Forum > Ilmu Ekonomi dan Manajemen

Does Money Buy You Happiness??

(1/3) > >>

Dhantez:
Sebenernya ini topik psikologi.. cm krn blm ada sub forum yg sesuai dan ada bahasan 'money' disini, gpp lah dibahas di forum ekonomi ;D

Tentu kita sudah familiar dg ungkapan: money can buy happiness - uang bisa membeli kebahagiaan..

Ribuan dan jutaan orang di dunia memburu uang krn percaya mereka akan lebih bahagia saat memiliki lebih banyak uang. Tapi pertanyaannya, sudahkah ada penelitian empiris yg mengkonfirmasi bahwa memiliki lebih banyak uang akan membawa kebahagiaan lebih? Atau itu hanyalah sebuah kepercayaan umum yg mulai berubah menjadi mitos?? ;D

Begitu banyak penelitian dilakukan di berbagai negara menunjukkan hal yg berlawanan dg pernyataan di atas. Memiliki lebih banyak uang memang, tak bisa dipungkiri, akan membelikan kamu barang2 atau fasilitas yg sebelumnya tdk terjangkau, TAPI itu tidak membuat kamu lebih bahagia. Data dari penelitian National Opinion Research Center di Universitas Chicago menunjukkan bahwa meski rata2 pendapatan per kapita penduduk Amerika telah meningkat pesat sejak tahun 60an hingga th 2000, tingkat kepuasan dari penduduk bergerak scr konstan mendatar tanpa menunjukkan adanya tren peningkatan.

Kemudian data hasil survey dari ribuan universitas di seluruh dunia yg dikolaborasikan oleh Michalos (Univ Northern British Columbia) dan Inglehart (Univ. Michigan) menunjukkan bahwa level kebahagiaan umum dari penduduk di berbagai belahan dunia TIDAK MEMILIKI KORELASI dg tingkat kemakmuran negara itu. Hanya di negara2 yg masih memiliki banyak penduduk miskin spt India, uang menjadi faktor kuat sbg indikator kebahagiaan.

Namun pada akhirnya, aku sendiri melihat bahwa itu lebih mirip spt ilusi ketimbang kenyataan. Keinginan kuat utk memiliki berbagai barang mewah membuat kebanyakan org2 di negara2 miskin menyangka kebahagiaan akan datang ketika mereka bisa membeli barang2 itu. Sayangnya, ketika barang2 itu terbeli, ada lebih banyak lagi barang2 yg lebih mahal untuk dibeli.. Lalu apa? Cari lebih banyak uang lagi? Pada titik itulah sebatang coklat yg awalnya sangat nikmat akan terasa pahit di mulut.. Anda tidak menjadi lebih bahagia dg barang2 mewah yg sudah anda miliki...

Uang tidak membelikanmu kebahagiaan. Itulah yg dikatakan oleh hasil penelitian2 empiris di seluruh dunia.

Mana yg lebih anda percayai? Kepercayaan umum atau Penelitian ilmiah? ayo berikan pendapat kamu..;D

Maaf, anda tidak dapat melihat isi spoiler.

Fariz Abdullah:
Menurutku apa pun bisa membuat kita bahagia, termasuk uang..Bahagia atau tidak, itu terserah kita, bukan terserah lingkungan atau keadaan..
Uang sangat penting sebagai penghargaan atas kerja dan jasa kita..Dengan uang kita bisa membahagiakan diri kita, orang yang kita cintai dan orang lain yang menderita.. 

Farabi:
Tentu saja tidak, tapi untuk kebahagiaan selalu dibutuhkan uang ;D
Sejauh pengalaman, semakin banyak uang, semakin tinggi gaya hidup, dan selalu merasa kurang. Beda sama waktu kecil waktu rumah masih tripleks dan tidak merokok, bisa hidup doang sambil window shopping aja udah bahagia, bersyukur. Makanya saya paling pantang berhutang, bisa rusak kebahagiaan.

MOHON DIPERHATIKAN INI TIDAK BERARTI SAYA TIDAK BUTUH UANG. ;D

Social Permutation:
ini topiknya agak galau sih, tapi kebahagiaan itu bisa di dapat dari mana saja, bahkan dari mencuri sekalipun (kalau orang tersebut memiliki sifat klepto)...bung dhantez sedang galau dengan seorang pengusaha soto di daerah solo, jawa tengah...bwhahahaha...

Dhantez:
Wahahahah.... bung social ini lama ga keliatan...

dapat salam penuh kuah soto dan kangen dari pengusaha sotonya... ;D

Monox D. I-Fly:
Setuju jg sih... Inget dulu waktu kerja, walaupun gajiQ kecil tp udah cukup utk memenuhi apa yg q inginkan... Sayangnya q nggak punya waktu banyak utk menikmatinya karena terbentur jam kerja... Malah kesiksa sendiri kl gitu...

exile_rstd:
uang hanya bisa memuaskan keinginan dan kebutuhan kita, tapi bahagia jiwa/perasaan itu hanya bisa didapatkan dari orang-orang yang kita sayang. karena perasaan seperti bahagia itu adalah salah satu hal yang absolut. perjalanan hidup saya memang baru sebentar ya 16 tahun. tapi saya sudah banyak melihat, org yang keinginannya selalu terpenuhi dgn uang tapi tdk mendapatkan perhatian dari orang tua-nya membuatnya tidak bahagia. (maaf ya) bahkan pada SMP kelas 3, org ini punya kelainan suka sesama jenis dan pesta obat haram di diskotik pada saat dia duduk di bangku SMA.

Dhantez:
Hahaha, bener sekali.. ada banyak hal yg mempengaruhi kebahagiaan.. menggantungkan kebahagiaan pd kekayaan atau kemewahan sama saja menjerat leher anda sendiri..

Profesor psikologi Univ.Chicago bernama Sonja Lyubomirsky (penulis the How of Happiness) telah meneliti ttg sumber2 kebahagiaan selama 18 tahun (dari tahun 90).. dan beliau menemukan bahwa scr genetis kita memiliki apa yg disebut 'happiness set point' / titik awal kebahagiaan dan setiap org memiliki titik awal yg berbeda2.. Ini menjelaskan knp ada org yg meskipun hidupnya pas2an, tapi dia selalu bisa tertawa bahagia.. Tapi ada juga yg hidupnya bergelimang kemewahan, tapi dia selalu merasa ada yg kurang.

Konsep genetic set point tadi pun memunculkan apa yg disebut dg Hedonic Treadmill.. Ini adl konsep yg menunjukkan, hal besar apapun yg terjadi pada kehidupan anda (anda menang undian, dpt hadiah, dsb), hanya akan membawa kebahagiaan sesaat.. dan pada akhirnya anda akan kembali pada level kebahagiaan awal alias genetic set point td.. ;)

Ini ada dua pranala luar yg bisa dibaca... ;D
Wawancara dg Ibu Sonja Lyubomirsky
Blog ttg Hedonic Treadmill

exile_rstd:
yap benar sekali, kecuali PS. buat saya ga ada bisa yang nandingin kalau lagi sendiri dirumah ditambah lg kalau cuacanya hujan dingin mantap tuh sambil minum kopi ;D

12:
happiness itu apa sih? kalo diartikan sebagai pemenuhan kebutuhan dan keinginan maka uang bisa memenuhi semua kebutuhan dan keinginan. tetapi menurut saya happiness itu lebih jauh daripada sekedar pemenuhan keingnan/kebutuhan. happiness terjadi ketika keinginan dan kebutuhan terpenuhi dan hal itu juga memberikan arti/nilai/kebahagiaan bagi orang lain. jadi happiness memiliki fungsi sosial tidak hanya individual.

Farabi:
Plus,  benar jerat, kebanyakan orang yang biasa hidup dengan gaya hidup tinggi mau turun lagi susah, malu, gengsi, apalagi kalo dulu mandang rendah orang yang lebih miskin, wah udah, beneran, jerat tuh. Ga jarang orang kaya yang bangkrut udah itu nipu, saya udah ga heran.

binekas:
bahagia itu yang ngerasainnya hati tapi hati itu ada didalam badan dan kita tau badan perlu makanan dan berbagai fasilitas untuk menjadikan badan menjadi tetap sehat dan bugar. untuk memberikan fasilitas itu dibutuhkan uang yang cukup, cukup untuk makan, untuk merawat diri, cukup untuk mengobati dan lain-lain. tapi badan akan lebih senang dan tentram apabila diberikan fasilitas yang lebih dan itu memerlukan uang yang lebih juga. jadi uang punya peranan penting dalam kebahagiaan diri.

exile_rstd:

--- Kutip dari: binekas pada Januari 01, 2012, 09:49:44 AM ---bahagia itu yang ngerasainnya hati tapi hati itu ada didalam badan dan kita tau badan perlu makanan dan berbagai fasilitas untuk menjadikan badan menjadi tetap sehat dan bugar. untuk memberikan fasilitas itu dibutuhkan uang yang cukup, cukup untuk makan, untuk merawat diri, cukup untuk mengobati dan lain-lain. tapi badan akan lebih senang dan tentram apabila diberikan fasilitas yang lebih dan itu memerlukan uang yang lebih juga. jadi uang punya peranan penting dalam kebahagiaan diri.

--- Akhir Kutipan ---
apakah 'hati' (atau perasaan yang lebih tepatnya) akan berpengaruh sepenuhnya terhadap makanan?
saya rasa tidak. sebelumnya perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan perasaan.
tubuh dan perasaan itu berbeda.

IMHO; perasaan adalah hasil/sesuatu yang berasal dari pusat kesadaran yaitu otak.
(sangat rumit bagi saya bagaimana menggambarkan atau mengilustrasikan kinerja otak untuk terbentuknya perasaan ini) atau arti dari perasaan itu sendiri.

walaupun dalam keadaan kaya material, perusahaan dimana-mana dsb tapi ketika perasaan atau suasana hati sedang stress (misalnya) untuk beberapa orang, makanan tidak akan ada pengaruhnya.
atau malah lebih dari itu...

binekas:
memang yang disebut perasaan itu apa? ada hubungan langsung kah antara perasaan dan kondisi tubuh?

exile_rstd:

--- Kutip ---pe.ra.sa.an
[n] (1) hasil atau perbuatan merasa dng pancaindra: bagaimanakah menurut ~ mu, badan saya panas ataukah dingin?; (2) rasa atau keadaan batin sewaktu menghadapi (merasai) sesuatu: bekerja dng ~ gembira, hasilnya akan memuaskan; (3) kesanggupan untuk merasa atau merasai: sangat tajam ~ nya; (4) pertimbangan batin (hati) atas sesuatu; pendapat: pd ~ ku, itu tidak benar
Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/perasaan#ixzz1iJFiL17f
--- Akhir Kutipan ---
comment yang saya maksud itu, bahwa perasaan dan tubuh itu berbeda dari segi-segi tertentu.
kalau hubungannya pastinya ada. selalu timbal-balik.

Navigasi

[0] Indeks Pesan

[#] Halaman berikutnya

Ke versi lengkap