Forum > Ilmu Ekonomi dan Manajemen

Sistem Sosial Ideal, menurut saya.

<< < (3/9) > >>

mhyworld:
Bagaimana kalau saya ingin menjadi pengusaha sekaligus petani hidroponik dan aeroponik? Semua kegiatan pemeliharaan tanaman dijalankan secara otomatis dengan robot, kondisi lingkungan tanaman termasuk pencahayaan dan pengairan, diatur dalam ruang terkontrol untuk memastikan keseragaman kualitas produk yang higienis, dengan jadwal panen yang teratur, tidak terpengaruh musim yang akhir-akhir ini sulit diprediksi. Untuk menghemat ongkos transport, lokasi greenhouse tsb dibuat di dekat kota. Untuk menghemat tempat, digunakan sistem bertingkat. Diperkirakan dalam satu periode, saya mampu menghasilkan bahan pangan dengan jumlah sama dengan yang dihasilkan oleh 100 petani tradisional.
IMO skema di atas lebih baik daripada menjadi buruh kasar.

Farabi:

--- Kutip dari: rafek pada Pebruari 10, 2012, 09:15:44 PM ---Saya pikir dalam model ini, sistem ekonomi dapat berjalan, namun masalahnya adalah keterbatasan pilihan. Maksud saya, tiap orang diplot untuk menjadi seorang pekerja kasar, tanpa ada kesempatan untuk mengembangkan potensinya di bidang lain.

--- Akhir Kutipan ---

Lah, makanya banyak pengangguran berarti bidang yang diharapkan sudah terpenuhi kan? Sedangkan dalam hal distribusi pangan, tenaga kerja itu butuh banyak supaya produksi makanan meningkat.


--- Kutip ---Untuk yg vegetarian, daging dan telurnya bisa ditukar dengan produk lain?

--- Akhir Kutipan ---

Bisa, karena skema diatas berdasaran rata rata komsumsi penduduk.


--- Kutip ---
kenapa UMR mesti berupa barang-barang tertentu bukannya uang yang bisa bebas digunakan oleh penerimanya. Apa mereka tidak punya kesempatan untuk jadi pengusaha?


--- Akhir Kutipan ---

Jika diuangkan, kadang nilainya dibawah skema diatas.

Farabi:

--- Kutip dari: mhyworld pada Pebruari 10, 2012, 11:13:20 PM ---Bagaimana kalau saya ingin menjadi pengusaha sekaligus petani hidroponik dan aeroponik? Semua kegiatan pemeliharaan tanaman dijalankan secara otomatis dengan robot, kondisi lingkungan tanaman termasuk pencahayaan dan pengairan, diatur dalam ruang terkontrol untuk memastikan keseragaman kualitas produk yang higienis, dengan jadwal panen yang teratur, tidak terpengaruh musim yang akhir-akhir ini sulit diprediksi. Untuk menghemat ongkos transport, lokasi greenhouse tsb dibuat di dekat kota. Untuk menghemat tempat, digunakan sistem bertingkat. Diperkirakan dalam satu periode, saya mampu menghasilkan bahan pangan dengan jumlah sama dengan yang dihasilkan oleh 100 petani tradisional.
IMO skema di atas lebih baik daripada menjadi buruh kasar.


--- Akhir Kutipan ---

Silahkan, karena yang diatas adalah defaulnya, dimana anda pahitnya, jika tidak berpendidikan. jika ternyata anda bisa lebih, misalkan memanaj orang, maka dapat lebih selain yang diatas, yang diatas itu jika anda ternyata harus menganggur.

mhyworld:

--- Kutip dari: Farabi pada Pebruari 13, 2012, 06:19:20 AM ---Silahkan, karena yang diatas adalah defaulnya, dimana anda pahitnya, jika tidak berpendidikan. jika ternyata anda bisa lebih, misalkan memanaj orang, maka dapat lebih selain yang diatas, yang diatas itu jika anda ternyata harus menganggur.

--- Akhir Kutipan ---
Memang benar. Kalau banyak pengangguran, resiko naiknya angka kriminalitas akan semakin tinggi. Tidak memiliki penghasilan bukan berarti tidak memerlukan pengeluaran. Mereka tetap harus memenuhi kebutuhan primer untuk mempertahankan hidup, terutama makan dan minum (dengan asumsi oksigen masih gratis seperti sekarang) :) . Itu adalah insting yang dibentuk oleh peoses evolusi. Sering kita jumpai dorongan insting tersebut lebih kuat daripada kesadaran moral untuk berbuat baik kepada sesama manusia.

Namun untuk menjadi petani dengan hasil yang cukup diperlukan lahan yang luas. Kalau dulu bisa diselesaikan dengan program transmigrasi. Sekarang di luar Jawa pun hutan-hutan sudah banyak yang gundul, sebagian dialihfungsikan menjadi perkebunan sawit. Mungkin kalau suatu saat ditemukan teknologi/metode untuk bercocok-tanam di atas laut akan banyak membantu mengatasi masalah kekurangan lahan tersebut, apalagi sebagian besar wilayah Indonesia terdiri atas laut. (menghayal mode on).

Perlu diingat bahwa kebutuhan primer bukan hanya makanan dan minuman, namun juga sandang dan papan. Oleh karena itu perlu disisakan sebagian orang untuk menekuni bidang infrastruktur seperti tukang bangunan, penjahit pakaian, dll. Tidak ketinggalan untuk bagian sanitasi dan kesehatan masyarakat, serta pendidikan.

Farabi:

--- Kutip ---Perlu diingat bahwa kebutuhan primer bukan hanya makanan dan minuman, namun juga sandang dan papan. Oleh karena itu perlu disisakan sebagian orang untuk menekuni bidang infrastruktur seperti tukang bangunan, penjahit pakaian, dll. Tidak ketinggalan untuk bagian sanitasi dan kesehatan masyarakat, serta pendidikan.

--- Akhir Kutipan ---

Itu sebabnya saya senang terhadap orang mata duitan, karena lebih mudah disuruh untuk bekerja ;D

Navigasi

[0] Indeks Pesan

[#] Halaman berikutnya

[*] Halaman sebelumnya

Ke versi lengkap