Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.
0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.
...maka bisakah disimpulakan bahwa paradigma kedarat2an ini merasuk sampai bidang pertahanan / sektor tni?dimana sepertinya perbandingan jumlah /kapasitas tni AD dengan TNI AL dan AU itu tidak sesuai dengan kondisi geografis indonesia yang 2/3 nya adalah lautan(dengan puluhan ribu pulau, negara kepulauan terbesar gitu lhoh nyengir)
nampaknya para petinggi di negeri kita ini tidak berpikir secara strategis dan terencana dalam mengelola bangsa ini,sudah bodoh, korup pula,lengkaplah sudah
selama 5 tahun rezim yg lalu berapa banyak infrastruktur kelautan yg di bangun(terutama di daerah2 terpencil dan pulau2 terdepan/terluar)?
nah itu diaberkaitan dengan bahasan ghostdoor dan regarda itu, maka bisakah disimpulakan bahwa paradigma kedarat2an ini merasuk sampai bidang pertahanan / sektor tni?dimana sepertinya perbandingan jumlah /kapasitas tni AD dengan TNI AL dan AU itu tidak sesuai dengan kondisi geografis indonesia yang 2/3 nya adalah lautan(dengan puluhan ribu pulau, negara kepulauan terbesar gitu lhoh nyengir)
atau ketakutan oleh tekanan politik AD?AD dalam sistem politik Indonesia sama sekali tidak dapat dianggap remeh..kita tau bagaimana peran AD dalam pembasmian PKI dan penggulingan Soekarno dari kekuasaannya..Reformasi juga tidak akan berhasil jika AD tidak mendukungnya..gusdur juga berhasil didepak dari kekuasaan setelah memecat salah satu perwira tinggi AD dari jabatannya..Yups..diam diam AD ini, meskipun setelah reformasi katanya tidak berpolitik..namun faktanya keluarga besar AD ini menguasai politik indonesia..