Forum > Ilmu Ekonomi dan Manajemen

Sistem Sosial Ideal, menurut saya.

<< < (7/9) > >>

mhyworld:

--- Kutip dari: Farabi pada Pebruari 21, 2012, 08:34:38 AM ---Ya kalau bukan emas, mungkin kayu, atau makanan, yang jelas, pasar akan mengkoreksi dengan terjadi inflasi.

--- Akhir Kutipan ---
Saat ini emas sudah terbukti sebagai salah satu komoditas yang paling sesuai untuk dijadikan acuan, karena sifatnya yang awet, liquid, divisible, fungible, serta jumlah yang terbatas dan relatif stabil. kebanyakan komoditi lain tidak memiliki sifat2 tersebut.

IMO, inflasi terjadi karena perbandingan antara jumlah produk(supply barang dan jasa) dengan konsumsi(demand) atau dengan jumlah uang yang beredar secara total lebih rendah daripada sebelumnya. Dengan kata lain, penambahan supply barang/jasa mengurangi inflasi (bahkan bisa deflasi), sedangkan penambahan demand maupun jumlah uang yang beredar menaikkan inflasi.

mhyworld:

--- Kutip dari: topazo pada Pebruari 21, 2012, 08:38:03 AM ---Kalau masalah moneter, yang penting adalah menghilangkan uang fiat... Jadi uang adalah representasi dari sebuah komoditas tukar dasar, dan bukan sebagai komoditas itu sendiri...

--- Akhir Kutipan ---

IMO, uang memiliki fungsi yang mirip dengan surat saham perusahaan. Uang rupiah yang anda miliki adalah saham anda dalam organisasi bernama NKRI. Nilainya bisa naik ataupun turun sesuai kondisi pasar. Jika BI mencetak rupiah lebih banyak, artinya nilai saham anda diencerkan (diluted). Jadi ingat film The Social Network yang menceritakan pengenceran saham Facebook milik salah satu pendirinya.
Nilai rupiah ditentukan oleh jumlah produksi barang dan jasa dibandingkan dengan jumlah konsumsi barang dan jasa rakyat Indonesia secara keseluruhan. Nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing ditentukan oleh jumlah ekspor dan impor dengan negara lain. Jadi kalau ingin nilai tukar rupiah naik, harus menambah ekspor atau mengurangi impor. CMIIW.

Farabi:

--- Kutip dari: mhyworld pada Pebruari 22, 2012, 11:56:26 PM ---Saat ini emas sudah terbukti sebagai salah satu komoditas yang paling sesuai untuk dijadikan acuan, karena sifatnya yang awet, liquid, divisible, fungible, serta jumlah yang terbatas dan relatif stabil. kebanyakan komoditi lain tidak memiliki sifat2 tersebut.

IMO, inflasi terjadi karena perbandingan antara jumlah produk(supply barang dan jasa) dengan konsumsi(demand) atau dengan jumlah uang yang beredar secara total lebih rendah daripada sebelumnya. Dengan kata lain, penambahan supply barang/jasa mengurangi inflasi (bahkan bisa deflasi), sedangkan penambahan demand maupun jumlah uang yang beredar menaikkan inflasi.


--- Akhir Kutipan ---

Betul, penambahan supply menurunkan tingkat inflasi, menaikan suku bunga sehingga banyak orang menabungpun menurunkan inflasi. Tapi, bunga bank dan pencetakan uang menaikkan inflasi. Yang paling berpengaruh terhadap inflasi adalah bahan bakar, karena akan meningkatkan biaya distribusi dan biaya tenaga kerja.

topazo:

--- Kutip dari: mhyworld pada Pebruari 23, 2012, 12:43:46 AM ---IMO, uang memiliki fungsi yang mirip dengan surat saham perusahaan. Uang rupiah yang anda miliki adalah saham anda dalam organisasi bernama NKRI. Nilainya bisa naik ataupun turun sesuai kondisi pasar. Jika BI mencetak rupiah lebih banyak, artinya nilai saham anda diencerkan (diluted). Jadi ingat film The Social Network yang menceritakan pengenceran saham Facebook milik salah satu pendirinya.
Nilai rupiah ditentukan oleh jumlah produksi barang dan jasa dibandingkan dengan jumlah konsumsi barang dan jasa rakyat Indonesia secara keseluruhan. Nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing ditentukan oleh jumlah ekspor dan impor dengan negara lain. Jadi kalau ingin nilai tukar rupiah naik, harus menambah ekspor atau mengurangi impor. CMIIW.

--- Akhir Kutipan ---
Yah begitulah, karena tidak ada sebuah barang sebagai acuan uang, "harga" uang hanyalah ditentukan dari "kesehatan" perusahaan Indonesia... Tapi bedanya, kalau sebuah saham perusahaan, paling tidak kita dilindungi dengan aset perusahaan, misal, perusahaan punya aset 100 hektar tanah, kita punya saham 1%, berarti lewat RUPS kita bisa meng-klaim tanah 1ha dari perusahaan jika terjadi apa2... Kalau negara, apa ada aset negara yang bisa di klaim?

BSJS...

Farabi:
Sekarang harga minyak sedang dipermasalahkan akan dinaikan, orang orang KOMPAS ingin minyak dinaikkan karena memberatkan APBN. Betul, selain kalau harganya tetap murah akan membuat bahan bakar cepat habis, juga memberatkann subsidi, tapi tentunya para pemakai motor harus tetap disubsidi karena mereka pada umumnya sangat membutuhkan motor karena lebih murah. 10 rb pakai motor itu bisa keliling kota, sedangkan pakai angkutan umum paling hanya 20 KM paling jauh.

Navigasi

[0] Indeks Pesan

[#] Halaman berikutnya

[*] Halaman sebelumnya

Ke versi lengkap