Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.
Utang luar negeri pemerintah memakan porsi anggaran negara (APBN) yang terbesar dalam satu dekade terakhir. Jumlah pembayaran pokok dan bunga utang hampir dua kali lipat anggaran pembangunan, dan memakan lebih dari separuh penerimaan pajak. Pembayaran cicilan utang sudah mengambil porsi 52% dari total penerimaan pajak yang dibayarkan rakyat sebesar Rp 219,4 triliun.[2] Jumlah utang negara Indonesia kepada sejumlah negara asing (negara donor)di luar negeri pada posisi finansial 2006, mengalami penurunan sejak 2004 lalu sehingga utang luar negeri Indonesia kini 'tinggal' USD 125.258 juta atau sekitar Rp1250 triliun lebih.[3]Pada tahun 2006, pemerintah Indonesia melakukan pelunasan utang kepada IMF. Pelunasan sebesar 3,181,742,918 dolar AS merupakan sisa pinjaman yang seharusnya jatuh tempo pada akhir 2010.[4] Ada tiga alasan yang dikemukakan atas pembayaran utang tersebut, adalah meningkatnya suku bunga pinjaman IMF sejak kuartal ketiga 2005 dari 4,3 persen menjadi 4,58 persen; kemampuan Bank Indonesia (BI) membayar cicilan utang kepada IMF; dan masalah cadangan devisa dan kemampuan kita (Indonesia) untuk menciptakan ketahanan.[5]
wah sudah ngutang ke luar negeri ngutang juga sama rakyat sendiri ya... buktinya mereka beberapa kali menjual obligasi setiap tahun spy dibeli rakyat
Hutang Indonesia 1800 Trilliun lebih? OK..Hutang Indonesia hanya 25,7% GDP (2010).http://www.indexmundi.com/indonesia/economy_profile.htmlBandingkan dengan para raksasa ekonomi dunia berikut ini (2010) kurs Rp.10.000Hutang Amerika : Rp. 146.000 Trilliun (93% GDP)Hutang China : Rp. 47.000 Trilliun (19% GDP)Hutang Jepang : Rp. 54.000 Trilliun (226 % GDP !)Hutang Jerman : Rp. 33.000 Trilliun (75% GDP)Hutang Perancis : Rp. 26.000 Trilliun (84% GDP)Hutang Inggris : Rp. 23.000 Trilliun (77% GDP)http://www.usnews.com/news/articles/2011/01/28/the-10-countries-with-the-most-debt
http://id.wikipedia.org/wiki/Posisi_utang_luar_negeri_IndonesiaJuga menurut anda, apakah etis pada saat tetangga anda kekurangan uang anda berdalih membantu padahal yang anda pikirkan adalah keuntungan dari tetangga anda? Dimana letak bantuannya?
Yah benar, dan sekaran negara negara besar sedang krisis ekonomi gara gara riba. Tidak ada yang hebat dalam berhutang. Hany menguntungkan pemodal besar dan merugikan APBN karena uang kita 200 triliun habis hany untuk meniccil hutang.
Tidak, riba membuat hutang tidak habis habis. Pangkal dari krisis di yunani adalah riba dimana beban pemerintah menjadi sangat berat karena hutang terus menerus tidak ada habisnya. Semua negara yang menerapkan riba sudah pernah merasakan krisis ekonomi, justru ekonomi negara yang tidak menerapkan riba yang ekonominya stabil contohnya iran dan arab saudi. Riba membuat banyak negara bangkrut.Keuntungan bagi bank tidak melulu harus dari riba, bisa juga dari biaya transaksi atau biaya pengiriman uang, atau bisa dari biaya administrasi perbulan.
Silahkan kalau mau berhutang, tapi siapa yang mau bayar? Anda tidak tahu bagaimana rasanya berhutang kemudian dikejar kejar oleh debt kolektor karena riba. Lagipula riba hanya menguntungkan pemodal besar, bukan pemodal kecil/
Tidak ada sistem yang sempurna..
Riba terselubun apa yang anda maksud, silahkan dijelaskan.
Dimulai oleh eky « 1 2 » Internet dan Networking
Dimulai oleh bupunsu Ilmu Ekonomi dan Manajemen
Dimulai oleh utusan langit « 1 2 » Astronomi dan Kosmologi
Dimulai oleh planethijau Ilmu Teknik
Dimulai oleh Farabi Ilmu Ekonomi dan Manajemen