Forum Sains Indonesia




*

Artikel Sains

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Pranala Luar

ShoutBox!

Last 10 Shouts:

 

Sandy_dkk

Hari Ini jam 10:55:16 AM
nulisnya kepotong y? mending tulis di forum aja.
intinya kalo soal kayak gitu buat aja persamaan aljabarnya.

irapurnamasari

Hari Ini jam 08:48:31 AM
Tolong di bantu y teman.
Sebuah bilangan terdiri atas dua angka angka puluhan 2 lebih besar dari pada tiga kali angka satuan
Jika kedua angka ditukar letaknya
Diperoleh  bilangan baru yang 13 lebih kecil dari pada bilangan mula  :
 

Sandy_dkk

Kemarin jam 03:21:04 PM
tulis saja langsung soalnya.
koordinat apa yang diketahui? kalau koordinat busur, minimal harus diketahui 3 koordinat.

Nursaadah

September 16, 2014, 05:41:54 PM
halooo
temannn...z punya pertanyaan nih ...bgmn mencari panjang busur sebuah lingkaran jika yang di ketahui titik koordinat ???

iyon7

September 16, 2014, 09:56:49 AM
gimana sih cara bertanya ato buat diskusi
 

LabSatu

September 05, 2014, 04:47:59 PM
Halooo,, salam kenal semua dari labsatu

UlfaSeptilia

September 05, 2014, 03:26:53 PM
Selamat sore teman2 yang disini, saya mau tanya soal cisco. kalau ACL pakainya Static Routing bisa gak yah? atau harus EIGRP ama OSPF yah? Makasih sebelumnya
 

Sandy_dkk

Agustus 31, 2014, 01:36:12 PM
bukan rumit kang Farabi, tapi memang tidak bisa.

peterkusuma

Agustus 25, 2014, 10:03:23 PM
Teman2, ada yg tau kelarutan aluminium klorida dalam benzena ga?
Thx
 

Farabi

Agustus 25, 2014, 01:42:52 AM
Jadi penasaran, bisa ga tuh dipecahkan? Perkalian ya bukan pertambahan. Rumit banget kayaknya.

Show 50 latest

Penulis Topik: Sistem Sosial Ideal, menurut saya.  (Dibaca 8064 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2810
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« pada: November 09, 2011, 02:01:55 PM »
Seharusnya, secara default dalam artian, tanpa sebuah persiapan, seorang bayi yang lahir di indonesia, dianggap dipersiapkan sebagai seorang buruh tani, yang akan bertugas untuk mengurus masalah pengadaan pertanian, termasuk, perkebunan, penggembalaan, peternakan, perkebunan dsb. Dalam hal ini, dikarenakan pada fitrahnya seorang manusia adalah seorang pengelola tanah. Tentunya dalam hal ini, secara default, kepemilikan tanah bagi orang asing, atau warga WNI, yang telah didefinisikan dalam UU maximum adalah 7 tahun. Dimana kemudian, setelah 7 tahun, tanah tersebut dikembalikan ke pemiliknya, dimana gedung diatasnya atau rumah diatasnya, harganya dianggap 0. Kalau tidak demikian, terus menerus bangsa ini akan terjebak dalam kemelaratan. Tentunya saya pun mahfum atau paham bahwa ada banyak warga keturunan, tapi seperti yang sudah saya katakan, berdasarkan definisi WNI di UU, warga keturunan yang sudah menetap 10 tahun, apalagi sudah bergenerasi, maka dianggap sebagai warga negara Indonesia. Sesuai dengan yang tercatat pada Torat.

Sistem pendidikan dasar seharusnya, biarpun memasukkan IPA dasar atau ilmu Hayati (Bio-logi) seharusnya lebih difokuskan kepada pertanian, sehingga seorang lulusan SMA, setelah lulus, minimal tahu bagaimana cara menggarap tanah di Lingkungannya sendiri, dan bukan dengan menambah nambah jumlah lulusan yang tidak tahu bagaimana cara mengelola tempat tinggalnya. Misalkan, seorang programmer, di daerah yang bahkan listrikpun tidak ada, apalagi komputer, ini hanya akan menambah jumlah penduduk yang kemampuannya sia sia.

Pada tingkat lanjut seperti Kuliah, maka setiap peserta didik diperbolehkan masuk ke tempat pendidikan sesuai dengan minatnya, atau minimal diberikan fasilitas semisal internet, atau perpustakaan untuk mencari informasi, karena saya lihat tidak ada gunanya pendidikan formal yang hanya bertujuan untuk mendapatkan ijasah. Lebih baik tenaga kerja informal dengan ketrampilan memadai, karena toh, pada akhirnya, pencari kerja pun memberikan test lagi jika hendak mencari pekerja. Tapi memang dengan adanya sistem ijasah, perusahaan tidak ribet menyaring tenaga kerja yang membludak.

Dari hal seperti ini, saya rasa kita tidak akan pernah kehabisan tenaga kerja dalam bidang pengadaan sumber pangan, ataupun tenaga kerja distribusi pangan. Bahkan diharapkan lembaga kuliah bisa menggunakan mahasiswanya untuk membuat penelitian, untuk mengingkatkan jumlah produksi pangan.


Informasi yang aku anggap menarik
http://farabinewsnow.blogspot.com/

Saya Indonesia ASLI.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2810
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re: Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #1 pada: November 09, 2011, 02:04:31 PM »
UMR yang disarankan, tidak dalam nominal rupiah, melainkan jumlah barang:
(Untuk 1 orang/1bulan)
30 Kg beras
30 Telur
15 kg Daging (Sapi/kambing)
Susu
Madu
akses internet
Optional:
Bahan bakar kendaraan
Akses Hiburan tambahan
Kopi
Jahe
dsb

Sehingga bisa dengan mudah kita kalikan dengan jumlah total penduduk sebagai target pengadaan sumber pangan.

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 979
  • IQ: 26
  • Gender: Pria
  • "The Mark of Lone Wolf" by Kamietsu
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #2 pada: Desember 27, 2011, 05:53:47 PM »
Pada tingkat lanjut seperti Kuliah, maka setiap peserta didik diperbolehkan masuk ke tempat pendidikan sesuai dengan minatnya, atau minimal diberikan fasilitas semisal internet, atau perpustakaan untuk mencari informasi, karena saya lihat tidak ada gunanya pendidikan formal yang hanya bertujuan untuk mendapatkan ijasah. Lebih baik tenaga kerja informal dengan ketrampilan memadai, karena toh, pada akhirnya, pencari kerja pun memberikan test lagi jika hendak mencari pekerja. Tapi memang dengan adanya sistem ijasah, perusahaan tidak ribet menyaring tenaga kerja yang membludak.

Yup. Pada kenyataannya, banyak juga non-sarjana yg jauh lebih berkompeten daripada mereka yg lulus kuliah sarjana...

UMR yang disarankan, tidak dalam nominal rupiah, melainkan jumlah barang:
(Untuk 1 orang/1bulan)
30 Kg beras
30 Telur
15 kg Daging (Sapi/kambing)
Susu
Madu
akses internet
Optional:
Bahan bakar kendaraan
Akses Hiburan tambahan
Kopi
Jahe
dsb

Sehingga bisa dengan mudah kita kalikan dengan jumlah total penduduk sebagai target pengadaan sumber pangan.

Gimana buat bayar listrik, bayar air, & juga pulsa?
Buat yang suka manga One Piece gabung di sini:
www.iopc.us

Offline binekas

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 201
  • IQ: 6
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #3 pada: Desember 31, 2011, 05:22:44 PM »
UMR itu bukannya hanya mengatur mengenai upah minimunya kan? masalah uang itu digunakan buat apa itu tergantung individu masing-masing

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1380
  • IQ: 43
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #4 pada: Januari 05, 2012, 04:48:39 PM »
UMR itu bukannya hanya mengatur mengenai upah minimunya kan? masalah uang itu digunakan buat apa itu tergantung individu masing-masing
Itulah keuntungan uang dibanding metode barter. Di antaranya fleksibilitas dan portabilitas.
once we have eternity, everything else can wait

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2810
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #5 pada: Pebruari 09, 2012, 02:42:38 PM »
Yup. Pada kenyataannya, banyak juga non-sarjana yg jauh lebih berkompeten daripada mereka yg lulus kuliah sarjana...

Gimana buat bayar listrik, bayar air, & juga pulsa?

Listrik, air dan pulsa bisa dimasukkan kedalam UMR.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1380
  • IQ: 43
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #6 pada: Pebruari 09, 2012, 03:51:30 PM »
UMR yang disarankan, tidak dalam nominal rupiah, melainkan jumlah barang:
(Untuk 1 orang/1bulan)
30 Kg beras
30 Telur
15 kg Daging (Sapi/kambing)
Susu
Madu
akses internet
Optional:
Bahan bakar kendaraan
Akses Hiburan tambahan
Kopi
Jahe
dsb

Sehingga bisa dengan mudah kita kalikan dengan jumlah total penduduk sebagai target pengadaan sumber pangan.
Untuk yg vegetarian, daging dan telurnya bisa ditukar dengan produk lain?

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 979
  • IQ: 26
  • Gender: Pria
  • "The Mark of Lone Wolf" by Kamietsu
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #7 pada: Pebruari 09, 2012, 04:32:31 PM »
Untuk yg vegetarian, daging dan telurnya bisa ditukar dengan produk lain?

Susu mungkin juga perlu ditukar?  ::)

Offline nʇǝʌ∀

  • Global Moderator
  • Dosen
  • *****
  • Tulisan: 337
  • IQ: 189
  • Gender: Pria
  • ɐɯɐs ɥɐlɐpɐ uɐʇɐlǝS uɐp ɐɹɐʇ∩
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #8 pada: Pebruari 10, 2012, 08:17:20 PM »
kenapa UMR mesti berupa barang-barang tertentu bukannya uang yang bisa bebas digunakan oleh penerimanya. Apa mereka tidak punya kesempatan untuk jadi pengusaha?
                |'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''|
       __/""|"|--------nʇǝʌ∀ inc.------|
 > (|__|_|!!|__________________|
      (o)!""""""(o)(o)!"""""""""""(o)(o)!

Offline rafek

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 377
  • IQ: 9
  • Gender: Pria
  • favor the freethinkers !
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #9 pada: Pebruari 10, 2012, 09:15:44 PM »
Saya pikir dalam model ini, sistem ekonomi dapat berjalan, namun masalahnya adalah keterbatasan pilihan. Maksud saya, tiap orang diplot untuk menjadi seorang pekerja kasar, tanpa ada kesempatan untuk mengembangkan potensinya di bidang lain.
There is impossible to escape the reality, except weaving together all of your imagination to make an alternate reality, and expand your own horizon. But people may call you a madman.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1380
  • IQ: 43
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #10 pada: Pebruari 10, 2012, 11:13:20 PM »
Bagaimana kalau saya ingin menjadi pengusaha sekaligus petani hidroponik dan aeroponik? Semua kegiatan pemeliharaan tanaman dijalankan secara otomatis dengan robot, kondisi lingkungan tanaman termasuk pencahayaan dan pengairan, diatur dalam ruang terkontrol untuk memastikan keseragaman kualitas produk yang higienis, dengan jadwal panen yang teratur, tidak terpengaruh musim yang akhir-akhir ini sulit diprediksi. Untuk menghemat ongkos transport, lokasi greenhouse tsb dibuat di dekat kota. Untuk menghemat tempat, digunakan sistem bertingkat. Diperkirakan dalam satu periode, saya mampu menghasilkan bahan pangan dengan jumlah sama dengan yang dihasilkan oleh 100 petani tradisional.
IMO skema di atas lebih baik daripada menjadi buruh kasar.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2810
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #11 pada: Pebruari 13, 2012, 06:18:04 AM »
Saya pikir dalam model ini, sistem ekonomi dapat berjalan, namun masalahnya adalah keterbatasan pilihan. Maksud saya, tiap orang diplot untuk menjadi seorang pekerja kasar, tanpa ada kesempatan untuk mengembangkan potensinya di bidang lain.

Lah, makanya banyak pengangguran berarti bidang yang diharapkan sudah terpenuhi kan? Sedangkan dalam hal distribusi pangan, tenaga kerja itu butuh banyak supaya produksi makanan meningkat.

Kutip
Untuk yg vegetarian, daging dan telurnya bisa ditukar dengan produk lain?

Bisa, karena skema diatas berdasaran rata rata komsumsi penduduk.

Kutip

kenapa UMR mesti berupa barang-barang tertentu bukannya uang yang bisa bebas digunakan oleh penerimanya. Apa mereka tidak punya kesempatan untuk jadi pengusaha?


Jika diuangkan, kadang nilainya dibawah skema diatas.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2810
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #12 pada: Pebruari 13, 2012, 06:19:20 AM »
Bagaimana kalau saya ingin menjadi pengusaha sekaligus petani hidroponik dan aeroponik? Semua kegiatan pemeliharaan tanaman dijalankan secara otomatis dengan robot, kondisi lingkungan tanaman termasuk pencahayaan dan pengairan, diatur dalam ruang terkontrol untuk memastikan keseragaman kualitas produk yang higienis, dengan jadwal panen yang teratur, tidak terpengaruh musim yang akhir-akhir ini sulit diprediksi. Untuk menghemat ongkos transport, lokasi greenhouse tsb dibuat di dekat kota. Untuk menghemat tempat, digunakan sistem bertingkat. Diperkirakan dalam satu periode, saya mampu menghasilkan bahan pangan dengan jumlah sama dengan yang dihasilkan oleh 100 petani tradisional.
IMO skema di atas lebih baik daripada menjadi buruh kasar.


Silahkan, karena yang diatas adalah defaulnya, dimana anda pahitnya, jika tidak berpendidikan. jika ternyata anda bisa lebih, misalkan memanaj orang, maka dapat lebih selain yang diatas, yang diatas itu jika anda ternyata harus menganggur.

Offline mhyworld

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1380
  • IQ: 43
  • Gender: Pria
  • .start with the end in mind.
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #13 pada: Pebruari 13, 2012, 10:09:19 PM »
Silahkan, karena yang diatas adalah defaulnya, dimana anda pahitnya, jika tidak berpendidikan. jika ternyata anda bisa lebih, misalkan memanaj orang, maka dapat lebih selain yang diatas, yang diatas itu jika anda ternyata harus menganggur.
Memang benar. Kalau banyak pengangguran, resiko naiknya angka kriminalitas akan semakin tinggi. Tidak memiliki penghasilan bukan berarti tidak memerlukan pengeluaran. Mereka tetap harus memenuhi kebutuhan primer untuk mempertahankan hidup, terutama makan dan minum (dengan asumsi oksigen masih gratis seperti sekarang) :) . Itu adalah insting yang dibentuk oleh peoses evolusi. Sering kita jumpai dorongan insting tersebut lebih kuat daripada kesadaran moral untuk berbuat baik kepada sesama manusia.

Namun untuk menjadi petani dengan hasil yang cukup diperlukan lahan yang luas. Kalau dulu bisa diselesaikan dengan program transmigrasi. Sekarang di luar Jawa pun hutan-hutan sudah banyak yang gundul, sebagian dialihfungsikan menjadi perkebunan sawit. Mungkin kalau suatu saat ditemukan teknologi/metode untuk bercocok-tanam di atas laut akan banyak membantu mengatasi masalah kekurangan lahan tersebut, apalagi sebagian besar wilayah Indonesia terdiri atas laut. (menghayal mode on).

Perlu diingat bahwa kebutuhan primer bukan hanya makanan dan minuman, namun juga sandang dan papan. Oleh karena itu perlu disisakan sebagian orang untuk menekuni bidang infrastruktur seperti tukang bangunan, penjahit pakaian, dll. Tidak ketinggalan untuk bagian sanitasi dan kesehatan masyarakat, serta pendidikan.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2810
  • IQ: 168
  • Gender: Pria
  • Self-Proclaim Judge. All hail safirot.
    • Lihat Profil
Re:Sistem Sosial Ideal, menurut saya.
« Jawab #14 pada: Pebruari 14, 2012, 07:28:41 AM »
Kutip
Perlu diingat bahwa kebutuhan primer bukan hanya makanan dan minuman, namun juga sandang dan papan. Oleh karena itu perlu disisakan sebagian orang untuk menekuni bidang infrastruktur seperti tukang bangunan, penjahit pakaian, dll. Tidak ketinggalan untuk bagian sanitasi dan kesehatan masyarakat, serta pendidikan.

Itu sebabnya saya senang terhadap orang mata duitan, karena lebih mudah disuruh untuk bekerja ;D

 

Topik Terkait

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
7 Jawaban
3219 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 14, 2009, 04:45:20 PM
oleh nandaz
11 Jawaban
2208 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 02, 2010, 01:52:47 PM
oleh biobio
13 Jawaban
2232 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 05, 2011, 08:56:25 PM
oleh sayang
43 Jawaban
11385 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 03, 2011, 10:07:25 AM
oleh Astrawinata G
6 Jawaban
1627 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 08, 2014, 05:17:31 PM
oleh MuhammadRyan

Copyright © 2006-2014 Forum Sains Indonesia