 AM
oleh qarrobin
0 Jawaban
851 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 21, 2010, 07:07:04 AM
oleh syx
0 Jawaban
1219 Dilihat
Tulisan terakhir November 16, 2010, 04:59:24 PM
oleh qarrobin
Brain-Eating Amoeba

Dimulai oleh syx « 1 2 » Kesehatan

18 Jawaban
4929 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 02, 2011, 04:52:39 PM
oleh syx

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia